Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: DPRD Jateng Lirik Jurus Pabrik Gula: Petani Jangan Cuma Jadi Pemasok, Tapi Mitra
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

DPRD Jateng Lirik Jurus Pabrik Gula: Petani Jangan Cuma Jadi Pemasok, Tapi Mitra

Kalau mau gula melimpah, ternyata nggak cukup cuma punya pabrik. Kuncinya justru ada di sawah. Itulah pelajaran yang dibawa DPRD Jateng usai melihat langsung cara sebuah pabrik gula di Madiun membangun kemitraan dengan petani lewat koperasi.

T. Budianto
Last updated: Juli 4, 2026 4:56 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
CARI REFERENSI: Anggota Komisi C DPRD Jateng mengunjungi Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kota Madiun dalam rangka mencari referensi pengelolaan usaha pangan yang efektif, belum lama ini. (Foto: Setwan DPRD Jateng)
SHARE

BACAAJA, MADIUN- Komisi C DPRD Jateng berburu referensi ke Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kota Madiun. Tujuannya bukan sekadar studi banding, tapi mencari formula agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor pangan di Jateng bisa bekerja lebih efektif.

Salah satu yang jadi perhatian adalah tata kelola kemitraan antara pabrik dan petani tebu yang selama ini dijalankan PG Rejo Agung Baru. General Manager Unit PG Rejo Agung Baru, Imam Nur Slamet menjelaskan, perusahaan mengusung konsep “korporasi berbasis koperasi”.

Baca juga: Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita

Lewat pola ini, petani tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga menjadi bagian dari sistem produksi yang saling menguntungkan. “Melalui koperasi, produksi tebu dari petani bisa meningkat dan berkelanjutan. KUD bersama mitra petani menyiapkan lahan, membudidayakan tebu, hingga proses tebang, muat, dan angkut,” jelasnya.

Menurut Imam, kapasitas giling pabrik mencapai sekitar 6.000 ton tebu per hari. Pasokan sebesar itu hanya bisa terpenuhi jika hubungan dengan petani berjalan baik dan berkesinambungan. Dengan pola kemitraan tersebut, suplai bahan baku menjadi lebih stabil sehingga produksi gula kristal putih untuk kebutuhan masyarakat tetap terjaga.

Melihat sistem itu, Sekretaris Komisi C DPRD Jateng, Anton Lami Suhadi menilai, konsep serupa layak diterapkan oleh BUMD pangan Jateng, termasuk PT Jateng Agro Berdikari (JTAB).

Rantai Pasok

Menurutnya, kerja sama antara JTAB dan petani melalui pola koperasi bisa menjadi solusi untuk memperkuat rantai pasok komoditas pangan, khususnya tebu.

“Kalau pola seperti ini diterapkan, kinerja BUMD bisa lebih efektif dan efisien. Dampaknya, ketersediaan gula di Jawa Tengah juga lebih terjamin,” ujar Anton.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Jateng, Asrar menyoroti dukungan pembiayaan bagi petani. Ia menilai keberadaan koperasi yang memberikan akses pinjaman menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas.

Baca juga: Jateng Siap “Kunci” Lahan Pertanian Lewat Perda

Karena itu, ia mendorong agar BUMD perbankan di Jateng ikut mengambil peran dengan menyediakan skema kredit yang lebih berpihak kepada sektor pertanian dan perkebunan. “Kredit pertanian perlu diperkuat supaya produktivitas pertanian di Jateng ikut meningkat,” katanya.

Sebagai informasi, PG Rejo Agung Baru merupakan unit usaha PT PG Rajawali I, anak perusahaan IDFood, holding BUMN sektor pangan yang selama ini mengelola sejumlah pabrik gula di Indonesia.

Selama ini petani sering diminta meningkatkan produksi. Padahal, yang mereka butuhkan bukan cuma semangat, tapi juga sistem yang berpihak. Sebab, gula memang lahir dari tebu, tapi kesejahteraan petani lahir dari kemitraan yang manis, bukan sekadar janji yang manis. (tebe)

You Might Also Like

Cek Pos Mudik, Kapolrestabes Semarang: Polisi Harus Terasa, Bukan Sekadar Ada

Pimpin HNSI Jateng, Bambang Wuragil Angkat Isu Kesejahteraan Nelayan

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Viral Balon Gambar Prabowo hingga MBG di Wonosobo, Panitia: Silakan Kritik Programnya . . .

Angin Datang, Atap Terbang, Pemkot “Gaspol” Bantu Warga Gedawang

TAGGED:headlinekomisi c dprd jatengpemprov jatengpetani gula
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KOLASE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan policy brief bertajuk "Diponegoro Menggugat" yang diserahkan mahasiswa Undip, Jumat (3/7/2026). (dul) BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”
Next Article Warak Ngendog Bikin Medan Menoleh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BSU Rp900 Ribu Cair Sekaligus Kuartal IV 2026

Drone Thermal Brimob Bongkar Titik Panas TPA Jatibarang

Pexi Jateng Dukung Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Xiangqi Asia 2028

Jateng Rancang Ekosistem Industri Halal, Investor Luar Daerah Dibidik

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bappeda Jateng) Yusmanto.

Sayung Masuk Prioritas Giant Sea Wall Sepanjang 298 Km

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

IPG Kota Semarang 78,71, Agustina: Bukti Perempuan Semarang Kian Berdaya

April 21, 2026
Mufti Anam, anggota Komisi VI DPR RI, menyoroti kondisi kritis industri gula nasional akibat praktik mafia dan kebijakan impor yang tak berpihak pada petani.
Ekonomi

Gula-Gula Pahit: Petani Tebu Keok, Mafia Gula Makin Oke, Pemerintah Kok Diam Aja?

September 8, 2025
Daerah

Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA

Januari 12, 2026
KORBAN KERACUNAN - Sejumlah korban keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut, Rabu (23/9/2026).
Info

Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Menu Dimasak Sejak Pukul 19.30 WIB

September 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DPRD Jateng Lirik Jurus Pabrik Gula: Petani Jangan Cuma Jadi Pemasok, Tapi Mitra
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?