Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nawal Ajak Kaum Perempuan Rawat Lingkungan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Nawal Ajak Kaum Perempuan Rawat Lingkungan

Kalau selama ini urusan lingkungan sering dianggap tugas aktivis atau pemerintah, Nawal Arafah Yasin punya pandangan berbeda. Menurutnya, perubahan besar justru bisa dimulai dari dapur, halaman rumah, hingga kebiasaan sederhana yang dilakukan perempuan setiap hari.

T. Budianto
Last updated: Juni 15, 2026 5:34 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BIBIT LELE: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jateng, Nawal Arafah Yasin bersama jajaran PW Nasyiatul Aisyiyah Jateng menebar bibit lele di Sendang Senjoyo, Desa Tegalwaton, Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (14/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, TENGARAN- Suasana Sendang Senjoyo di Desa Tegalwaton, Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (14/6/2026), tak hanya dipenuhi semangat perayaan Milad ke-95 PW Nasyiatul Aisyiyah Jateng.

Di lokasi yang dikenal sebagai salah satu sumber mata air penting itu, puluhan botol eco enzyme dituangkan ke perairan dan ribuan bibit ikan ditebar sebagai simbol sekaligus aksi nyata menjaga lingkungan.

Kegiatan bertajuk “Aksi Ekologis untuk Kehidupan Berkelanjutan” tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jateng, Nawal Arafah Yasin. Dalam kesempatan itu, ia mengajak kaum perempuan untuk mengambil peran lebih besar dalam menjaga bumi dan keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.

Menurut Nawal, perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran lingkungan karena banyak kebiasaan hidup sehari-hari justru berawal dari lingkungan keluarga.

Bersama kader PW Nasyiatul Aisyiyah Jateng, Nawal ikut melakukan penyebaran puluhan botol eco enzyme dan menebar 1.000 bibit ikan ke kawasan perairan Sendang Senjoyo.

Baca juga: Cegah Banjir: Kader PKK Jateng Diajak Nandur Pohon

Aksi tersebut bukan sekadar seremonial. Eco enzyme yang berasal dari fermentasi limbah organik rumah tangga diyakini dapat membantu memperbaiki kualitas air dan mengurangi pencemaran. Sementara penebaran ikan dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Nawal menilai langkah-langkah sederhana seperti itu menjadi semakin penting karena Jateng saat ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang tidak bisa dianggap remeh.

Mulai dari cuaca yang semakin tidak menentu, meningkatnya potensi banjir, hingga ancaman tanah longsor yang terjadi di sejumlah daerah menjadi tanda bahwa dampak perubahan iklim sudah dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Selain persoalan perubahan iklim, Nawal juga menyoroti masalah sampah yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar di Jateng. Ia menyebut volume sampah di provinsi ini mencapai sekitar enam juta ton setiap tahun dan belum seluruhnya tertangani secara optimal.

Karena itu, ia mendorong masyarakat mulai membangun kebiasaan ramah lingkungan dari rumah. Mulai dari memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga memanfaatkan limbah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Pelestarian Lingkungan

Sementara itu, Ketua PW Nasyiatul Aisyiyah Jateng, Monica Subastia, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Ibu Jaga Bumi, sebuah gerakan yang mendorong perempuan untuk aktif terlibat dalam pelestarian lingkungan.

Program tersebut mencakup berbagai kegiatan, mulai dari pemilahan sampah rumah tangga, penanaman tanaman di pekarangan, pelatihan pembuatan kompos dan eco enzyme, hingga aksi bersih-bersih lingkungan.

Menurut Monica, eco enzyme yang digunakan dalam kegiatan itu merupakan hasil produksi kader Nasyiatul Aisyiyah yang dibuat dari limbah organik rumah tangga.

Ia mengatakan Sendang Senjoyo dipilih karena menjadi salah satu sumber air penting yang menopang kehidupan masyarakat hingga wilayah hilir. “Harapannya bisa mengembalikan ekosistem air, karena kita tahu air menjadi sumber kehidupan. Apalagi perempuan dan anak menjadi kelompok yang paling terdampak ketika terjadi kekeringan atau pencemaran air,” ungkap Monica.

Baca juga:

Selain itu, pihaknya juga menebar 1.000 bibit ikan yang terdiri dari mujair, nila, bawal, dan uceng. Harapannya, ikan-ikan tersebut dapat berkembang biak dan memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai.

“Jadi tidak hanya di hulu, tetapi mengalir sampai ke hilir, sehingga masyarakat yang berada di sepanjang aliran air juga bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Di saat sebagian orang masih sibuk memperdebatkan siapa yang harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan, para ibu ini memilih langsung menebar solusi ke air. Sebab bumi tidak pernah meminta status peduli lingkungan di media sosial. Yang dibutuhkan hanyalah lebih banyak tangan yang mau bergerak sebelum sungai tinggal cerita dan mata air tinggal kenangan. (tebe)

You Might Also Like

Balikpapan Setop MBG saat Libur Sekolah, Daerah Lain Kapan Nyusul?

Nggak Mau Check Out dari Liga: Jafri Gaspol Cari Amunisi Baru

Lantik Pejabat Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi: No Titipan, Ngebut Layani Warga

Diduga Aniaya Perempuan, Oknum Polisi Tegal Jalani Pemeriksaan Internal

Pilot Asing Ditangkap di Bandara Soetta, Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi dalam Koper

TAGGED:nasyiatul aisyiyah jatengnawal yasintp pkk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) bersalaman sambil tersenyum usai sidang di Tipikor, Senin (15/6/2026). (bae) Sudewo Raja Tega? Peras Calon Perangkat Desa di Pati Rp2,49 Miliar
Next Article Agustina: Kota Hebat Itu Nggak Cuma Beton dan Aspal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla yang akrab disapa JK (tengah). (dul)

Ancaman Kekeringan Mengintai, JK Kerahkan PMI Genjot Distribusi Air Bersih

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Anomali! Cerita Perwira Polisi Pegawai KPK Peras Tersangka Korupsi Bupati Pemalang

Guys.. Nyamuk Jantan Baik, yang Hisap Darah Nyamuk Betina

Prabowo Bidik Indonesia Bebas Gunung Sampah

Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Drama Nasi Dingin di Aceh: Emosi Wakil Bupati yang Berujung Tinju

November 1, 2025
Tottenham Hotspur juara Liga Europa 2025 setelah kandaskan MU 1-0
Sepak Bola

Juarai Liga Europa 2025, Tottenham Hotspur Akhiri Puasa Gelar

Mei 22, 2025
Ilustrasi hakim sidang di pengadilan.
Hukum

Gengs! YLBHI Tegaskan Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Pemerintah, Begini Caranya

September 27, 2025
EkonomiInfo

Bank bjb Gelar RUPST, Susi Pudjiastuti eks Menteri KKP jadi Dewan Komisaris

April 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nawal Ajak Kaum Perempuan Rawat Lingkungan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?