Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PSIS Semarang Memastikan Diri Degradasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

PSIS Semarang Memastikan Diri Degradasi

Tim Mahesa Jenar bernasib serupa dengan CEO Yoyok Sukawi yang juga kandas dalam perhelatan Pilwalkot Semarang 2024.

baniabbasy
Last updated: Mei 8, 2025 1:00 am
By baniabbasy
2 Min Read
Share
SHARE

Klub Sepakbola PSIS Semarang memastikan diri degradasi setelah menduduki posisi buncit klasemen BRI Liga 1 musim 2024/2025. Kekalahan telak 4-0 dari tuan rumah Bali United pada pekan ke-31 1 Mei 2025 lalu menandaskan posisi keterpurukan nasib klub yang pernah menjuarai liga nasional ini.

Kepastian degradasi ini mengulang sejarah PSIS Semarang di musim 2008/2009. Persoalan yang nyaris serupa juga disinyalir menjadi penyebabnya. Bedanya, kali ini Tim Mahesa Jenar bernasib serupa dengan CEO Yoyok Sukawi yang juga kandas dalam perhelatan Pilwalkot Semarang 2024.

Beragam persoalan yang menjerat PSIS Semarang disinyalir menjadi pemicu utama terdegradasinya klub dalam mengarungi kompetisi. Perseteruan manajemen (CEO PSIS) dengan seporter yang sempat viral di media sosial belakangan, memperparah kondisi klub. Belum persoalan keuangan klub yang menumpuk hutang, hingga banyaknya pemain asing yang hengkang di awal-awal putaran kedua kompetisi berlangsung.

Termasuk sang pelatih Gilbert Agius, yang didepak manajemen setelah mengaarsiteki selama dua tahun lebih. Posisi Gilbert yang digantikan legenda PSIS Muhammad Ridwan (caretaker), tak cukup mampu mengembalikan krisis kepercayaan diri pemain dalam mengarungi laga yang tersisa.

Pada musim kompetisi 2008/2009, Tim Mahesa Jenar yang saat itu dilatih Edi Paryono juga bernasib sial serupa. Saat itu, Muhammad Ridwan yang masih menjadi pemain andalan tim, juga hengkang ke klub Persib Bandung bersama Khusnul Yakin dan Emmanuel De Porras.

Akibatnya PSIS hanya mengandalkan para pemain muda hasil promosi dari tim Yunior. Minimnya kekuatan inilah yang membuat mereka terengah-engah menghadapi persaingan ketat di Liga Super Indonesia 2008/2009. Kekalahan demi kekalahan pun menimpa tim tersebut dalam setiap pertandingannya.

Ya.. PSIS Semarang musim 2024/2025 De Javu musim 2008/2009.-abe

You Might Also Like

Menang 1-0, Tapi Bukan Skor yang Dicari PSIS

Tiket Timnas Vs China Ludes Terjual Dalam Waktu 6 Jam

Kalah, tapi PSIS Masih Aman

Coach Andri: “Gas Terus, Tapi Jangan Lupa Rem!”

PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

TAGGED:Mahesa JenarNasib PSISPSISPSIS SemarangPSIS Semarang degradasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pelatih fisik asal Spanyol, Alberto Garcia, PSIS ‘Karam’, Pelatih Fisik Asal Spanyol Tinggalkan Mahesa Jenar
Next Article Ilustrasi hakim sidang di pengadilan. Kapolda Mangkir, Sidang Gugatan Praperadilan Warga Lereng Merapi Ditunda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Nggak Mau Check Out dari Liga: Jafri Gaspol Cari Amunisi Baru

November 27, 2025
Sepak Bola

Nilai Pasar Timnas Indonesia vs China: Siapa Lebih Mahal?

Mei 24, 2025
Timnas U-23 yang bermain dalam kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2025. Dalam laga perdana, Garuda Muda ditahan imbang Timnas U-23 Laos 0-0. Foto: dok.
Sepak Bola

Timnas U-23 Indonesia Gagal Menang Lawan Laos di Laga Perdana Kualifikasi Piala Asia U-23

September 4, 2025
Sepak Bola

Tiket Terakhir Perempat Final Soekarno Cup 2025, Milik Kebumen

Juni 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PSIS Semarang Memastikan Diri Degradasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?