Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 96 Ribu Pejabat “Belum Lapor” LHKPN, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor” LHKPN, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

Transparansi itu katanya wajib. Tapi kalau yang diumumin cuma angka, publik disuruh nebak sendiri? Nah, di sinilah Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mulai angkat suara, minta yang belum lapor harta kekayaan juga “di-tag”, bukan cuma dihitung.

T. Budianto
Last updated: Maret 30, 2026 12:13 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Koordinator MAKI, Bonyamin Saiman. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut sekitar 96 ribu pejabat dari total 431.468 wajib lapor belum menyampaikan LHKPN tahun 2025.

Merujuk informasi tersebut, Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mendesak KPK mengumumkan siapa saja pejabat yang belum melapor. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman bilang, transparansi jangan setengah-setengah.

Selama ini yang rajin lapor diumumkan, tapi yang belum? Cuma jadi angka. “Yang patuh diumumkan, yang nggak patuh juga harusnya diumumkan,” kira-kira begitu nadanya. Menurutnya, membuka nama pejabat yang belum lapor bukan pelanggaran privasi.

Baca juga: Lonjakan Kekayaan Noel Bikin Heboh, Sejumlah Mobil dan Motor Mewah Disita KPK

Soalnya yang dibuka cuma identitas, bukan isi harta kekayaannya. Justru, ini bisa jadi “pressure” biar pejabat lebih disiplin dan akuntabel. MAKI juga nyentil cara KPK yang selama ini lebih sering rilis data agregat.

Tanpa nama, publik jadi nggak punya gambaran siapa yang sebenarnya belum memenuhi kewajiban. Di sisi lain, dorongan ini juga dianggap momen buat KPK balikin trust publik, apalagi di tengah berbagai sorotan soal kasus korupsi yang melibatkan pejabat.

Mayoritas Patuh

Sementara itu, dari kubu KPK, juru bicara Budi Prasetyo menjelaskan kalau mayoritas sebenarnya sudah patuh. Per 11 Maret 2026, sekitar 67,98 persen pejabat tercatat sudah melaporkan LHKPN.

Artinya? Masih ada “PR” besar yang harus dikejar sebelum deadline 31 Maret 2026. KPK juga ngingetin, semua penyelenggara negara, mulai dari pejabat tinggi, kepala daerah, hakim, sampai direksi BUMN/BUMD, wajib lapor secara lengkap dan tepat waktu lewat sistem online resmi.

Baca juga: MAKI Laporkan KPK Soal Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

Kalau transparansi cuma berhenti di angka, ya rasanya kayak lihat ranking tanpa nama, ramai, tapi nggak jelas siapa yang harus ditegur.

Mungkin memang sudah waktunya bukan cuma data yang dibuka, tapi juga rasa “malu” yang dibangunkan. (tebe)

You Might Also Like

Jelang Sidang Putusan, Bambang Raya Sakit

Indonesia Gabung Dewan Keamanan Trump Bayar Rp16,9 Triliun? Nurut Banget Sama Amerika

PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

Terima Penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama, Puan: Amanah untuk Rakyat

Kota Lama Makin Hidup, Bodjong Night Market Buka Sampai Subuh

TAGGED:KPKLHKPNMAKI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DIPECAT - Presiden Prabowo Subianto memecat Dadan Hindayana dari Kepala BGN. (ist) MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”
Next Article Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

Kota Semarang Siap Sambut 8.000 Kafilah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi warga binaan dalam penjara.
Hukum

Guru di Probolinggo Dipenjara Gara-gara Gaji Dobel, Pakar: Salah Administrasi, Bukan Korupsi

Februari 20, 2026
Daerah

PWI Jateng Ganti Nahkoda, Tanpa Ribut-Ribut

Oktober 18, 2025
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin.
Ekonomi

Bitcoin Keok! Turun 13% dalam 5 Hari, Level Terendah Sejak April 2025

Februari 5, 2026
Info

Sambut Ramadan dan MTQ Nasional, Pemkot Bagikan 20 Ribu Alquran

Februari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 96 Ribu Pejabat “Belum Lapor” LHKPN, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?