Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

Belum lama publik kaget operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Pati, sekarang giliran Pekalongan. Drama operasi tangkap tangan kembali terjadi, dan kali ini menyeret nama Bupati Pekalongan. Gubernur Jateng langsung angkat suara: ini alarm keras buat semua kepala daerah, jangan coba-coba main api.

T. Budianto
Last updated: Maret 4, 2026 1:43 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Gubernur Ahmad Luthfi kembali menekankan pentingnya birokrasi bersih di wilayah Jawa Tengah.

“Kami menghormati penyidikan yang dilakukan KPK. Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat publik untuk menjalankan good governance,” ujar Luthfi usai Rakor Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/3/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Langsung Digiring ke Jakarta

Menurutnya, peristiwa ini harus jadi refleksi bersama. Ia mengaku sudah berulang kali mengingatkan para bupati dan wali kota agar menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. “Kita harus menciptakan birokrasi yang bersih dengan jalan tidak melanggar hukum. Tapi kembali ke personelnya masing-masing,” tegasnya.

Dugaan Suap

Sebelumnya, KPK mengamankan Fadia Arafiq bersama orang kepercayaan dan ajudannya dalam OTT di Semarang, Selasa (3/3/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyebut, kasus tersebut terkait dugaan suap proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Para pihak langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sesuai prosedur, KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka. Kasus ini menambah daftar kepala daerah di Jateng yang tersandung OTT dalam waktu berdekatan. Publik pun kembali bertanya-tanya: kenapa pola ini terus berulang?

Baca juga: OTT Bupati Fadia Arafiq, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Pekalongan Tetap Berjalan

Bagi Gubernur Luthfi, jawabannya jelas. Integritas bukan sekadar slogan di spanduk rapat. Karena kalau “bersih-bersih birokrasi” cuma jadi jargon, bukan praktik, maka OTT bisa jadi agenda rutin, bukan lagi kejutan. (tebe)

You Might Also Like

Muhadjir Effendi Diperiksa KPK

Saat 2.500 Langkah Sunyi Menghidupkan Solo

Mau Bayar Zakat Fitrah? Jangan Lupa Niat dan Bacaan Lengkapnya Berikut Ini

Kronologi Kepala SPPG Muraharjo Blora Menghilang, Pamit Salat tapi Tak Kembali Lagi

Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!

TAGGED:bupati pekalonganfadia arafiqheadlinesuap pemkab pekalongan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi bertemu perwakilan Kementerian Haji dan Umrah serta Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Rabu (4/3/2026). Respati Janji Kawal Kepulangan, 120 Jemaah Umrah Solo Tertahan Imbas Perang Iran-AS

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Jejak Pelarian Taufik Mentok, Polisi Akhirnya Menangkapnya di Majalaya Bandung

Juni 23, 2026
BSB Industrial Park, kawasan industri berdiri di atas lahan BSB City. (Citra satelit Google)
Info

Alih Fungsi Lahan di Kawasan BSB Masif, Jadi Biang Kerok Banjir Semarang

Maret 1, 2026
Hukum

Jejak Sunyi Densus 88 Bongkar Rekrutmen Anak Lewat Dunia Maya

November 18, 2025
KDMP - Ilustrasi Koperasi Desa Merah Puih.
Viral

Viral! SD di Ende Mau Digusur Demi Kopdes Merah Putih, Alat Berat Dikawal Oknum TNI

Juni 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?