BACAAJA, GROBOGAN- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan sisi lain dari institusi pemasyarakatan melalui kegiatan bakti sosial bedah rumah di Kabupaten Grobogan, Jateng.
Kali ini, rumah milik Agung Widayat, warga RT 03/RW 04 Desa Warungan, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, menjadi sasaran program perbaikan hunian agar lebih layak dan nyaman ditempati.
Kegiatan renovasi berlangsung selama dua hari, yakni Jumat-Sabtu, 19-20 Juni 2026 sebagai bagian dari program kepedulian sosial yang rutin dilakukan Lapas Purwodadi.
Baca juga: Lapas Purwodadi Usul Pelatihan Khusus Anti-Narkoba
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto memimpin langsung jalannya kegiatan bersama jajaran pejabat struktural, pegawai, serta tujuh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang turut dilibatkan dalam proses pembangunan dengan pengawalan ketat petugas.
Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun citra positif pemasyarakatan di tengah masyarakat.
Perbaikan Bertahap
Beberapa bagian rumah yang mengalami kerusakan diperbaiki secara bertahap untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan hunian bagi keluarga penerima manfaat.
Lebih dari sekadar proyek renovasi, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran nilai-nilai sosial, mulai dari gotong royong, kepedulian, hingga kebersamaan antara petugas dan warga binaan yang terlibat langsung di lapangan.
Pihak Lapas Purwodadi menilai, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian dari proses pembinaan, sekaligus memberi pengalaman nyata tentang kontribusi positif kepada masyarakat.
Baca juga: Kangkung sampai Telur Lapas Purwodadi Diserbu Warga
Dengan adanya program ini, diharapkan hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat sekitar semakin terbuka, tidak hanya dalam konteks hukum, tetapi juga dalam kerja-kerja kemanusiaan.
Ternyata “membangun rumah” tidak selalu soal semen dan bata, tapi juga soal membangun cara pandang bahwa perubahan bisa dimulai bahkan dari tempat yang paling tidak disangka. (tebe)

