Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ray Redondo-Widodo C Putro Punya Misi Besar di PSIS
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Ray Redondo-Widodo C Putro Punya Misi Besar di PSIS

Masuk tim baru biasanya identik dengan proses adaptasi yang panjang. Tapi cerita itu tampaknya tidak berlaku buat Ray Redondo. Kiper anyar PSIS Semarang ini datang dengan satu keuntungan besar: sudah hafal "bahasa sepak bola" pelatih Widodo C. Putro.

T. Budianto
Last updated: Juni 17, 2026 3:35 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kiper rekrutan anyar PSIS, Ray Redondo. (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kepindahan penjaga gawang Ray Redondo ke PSIS Semarang ternyata bukan sekadar membuka lembaran baru dalam kariernya. Di balik seragam Mahesa Jenar yang kini dikenakannya, ada momen reuni dengan sosok yang sudah sangat dikenalnya, yakni pelatih kepala PSIS, Widodo C. Putro.

Keduanya pernah bekerja sama saat membela Garudayaksa FC musim lalu. Hasilnya pun tak main-main. Ray Redondo dan Widodo sukses membawa tim tersebut meraih tiket promosi.

Kini, duet itu kembali dipersatukan di Kota Semarang. Bedanya, target yang diusung jauh lebih besar, yakni mengembalikan PSIS ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca juga: Gabung PSIS, Syahrian Abimanyu Kirim Pesan untuk Suporter

Bagi Redondo, kembali dilatih sosok yang akrab disapa Coach WCP menjadi nilai tambah tersendiri. Ia mengaku sudah memahami filosofi permainan yang diinginkan sang pelatih sehingga proses adaptasi berjalan jauh lebih mudah.

“Saya merasa cocok dengan metode kepelatihan Coach WCP. Cara beliau membangun tim dan gaya bermain yang diterapkan membuat saya lebih percaya diri saat berada di lapangan. Karena sebelumnya kami juga pernah bekerja sama di Garudayaksa FC, saya tidak merasa kesulitan untuk beradaptasi kembali,” ujar Redondo.

Ekspektasi Pelatih

Tak hanya soal metode latihan, pengalaman bekerja bersama sebelumnya juga membuat komunikasi keduanya lebih cair. Redondo sudah mengetahui ekspektasi yang diinginkan pelatih, sementara Coach WCP juga memahami karakter dan kemampuan sang penjaga gawang.

Chemistry seperti ini menjadi keuntungan tersendiri bagi PSIS yang tengah membangun kekuatan baru untuk menghadapi kompetisi musim depan. Ketika pemain dan pelatih sudah saling memahami sejak awal, proses pembentukan tim biasanya bisa berlangsung lebih cepat.

Harapannya, Redondo tak membutuhkan waktu lama untuk langsung tampil maksimal di bawah mistar Mahesa Jenar. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan sekaligus menjadi bagian penting dalam perjuangan PSIS mengejar target promosi.

Baca juga: Widodo C Putro Resmi Latih Mahesa Jenar

Musim baru memang selalu menghadirkan cerita baru. Namun bagi Ray Redondo dan Widodo C. Putro, kisah mereka justru dimulai dari chemistry lama yang kembali dipertemukan.

Di sepak bola, adaptasi memang penting. Tapi kadang, punya pelatih yang sudah “klik” jauh lebih berharga daripada sekadar mengenakan jersey baru. Kini tinggal pembuktiannya di lapangan. Karena promosi tidak lahir dari nostalgia, melainkan dari kerja sama yang kembali menghasilkan kemenangan. (tebe)

You Might Also Like

Balik Lagi! Thaufan Hidayat Pilih Tetap Berseragam PSIS

Hendi Dicopot dari Kepala LKPP, Ngaku Baru Tahu Hari Ini: “Yaudah Pulang Kampung Aja Dulu”

Gaspol di Sirkuit, Cuan Jalan-Jalan Ikut Ngebut

Padang Diterjang Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Ikut Hanyut ke Permukiman

Bupati Jepara Temukan Fakta Berbeda, Ihwal Pulau Menjangan Kecil Dijual Rp500 Miliar

TAGGED:headlineMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Saat 2.500 Langkah Sunyi Menghidupkan Solo
Next Article Taj Yasin: Riset Kampus Jadi Bahan Bikin Kebijakan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SOLIDARITAS EKOLOGIS - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang menggelar aksi penanaman 350 bibit mangrove di Pantai Tirang, Semarang, Sabtu (31/10/2026).

PMKRI Semarang Tanam 350 Mangrove di Pantai Tirang: Solidaritas Ekologis Harus Ada Aksi Nyata!

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.

MA Batalkan Suket, Budi Arie Projo Tegaskan Gibran Gak akan Mundur

Kalah di Perak, Kota Semarang Harus Puas Jadi Runner-up Xiangqi Porprov 2026

Agustina Minta Semua Suara Warga Didengar: Jangan Cuma yang Paling Keras!

Jangan Abaikan! Ini 5 Perubahan Payudara Kena Kanker

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DIVONIS BERSALAH: Bupati Pati nonaktif, Sudewo (rompi orange) divonis bersalah dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (21/10/2026). (bae)
Hukum

Tok! Sudewo Dinyatakan Bersalah, Dijatuhi Hukuman 8,5 Tahun Penjara dan Denda Rp3,5 Miliar

Oktober 21, 2026
Info

Lap-Lap Altar, Cuci Aura: Tay Kak Sie Mode Bersih Jelang Imlek

Februari 13, 2026
PRAJURIT NAKAL - Ilustrasi oknum TNI nakal menghadapi persidangan militer.
Hukum

TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Gak Jadi Dipecat, Hukuman Diringankan

September 5, 2026
Hakim sedang membacakan putusan kasus korupsi Masjid Agung Karanganyar, Selasa (24/2/2026). (bae)
Hukum

Korupsi Pembangunan Masjid Agung Karanganyar, Kontraktor Cuma Dihukum 4 Tahun Penjara

Februari 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ray Redondo-Widodo C Putro Punya Misi Besar di PSIS
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?