Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rupiah Lagi Loyo, Jateng Pilih Rawat UMKM
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Rupiah Lagi Loyo, Jateng Pilih Rawat UMKM

Saat nilai tukar rupiah melemah, bukan cuma pelaku pasar yang ikut deg-degan. Ribuan pelaku UMKM juga mulai menghitung ulang biaya produksi, terutama yang masih bergantung pada bahan baku impor.

T. Budianto
Last updated: Juni 8, 2026 5:20 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LAPAK UMKM: Sekda Provinsi Jateng, Sumarno bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah, Indah Sumarno mengunjungi salah satu lapak peserta Ramadan Fest Jateng 2026 di halaman Kantor Gubernur Jateng, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi tantangan tersendiri bagi dunia usaha, termasuk jutaan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jateng. Namun alih-alih panik menghadapi kondisi tersebut, Pemprov Jateng memilih memperkuat pendampingan agar UMKM tetap bisa bertahan dan berkembang.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, UMKM merupakan salah satu fondasi utama perekonomian daerah. Dengan jumlah mencapai sekitar 4,2 juta unit usaha, sektor ini menjadi kekuatan besar yang menjaga perputaran ekonomi masyarakat.

Baca juga: CJTEC, “Rumah” UMKM Jateng Menuju Pasar Dunia

Karena itu, pemerintah terus mendorong agar para pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi, tetapi juga naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

“UMKM merupakan backbone atau tulang punggung ekonomi Provinsi Jawa Tengah yang menjadi andalan kita, sehingga selalu kita bina,” kata Luthfi usai menghadiri rapat paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian Semarang, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan tidak hanya berkutat pada akses permodalan. Pemerintah juga memberikan pendampingan mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan yang lebih menarik, strategi pemasaran, hingga membuka peluang agar produk UMKM bisa menembus pasar ekspor.

Kondisi Ekonomi

Langkah tersebut dinilai penting agar UMKM memiliki nilai tambah dan tidak mudah terguncang saat menghadapi perubahan kondisi ekonomi, termasuk ketika nilai rupiah mengalami tekanan.

Meski demikian, Luthfi mengakui bahwa persoalan dampak pelemahan rupiah terhadap bahan baku tidak bisa diselesaikan pemerintah daerah sendirian. Menurutnya, diperlukan kerja sama lintas sektor agar solusi yang dihasilkan lebih efektif dan mampu menjangkau kebutuhan pelaku usaha secara luas.

“Kita harus gandeng BI, kemudian OJK, kemudian bidang usaha, kemudian bank di tempat kita. Jadi bersama-sama untuk bisa menyelesaikan,” ujarnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperoleh akses pembiayaan yang lebih baik, menjaga stabilitas usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global.

Baca juga: Sektor UMKM Sumbang 20 Persen Total Investasi di Jateng

Dengan jutaan UMKM yang tersebar hingga pelosok desa, keberlangsungan sektor ini bukan hanya soal bisnis semata. Di baliknya ada lapangan kerja, pendapatan keluarga, dan roda ekonomi masyarakat yang terus berputar setiap hari.

Saat rupiah melemah, yang paling dulu terasa biasanya bukan grafik ekonomi, melainkan harga bahan baku di lapangan. Karena bagi pelaku UMKM, kurs dolar mungkin hanya angka di layar, sampai suatu hari mereka sadar harga produksi naik sementara pelanggan tetap ingin harga lama. Di situlah ketahanan usaha benar-benar diuji, bukan di seminar ekonomi, tetapi di meja kasir dan dapur produksi. (tebe)

You Might Also Like

Bulog-Polda Jateng Gelontorkan 78 Ton Beras Murah

Musrenbang Ganti Mode: Tak Lagi Bagi-bagi Anggaran, Tapi “Belanja Masalah”

25 Daerah di Jateng Kekeringan, Pemprov Gelontorkan 6,8 Juta Liter Air Bersih

Bongkar Dugaan Korupsi Pelabuhan, Eks-Bos HRD JICT Tewas Dibunuh

Antisipasi Kemarau, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air

TAGGED:headlinepemprov jatengrupiah melemahumkm jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng 15 Tahun Berturut-Turut WTP
Next Article Baru Duduk di Kursi Bupati Muara Enim, Edison Malah Kena OTT

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kuasa hukum korban, Bagas Wahyu Jati mengulik surat perdamaian kasus Chiko usai memantau sidang, Kamis (26/2/2026). (bae)
Hukum

Korban Ngaku Tertekan saat Didatangi Keluarga Chiko, Perdamaian di Atas Paksaan?

Februari 27, 2026
Info

War Tiket Dimulai! Mudik Gratis Kemenhub 2026 Siap Dibuka

Februari 28, 2026
AMBULANS DISIAGAKAN - Ratusan ambulans disiagakan untuk mengevakuasi ratusan santri Ponpes Manba'ul Hikam, Sidoarjo, yang mengalami keracunan setelah menyantap MBG, Selasa (1/9/2026). (ist)
Info

Gak Cuma Satu! Emil Ungkap 19 Lembaga Pendidikan Terdampak Keracunan MBG di Sidoarjo

September 2, 2026
Tokoh agama pengasuh Ponpes Ar-Rahman Basyaiban Rancamulya, KH Ahmad Yazid Basyaiban atau Gus Yazid, saat diperiksa Kejati Jateng terkait dugaan TPPU kasus korupsi Rp237 miliar BUMD Cilacap. Foto: Bae
Hukum

Tokoh Agama Kecipratan Duit Korupsi PT CSA Cilacap Rp237 Miliar: Haram di Bibir, Halal di Rekening?

Agustus 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rupiah Lagi Loyo, Jateng Pilih Rawat UMKM
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?