Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luhut Akui MBG Dijalankan Tanpa Persiapan Matang: Banyak yang Harus Dibenahi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luhut Akui MBG Dijalankan Tanpa Persiapan Matang: Banyak yang Harus Dibenahi

Salah satu yang disorot adalah pelaksanaan MBG di wilayah 3T. Banyak data 3T yang enggak benar, padahal uangnya sudah keluar.

R. Izra
Last updated: Juni 26, 2026 9:02 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Setelah kasus mega korupsi Badan Gizi Nasional (BGN) terbongkar dan puluhan ribu anak keracunan, eh pemerintah baru mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan tanpa persiapan matang.

Pemerintah, melalui Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan ngakuin, banyak persoalan yang timbul dalam pelaksanaan MBG sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto karena perencanaan yang tak matang sejak awal.

Kini, setelah berjalan lebih dari setahun, MBG banyak menimbulkan masalah. Banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan.

Bacaaja: Kejagung Selidiki Dugaan 100 Dapur MBG Fiktif di Cilacap, dari Kuburan hingga Hutan
Bacaaja: Pengakuan Emak-emak Massa Bayaran Demo Dukung MBG: Dapat Uang Jajan, Seratus

Luhut ngaku, program sebesar MBG seharusnya disiapkan melalui kajian yang komprehensif sebelum dijalankan secara masif. Ia menilai banyak masalah yang terjadi sebenarnya bisa dihindari apabila proses perencanaannya dilakukan lebih baik.

“Masalah kita adalah ide-ide besar presiden tidak kita siapkan perencanaannya yang matang. Itu salah kita semua,” ujar Luhut dalam seminar di kantornya, Kamis (25/6/2026).

Salah satu yang menjadi sorotan adalah pelaksanaan MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Berdasarkan evaluasi DEN, ditemukan sejumlah persoalan data dan pelaksanaan di lapangan, bahkan setelah anggaran program sudah dicairkan.

“Karena ini sudah kejadian, enggak bisa dipotong begitu saja. Ternyata banyak data 3T yang enggak benar, padahal uangnya sudah keluar,” katanya.

Meski begitu, Luhut menegaskan pemerintah kini lebih fokus membenahi program daripada terus memperdebatkan kesalahan yang sudah terjadi. DEN pun terus memberikan masukan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dan kementerian terkait untuk menyempurnakan pelaksanaan MBG.

Menurutnya, DEN telah melakukan kajian di sekitar 800 titik di berbagai daerah untuk memetakan persoalan kemiskinan sekaligus menyusun rekomendasi agar program MBG lebih tepat sasaran.

Luhut menilai pelaksanaan MBG saat ini sudah menunjukkan perbaikan. Tinggal dilakukan penyempurnaan di sejumlah aspek agar manfaat program semakin optimal.

“Saya kira sekarang sudah bagus. Tinggal kita poles kiri-kanan. Dalam setahun ke depan hasilnya akan jauh lebih baik,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak terburu-buru memberikan penilaian negatif terhadap program tersebut. Menurutnya, pemerintah telah belajar dari berbagai kekurangan yang muncul di tahap awal pelaksanaan.

“Memang kemarin kita langsung jalan besar tanpa piloting. Tapi sekarang perbaikan terus dilakukan dan BGN juga sangat terbuka menerima masukan,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

Pengacara Tolak Suap Rp400 Juta, Pilih Kawal Terus Kasus Kiai Pati Cabuli 50 Santriwati

Sampah Semarang Didominasi Organik, Proyek PSEL Dikritik Walhi

Kata Prabowo, Belanda Mau Balikin 30.000 Artefak ke Indonesia

Robot Detektor Gas ala Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Inovasi Super Keren Demi Keselamatan

Gila! Penebangan Hutan Indonesia Nomor 2 di Dunia, Paru-paru Dunia Dibabat

TAGGED:headlineketua denlbpluhutMBGmbg tanpa persiapanpersiapan matang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Penumpang: Bus Listrik Oke, Tapi Jangan Cuma Ganti Mesin
Next Article Agustina Ingin Negara Hadir Saat Warga Kehilangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Punya Mimpi Pakai Jersey PSIS? Mahesa Jenar Buka Talent Scouting

Agustina Ingin Negara Hadir Saat Warga Kehilangan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut Akui MBG Dijalankan Tanpa Persiapan Matang: Banyak yang Harus Dibenahi

Penumpang: Bus Listrik Oke, Tapi Jangan Cuma Ganti Mesin

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto. (dul)

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)
Fokus

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

Mei 14, 2026
Daerah

Dapur MBG Mesti Lulus “Ujian Steril” Dinkes

Oktober 22, 2025
Info

Tak Lagi Rata Semua, Duit Dapur MBG Kini Disetel

Juni 15, 2026
Olahraga

Cuma Dua Nama Masuk Bursa Ketua KONI Jateng, Siapa yang Bakal Menang?

September 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luhut Akui MBG Dijalankan Tanpa Persiapan Matang: Banyak yang Harus Dibenahi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?