Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bulan Bung Karno Diperingati Lewat Musik, Teater, dan Puisi di TBRS Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bulan Bung Karno Diperingati Lewat Musik, Teater, dan Puisi di TBRS Semarang

Puncak acara menghadirkan pertunjukan Teater Lingkar Semarang bertajuk "Seronce Melati Bagi Sang Pemimpin Besar Revolusi".

R. Izra
Last updated: Juli 1, 2026 11:18 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
PERTUNJUKAN TEATER--Kelompok Teater Lingkar sedang tampil di acara Peringatan Bulan Bung Karno, di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Selasa (30/6/2026). (bae)
PERTUNJUKAN TEATER--Kelompok Teater Lingkar sedang tampil di acara Peringatan Bulan Bung Karno, di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Selasa (30/6/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Peringatan Bulan Bung Karno bertajuk “Djarek, Sepekan Bung Karno Dalam Gerak Rupa Suara Sastra” digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Semarang, Selasa (30/6/2026) malam.

Berbagai komunitas seni dan budaya di Kota Semarang berkumpul menghadirkan pertunjukan musik, puisi, hingga teater sebagai bentuk penghormatan kepada Proklamator RI, Bung Karno.

Acara dibuka dengan penampilan seniman asal Lamongan, Rocky, yang tampil solo membawakan gitar dan pianika. Ia menyanyikan empat lagu, di antaranya Ayam Berkokok dan Gerilyawan, yang disambut hangat para penonton.

Bacaaja: Cerita Pilu Megawati: Soeharto Larang Jenazah Bung Karno Dimakamkan di TMP
Bacaaja: Fakta Tersembunyi di Balik 17 Agustus 1945, dari Malaria Bung Karno hingga Naskah di Tempat Sampah

Suasana kemudian semakin semarak dengan penampilan musik reggae dari seniman asal Semarang.

Puncak acara menghadirkan pertunjukan Teater Lingkar Semarang bertajuk “Seronce Melati Bagi Sang Pemimpin Besar Revolusi”. Ia tampil dalam 13 sesi.

Pagelaran Teater Lingkar memadukan musik tradisional Jawa seperti kendang dan bonang dengan instrumen modern, termasuk gitar dan drum. Lagu-lagu yang dibawakan juga menggabungkan nuansa tradisi dan modern sehingga menciptakan pertunjukan yang berbeda.

Ketua panitia, Kelana Siwi Kristianingtyas, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif berbagai komunitas dan lembaga di Kota Semarang untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Proklamator RI, Sukarno.

“Acara ini kami gelar dari berbagai komunitas dan lembaga yang ada di Kota Semarang ini untuk mengenang Bulan Bung Karno,” kata Kelana.

Menurutnya, peringatan ini penting karena banyak nilai yang pernah digariskan Bung Karno, terutama tentang Pancasila, mulai terabaikan dalam kehidupan berbangsa maupun di tingkat daerah.

“Kami melihat perjalanan negeri ini, baik secara nasional maupun daerah, ternyata di mana-mana kita sudah keluar dari apa yang pernah digariskan Bung Karno, apalagi terhadap Pancasila,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut juga terlihat dari berbagai persoalan yang terjadi di Kota Semarang, termasuk yang menyangkut masyarakat kecil dan dunia kebudayaan.

Karena itu, seni dipilih sebagai medium untuk mengingat kembali gagasan-gagasan Bung Karno tentang persatuan, kebangsaan, dan keberpihakan kepada rakyat.

Djarek, tema yang diusung dalam kegiatan ini merupakan akronim dari Djalannja Revolusi Kita, judul pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Sukarno pada peringatan Hari Proklamasi 17 Agustus 1960.

Melalui Djarek, para pegiat seni berharap semangat Bung Karno tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga terus hidup lewat karya-karya budaya yang dekat dengan masyarakat. (bae)

You Might Also Like

Luthfi Sidak Proyek Perbaikan Jalan Parakan-Patean

Waspadai Kelelahan Otot saat MOBA

Avtur Lebih Murah dari Harga Solar, Terbang Jadi Lebih Hemat dari Naik Mobil Diesel?

Dikecam soal Pengusiran Jurnalis, Undip Minta Maaf tapi sambil Berkilah

Sendi Tiba-Tiba Ngamuk, Asam Urat Diam-Diam Lagi Naik Parah

TAGGED:bulan bung karnoSemarangtbrsteater lingkar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TANAM PADI - Petani di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang masih menanam padi, meski kemarau sudah mulai datang, Minggu (29/6/2026). (dul) Petani Jabungan ‘Nekat’ Tanam Padi saat Kemarau Mulai Datang, Gak Takut Kekeringan?
Next Article Semarang Punya Banyak Seniman Hebat, Jangan Sampai Namanya Tinggal Cerita

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

BRIN: Enam Kota/Kab di Jateng Masuk Daftar Paling Maju di Indonesia

April 11, 2026
Info

Warga Pedurungan Lor dan Pengembang Pilih Musyawarah Cari Solusi

Juli 2, 2026
Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.
Info

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Februari 11, 2026
Kondisi Nenek Saudah (68) yang menjalani perawatan di RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, Senin (5/1/2026), seusai menjadi korban dugaan penganiayaan oleh para petambang emas ilegal di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.
Hukum

Tolak Tambang Emas Ilegal di Lahan Sendiri, Nenek Saudah Dihajar Preman hingga Terkapar

Januari 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bulan Bung Karno Diperingati Lewat Musik, Teater, dan Puisi di TBRS Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?