Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sirkular

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

Sampah biasanya identik sama masalah. Tapi di Jateng, tumpukan sampah justru lagi dilirik jadi “tambang energi” baru. Bukan cuma dibuang, tapi diubah jadi listrik.

T. Budianto
Last updated: Maret 29, 2026 10:24 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
TANDATANGANI PKS: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menandatangani Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyelenggaraan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) disaksikan Menteri LH di Kantor Gubernur Jateng, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi blak-blakan soal kondisi sampah di wilayahnya. Dari total sekitar 6,4 juta ton per tahun, baru 30 persen yang berhasil dikelola. Sisanya? Masih jadi PR besar.

Artinya, sekitar 70 persen sampah belum tertangani maksimal. Dan ini bukan angka kecil, ini “gunung” masalah yang selama ini cuma numpuk. Biar nggak cuma jadi beban, Pemprov Jateng mulai tancap gas lewat proyek pengolahan sampah jadi energi listrik alias waste to energy. Kolaborasi ini digarap bareng Pemkot Semarang dan Pemkab Kendal.

Baca juga: Dari Sampah Jadi Listrik: Pemprov, Pemkot Semarang dan Pemkab Kendal Teken PKS

Kesepakatannya sudah diteken: sampah bakal diolah pakai teknologi ramah lingkungan buat jadi sumber energi. Jadi, yang biasanya bau dan dibuang, ke depan bisa ikut “nyalain lampu”.

Selain itu, Pemprov juga dorong metode lain kayak RDF (refuse derived fuel). Simpelnya, sampah diolah jadi bahan bakar alternatif, biasanya dipakai industri seperti pabrik semen.

Sesuai Kondisi 

Strateginya dibedain sesuai kondisi daerah. Kalau produksi sampahnya gede (di atas 1.000 ton per hari), bakal pakai pendekatan regional. Tapi kalau lebih kecil, diarahkan ke RDF. Saat ini, RDF sudah jalan di tiga daerah: Banyumas, Cilacap, dan Magelang. Dan rencananya bakal diperluas ke enam kabupaten lainnya.

Target akhirnya? Ambisius banget: zero sampah di 2029, sesuai roadmap nasional. Bahkan, Pemprov sudah bentuk Satgas Sampah buat ngegas program ini biar nggak cuma jadi wacana.

Dari sisi pemerintah pusat, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq juga kasih lampu hijau. Menurutnya, langkah ini penting, apalagi buat wilayah dengan produksi sampah tinggi seperti Semarang Raya.

Baca juga: Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Tapi ada catatan penting: proyek waste to energy ini nggak instan. Waktu pembangunannya bisa makan minimal tiga tahun. Artinya, selama nunggu proyek jadi, pemerintah daerah tetap harus muter otak, mulai dari pengurangan sampah sampai pengolahan pakai teknologi yang sudah ada.

Kalau selama ini sampah cuma jadi “warisan masalah”, sekarang mau diubah jadi “aset masa depan”. Tinggal satu pertanyaan: yang lebih cepat mana, sampahnya diolah, atau nambahnya?  (tebe)

You Might Also Like

Eks Wali Kota Semarang Dituntut 6 Tahun, Hak Politik Dicabut

Program MBG Jateng Dipuji, Jadi Barometer Nasional

DPU vs Sampah: Duel di Tengah Hujan

KUR Tanpa Agunan? UMKM Semarang Udah Siap Gaspol!

Jateng Genjot Industri Hijau: Panel Surya & Gas Alam Jadi Andalan Transisi Energi

TAGGED:pemkab kendalpemkot semarangpemprov jatengsampah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 96 Ribu Pejabat “Belum Lapor” LHKPN, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!
Next Article Tumpukan sampah tampak menggunung di TPA Jatibarang Semarang, Sabtu (27/9/2025). (bae) Sampah Jateng Tembus 6,4 Juta Ton Per Tahun, Baru 30 Persen Terurus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

Sidang Nadiem Makin Panas, Tuntutan Belasan Tahun Bikin Geger

Jawaban Dibilang Salah, Lomba MPR Malah Berujung Gugatan Panjang

OC Kaligis Laporkan Menkes ke Polda Metro Jaya, Ternyata Terkait Hal Ini

Gerobak Pinggir Jalan Hancur, Disikat Mobil MBG Owi Pulang Tinggalkan Anak Masih Balita

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Ketua DPRD Jateng: Sayur dan Buah Jateng Harus Naik Kelas!

Maret 14, 2026
Info

Cerita Bahagia Perantau Balik Gratis Naik Kereta

Maret 27, 2026
Daerah

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Semarang Turun, Pemkot Punya Jurus Baru

September 25, 2025
Daerah

KSPN Desak Kenaikan UMK 2026 Minimal 10 Persen

November 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?