Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Malam 1 Muharam di Dongos: Obor Menyala, Semangat Hijrah Dikobarkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Malam 1 Muharam di Dongos: Obor Menyala, Semangat Hijrah Dikobarkan

Malam pergantian Tahun Baru Islam di Desa Dongos, Jepara, tak hanya diramaikan cahaya obor yang berkelap-kelip di sepanjang jalan desa. Di balik lautan api kecil yang dibawa ribuan warga, terselip pesan tentang hijrah, perubahan diri, dan pentingnya tetap bersandar kepada Allah di tengah tantangan zaman yang terus berubah.

T. Budianto
Last updated: Juni 16, 2026 4:03 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HADIRI PENGAJIAN: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menghadiri pengajian menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Desa Dongos, Kedung, Jepara, Senin (15/6/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JEPARA– Ribuan warga Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, memadati ruas jalan desa untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam.

Cahaya obor yang dibawa peserta menciptakan pemandangan yang meriah sekaligus penuh kekhusyukan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak berjalan bersama menyusuri jalan desa dalam kegiatan yang menjadi bagian dari Gebyar Muharram 1448 Hijriah.

Pawai obor tersebut menjadi pembuka rangkaian acara yang dipusatkan di Masjid Jami Safinatul Huda. Selain menjadi tradisi tahunan, kegiatan itu juga dimaknai sebagai sarana syiar Islam dan mempererat kebersamaan warga.

Baca juga: Sakral! Kirab Kebo Kyai Slamet dan Pusaka Keraton Solo saat Malam 1 Suro

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai waktu untuk melakukan refleksi dan memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap dan kualitas diri menjadi lebih baik.

“Peringatan hijrah ini hendaknya benar-benar kita refleksikan dalam diri kita masing-masing,” ujarnya di sela-sela acara. Menurutnya, peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW mengandung pelajaran besar tentang kepasrahan dan kepercayaan penuh kepada Allah SWT.

Modal Terbesar

Saat itu, para sahabat rela meninggalkan harta benda dan kenyamanan hidup demi menjalankan perintah Allah. Mereka berangkat menuju Madinah tanpa membawa banyak bekal duniawi, namun memiliki modal terbesar berupa ketakwaan, keyakinan, dan tawakal.

Dalam kesempatan yang sama, mubalig asal Rembang, Syarofuddin Ismail Qoimas mengajak masyarakat menjadikan tahun baru Islam sebagai titik awal untuk memperbaiki niat, memperkuat semangat ibadah, dan meningkatkan kualitas kehidupan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, pergantian tahun Hijriah seharusnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum evaluasi diri agar kehidupan ke depan menjadi lebih baik.

Baca juga: Kapan 1 Suro 2025? Ini Deretan Tradisi Sakral Menyambut Malam Keramat

Kemeriahan pawai obor yang menyala di malam Muharam pun menjadi simbol harapan agar semangat hijrah tidak berhenti pada perayaan, melainkan benar-benar tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Setiap tahun ribuan obor dinyalakan untuk menerangi jalan desa. Namun tantangan sesungguhnya bukanlah menjaga api itu tetap menyala selama pawai berlangsung, melainkan menjaga semangat hijrah tetap hidup setelah obor padam dan keramaian selesai. Sebab mengubah kalender hanya butuh semalam, tetapi mengubah diri sering kali membutuhkan perjuangan sepanjang tahun.  (tebe)

You Might Also Like

3,8 Juta Warga Manfaatkan Layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis Pemprov Jateng

Panser Biru Siap Panaskan Putaran Ketiga

IHSG Ambrol Purbaya Murka! Perintahkan BEI Beresin Saham Gorengan Sebelum Maret

Mau Liburan ke Jogja? Siap-siap Macet Ya, Bakal Diserbu 7 Juta Wisatawan

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

TAGGED:1 suroheadlinepemprov jatengWagub Taj Yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Krisna Jhon Pilih Tetap Bersama PSIS
Next Article SAKSI SIDANG--Istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, Novita Permatasari (batik) difoto usai bersaksi di sidang pencucian uang korupsi, Senin (15/6/2026). (bae) Ngeri! Istri Eks-Pangdam Widi Ungkap Aliran Duit Korupsi Rp18,5 M Buat Kampanye Prabowo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PESAREAN SESEPUH--Pesarean Joyo Kusumo Panembahan Pragolapati berada di Kelurahan Cepoko, Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (16/9/2026). (bae)

Menziarahi Pesarean Panembahan Pragolapati di Cepoko Gunungpati

BERPIHAK KEPADA KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajar, berkomitmen penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di UIN Walisongo berpihak kepada korban. (dul)

Dosen Cabul UIN Walisongo Semarang Kini ‘Bebas Tugas’

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak.

Ade Safri Bilang Kasus Saham Gorengan PIPA Masuki Babak Baru, 2 Tersangka Sudah Dilimpahkan

CEGAH KORUPSI--Delegasi Kejari Kota Semarang memberi edukasi pencegahan korupsi atau penyimpangan saat FGD di RSWN, Rabu (16/9/2026). (ist)

Kejari Semarang Minta RSWN Perketat Pengawasan Cegah Pungli hingga Gratifikasi

DOA DI TENGAH NYALA LILIN - Sejumlah jurnalis di Semarang berdoa bersama mengelilingi lilin dan poster, sebagai bentuk solidaritas dan harapa keselamatan untuk 5 jurnalis yang hilang, Rabu (16/9/2026). (dul)

Lilin Menyala, Doa-doa Keselamatan Dilangitkan: Solidaritas dari Semarang untuk 5 Jurnalis Hilang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Hendi ke Anak Muda: Jangan Cuma Jago Scroll, Berani Juga Bersuara

Agustus 4, 2026
NYUT-NYUTAN - Perajin tempe di Semarang mengaku ketar-ketir tiap hari menghadapi pelemahan rupiah. Musababnya, bahan baku untuk tahu-tempe di Indonesia masih didominasi kedelai impor dari Amerika Serikat (AS). (dul)
Fokus

Siasat Perajin Tempe agar Harga Tak Naik di Tengah Himpitan Lesunya Rupiah

Juni 12, 2026
DATA CENTER - Ilustrasi pusat data atau data center untuk akal imitasi atau artificial intelligence (AI).
Tumbuh

Banyak Negara Ramai-ramai Tolak Data Center, AI di Persimpangan Jalan?

Juli 17, 2026
Pendidikan

Jangan Keliru, Tiga Sekolah Ini Beda Jalur

Juli 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Malam 1 Muharam di Dongos: Obor Menyala, Semangat Hijrah Dikobarkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?