Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BST Terjepit Saat BBM Makin Bikin Dompet Menjerit
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

BST Terjepit Saat BBM Makin Bikin Dompet Menjerit

Di saat harga BBM terus merangkak naik dan biaya hidup makin terasa berat, Batik Solo Trans (BST) justru menjadi tumpuan banyak warga Solo untuk tetap bergerak tanpa harus menguras dompet.

T. Budianto
Last updated: Juni 11, 2026 11:09 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
NAIK BST: Sejumlah pelajar menaiki bus Batik Solo Trans (BST) di Jalan Slamet Riyadi Solo. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Setiap pagi, ribuan warga Solo menggantungkan perjalanan mereka pada Batik Solo Trans (BST). Mulai dari pelajar yang berangkat ke sekolah, pekerja yang mengejar jam masuk kantor, hingga pedagang yang beraktivitas di pusat kota.

Di tengah harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus merangkak naik, transportasi publik menjadi pilihan yang semakin masuk akal bagi banyak orang.

Namun, di saat perannya semakin penting, BST justru sedang menghadapi tantangan besar. Berkurangnya dukungan anggaran membuat layanan transportasi andalan warga Solo itu harus menyesuaikan diri dengan kondisi keuangan daerah.

Sejak beberapa tahun terakhir, BST berkembang menjadi tulang punggung transportasi publik di Kota Surakarta. Kehadirannya tidak hanya membantu masyarakat berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga menekan pengeluaran harian yang harus dikeluarkan pengguna kendaraan pribadi.

Ketika harga BBM naik, biaya perjalanan dengan sepeda motor maupun mobil otomatis ikut meningkat. Kondisi ini membuat banyak warga mulai melirik angkutan umum sebagai alternatif yang lebih hemat. Di tengah situasi tersebut, BST menjadi salah satu pilihan yang paling mudah dijangkau masyarakat.

Baca juga: Bus Pintar Nongkrong di Kota, Surakarta Gaspol Tingkatkan Budaya Literasi

Namun perubahan skema pembiayaan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah membawa konsekuensi tersendiri. Anggaran yang tersedia tidak lagi sebesar sebelumnya. Akibatnya, beberapa layanan harus dikurangi, mulai dari penghentian sejumlah rute hingga berkurangnya armada yang beroperasi di lapangan.

Koridor 6 dan feeder Koridor 11 menjadi layanan yang terdampak lebih dahulu. Sementara pada sejumlah koridor lain, masyarakat juga mulai merasakan perubahan jam operasional. Meski jarak kedatangan bus masih dipertahankan, jumlah armada yang berkurang membuat kapasitas layanan menjadi lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Ironisnya, pengurangan layanan terjadi justru ketika minat masyarakat terhadap BST masih tinggi. Koridor 1 bahkan mencatat tingkat keterisian penumpang yang sangat tinggi sepanjang tahun ini. Angka tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik belum menurun, bahkan cenderung meningkat.

Kebutuhan Dasar

Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Jawa Tengah, Anastasia Yulianti menilai, kondisi ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah. Menurutnya, transportasi publik saat ini tidak lagi bisa dipandang sebagai layanan pelengkap, melainkan kebutuhan dasar masyarakat perkotaan.

“Ketika biaya menggunakan kendaraan pribadi semakin mahal, masyarakat membutuhkan transportasi yang tetap terjangkau dan dapat diandalkan. Di sinilah peran BST menjadi sangat penting,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Anastasia menjelaskan, keberadaan BST sesungguhnya memberi manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar mengangkut penumpang. Transportasi publik membantu masyarakat menghemat pengeluaran harian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Meski demikian, menjaga layanan transportasi publik tidaklah murah. Saat ini pendapatan dari tiket masih belum mampu menutup biaya operasional secara keseluruhan. Karena itu, dukungan pemerintah tetap menjadi faktor penting agar layanan dapat terus berjalan.

Baca juga: Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA

Menurutnya, daerah perlu mulai mencari sumber pembiayaan baru agar keberlangsungan BST tidak semata bergantung pada subsidi pemerintah. Pendapatan dari iklan, kerja sama dengan sektor swasta, hingga kolaborasi pembiayaan antardaerah bisa menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan.

Selain itu, MTI Jawa Tengah juga mendorong adanya komitmen anggaran yang lebih jelas untuk transportasi publik. Salah satu usulan yang mengemuka adalah mengalokasikan sebagian anggaran daerah secara khusus untuk mendukung angkutan massal.

“Bila transportasi publik ingin terus berkembang, maka keberlanjutan pendanaannya juga harus dipastikan. Jangan sampai layanan yang sudah dibutuhkan masyarakat justru terhambat karena persoalan anggaran,” katanya.

Di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan biaya hidup, keberadaan BST kini menjadi lebih dari sekadar moda transportasi. Bagi sebagian warga, BST adalah cara untuk tetap bergerak tanpa harus terbebani pengeluaran yang semakin besar. Karena itu, masa depan layanan ini tidak hanya berkaitan dengan transportasi, tetapi juga menyangkut akses dan kualitas hidup masyarakat kota.

Ketika harga BBM makin tinggi, warga mulai pindah ke transportasi umum. Tapi kalau transportasi umumnya justru dikurangi karena anggaran seret, akhirnya masyarakat seperti diajak memilih: antre di halte yang busnya makin sedikit, atau antre di SPBU yang harganya makin bikin pusing. (dul)

You Might Also Like

OTT Cilacap: Uang Diduga Hasil Peras Rp610 Juta Disiapkan Jadi “THR Pejabat”

Nolong Istri yang Dijambret, Pria Sleman Malah Jadi Tersangka: Keadilan Lagi Error?

Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Diperiksa Semalam Suntuk di Mapolresta Solo

Nggak Mau Kecolongan, Lapas Purwodadi Sidak Kamar Warga Binaan

Aktivis Semarang Diciduk: Tangkap Dulu, Bukti Belakangan

TAGGED:bnn jatenglapas purwodadip4gnpemkab grobogan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jadwal Nggak Banyak Drama, Penumpang Kereta Cilacap Makin Ramai
Next Article Luthfi Minta Ulama Jadi Pendingin Suasana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAKSI SIDANG--Pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Ana Devi (berkerudung) meninggalkan sidang usai bersaksi dan berdebat dengan terdakwa Sudewo, Senin (27/7/2026). (bae)

Sidang Bupati Pati Nonaktif Panas, Sudewo Muntab Merasa ‘Ditantang’ Pegawai KPK

JALIN MOU--Unwahas dan Govokasi Maxwell menjalin kerja sama. (ist)

Unwahas Gandeng Maxwell, Mahasiswa Dibekali Skill Biar Siap Kerja

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)

30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bripda Rio bersama tentara bayaran Rusia lainnya.
Hukum

Nasib Bripda Rio Eks Brimob Aceh setelah Gabung Tentara Bayaran Rusia, Menkum Buka Suara

Januari 19, 2026
Hukum

Kapolri Listyo Sigit Ngotot Tolak Polri di Bawah Kementerian: Mending Saya Jadi Petani

Januari 27, 2026
Hukum

Ampun… Pemuda Lecehkan Wanita Usia 90 Tahun

Juli 17, 2026
Hukum

OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BST Terjepit Saat BBM Makin Bikin Dompet Menjerit
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?