Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga Pantura Minta Giant Sea Wall Jangan Cuma Untungkan Pemodal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Warga Pantura Minta Giant Sea Wall Jangan Cuma Untungkan Pemodal

Di balik gagahnya proyek tembok laut raksasa atau Giant Sea Wall Pantura, warga pesisir Semarang-Demak justru punya pertanyaan yang cukup tajam: ini benar-benar untuk rakyat, atau malah jadi pelindung investasi?

T. Budianto
Last updated: Juni 22, 2026 4:18 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PEMBICARA DISKUSI: Koordinator Aliansi Rakyat Miskin Semarang Demak (ARMSD), Ahmad Marzuki (pegang mik) sedang berbicara dalam sebuah diskusi di Semarang. (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Warga yang tinggal di kawasan pesisir Semarang dan Demak kembali mengingatkan pemerintah agar pembangunan tembok laut raksasa atau Giant Sea Wall Pantura Jawa benar-benar berpihak pada masyarakat.

Mereka khawatir proyek raksasa itu justru lebih banyak menguntungkan pemilik modal dibanding warga yang selama ini hidup berdampingan dengan banjir rob dan amblesan tanah.

Sikap itu disampaikan Aliansi Rakyat Miskin Semarang Demak (ARMSD), jaringan warga dari kampung-kampung pesisir yang selama bertahun-tahun terdampak rob dan penurunan tanah.

Baca juga: ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang

Koordinator ARMSD, Ahmad Marzuki, mengatakan warga pesisir seharusnya menjadi kelompok yang paling didengar dalam proses perencanaan Giant Sea Wall. Menurutnya, pembahasan proyek selama ini lebih banyak menyoroti pemerintah, akademisi, dan lembaga pengelola pendanaan.

“Menurut kami, kelompok yang tak kalah penting untuk terlibat dalam proyek ini adalah kami, warga yang tinggal di Pantura Jateng,” kata Marzuki melalui keterangan tertulis yang dikutip Minggu, (21/6/2026).

ARMSD menilai keterlibatan akademisi memang penting. Namun mereka berharap akademisi yang dilibatkan benar-benar membawa kepentingan masyarakat pesisir, bukan hanya mendukung proyek dari sisi teknis.

Pemodal Besar

Selain soal partisipasi warga, ARMSD juga mengingatkan adanya potensi kepentingan lain di balik pembangunan Giant Sea Wall. Mereka menilai istilah kepentingan rakyat kerap dipakai sebagai alasan, padahal manfaat terbesar justru bisa dinikmati kelompok pemodal besar.

“Nama rakyat dijual-jual, dioper ke sana kemari, tapi sebenarnya di balik itu ada kepentingan lain yang menjadi penumpang gelap, yaitu kepentingan para pemodal,” tegas Marzuki.

Menurut ARMSD, keberadaan Giant Sea Wall berpotensi memberi keuntungan besar bagi pemilik kawasan industri dan lahan reklamasi di sepanjang Pantura. Apalagi di sejumlah wilayah pesisir, sebagian besar lahan sudah dikuasai perusahaan-perusahaan besar.

Baca juga: Proyek Giant Sea Wall Pantura Dimulai

Mereka mencontohkan kondisi di Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Di kawasan itu, banyak lahan pesisir yang sudah berada di tangan pemodal sehingga manfaat pembangunan Giant Sea Wall dikhawatirkan lebih banyak dirasakan kalangan investor dibanding masyarakat pesisir.

Karena itu, ARMSD meminta pemerintah memastikan pembangunan Giant Sea Wall tidak hanya melindungi investasi dan aset bisnis. Mereka berharap proyek tersebut benar-benar menjawab kebutuhan warga yang selama ini menghadapi ancaman rob dan amblesan tanah.

Tembok laut mungkin bisa menahan air. Tapi yang paling sulit ditahan adalah pertanyaan warga: kalau airnya dibendung, apakah manfaatnya juga ikut berhenti di pintu proyek, atau benar-benar sampai ke rumah-rumah yang terendam? (bae)

You Might Also Like

Gempa Pacitan Hentikan Perjalanan Kereta Api, Getaran Terasa sampai Jateng

Wali Kota Semarang Dukung Pemerintah Pusat Penuhi Kebutuhan Rumah bagi Rakyat

Gaji Guru Rp5 Juta Mengemuka, DPR Buka Harapan

Perbaikan Jalur Pantura Dikebut

Gunung Ungaran Mau Dibor? Tenang, Jalannya Masih Panjang

TAGGED:armsdgiant sea wallheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi Ikut Ngegas di Jogja Marathon 2026
Next Article Hal yang Sering Kita Lewatkan Ketika Menyoal Kekerasan Seksual di Kampus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

Luthfi: Solar buat Melaut, Bukan Ditimbun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
Info

Hari Lahir Pancasila, Sekjen PDIP Tegaskan Pentingnya Kritik untuk Demokrasi Sehat

Juni 1, 2026
Sepak Bola

Kebumen vs Magelang, Perebutkan Tiket Terakhir ke Perempat Final Soekarno Cup 2025

Juni 12, 2025
MINTA MAAF--Pengawal tahanan KPK, Rusli minta maaf kepada massa jika tangannya tak sengaja mengenai Sudewo, Senin (29/6/2026). (bae)
Hukum

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

Juni 29, 2026
Info

Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG di Kudus Jadi 118 Orang

Januari 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga Pantura Minta Giant Sea Wall Jangan Cuma Untungkan Pemodal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?