Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 2 Orang Berbaju Loreng Cawe-cawe Rapat Pembelian Lahan BUMD Cilacap, Siapa Mereka?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

2 Orang Berbaju Loreng Cawe-cawe Rapat Pembelian Lahan BUMD Cilacap, Siapa Mereka?

Mantan Direktur Kawasan Industri Cilacap (KIC) mengungkap, ada 2 orang berbaju loreng ikut intervensi dalam rapat pengadaan tanah di lingkungan Pemkab Cilacap.

R. Izra
Last updated: Juni 8, 2026 4:20 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SAKSI SIDANG--Ratinudin Yusup (kemeja cokelat) mengungkap keterlibatan TNI dalam rapat pembelian tanah Cilacap, dalam sidang pencucian uang, Senin (8/6/2026). (bae)
SAKSI SIDANG--Ratinudin Yusup (kemeja cokelat) mengungkap keterlibatan TNI dalam rapat pembelian tanah Cilacap, dalam sidang pencucian uang, Senin (8/6/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus jual beli lahan BUMD Cilacap makin menarik diikuti. Terungkap ada dua orang berbaju loreng yang ikut rapat pengadaan tanah di lingkungan Pemkab Cilacap.

Fakta itu disampaikan mantan Direktur Kawasan Industri Cilacap (KIC), Ratinudin Yusup dalam sidang pencucian uang hasil korupsi, Senin (8/6/2026), dengan terdakwa Gus Yazid dan Andhi Nur Huda.

Saat rapat bersama Sekda Cilacap, ada dua orang berseragam TNI yang ikut hadir. Mereka adalah Wisnu Kurniawan dan Sjaiful Nursaid.

Bacaaja: Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap
Bacaaja: TPPU Korupsi BUMD Cilacap: Eksepsi Kandas, Gus Yazid Bersiap Hadapi Saksi dan Bukti Jaksa

Belakangan, Ratin mengetahui Wisnu saat itu merupakan Asisten Perencanaan (Asren) Kodam IV/Diponegoro, dan Sjaiful adalah Kepala Hukum Kodam (Kakumdam) IV/Diponegoro

Ratin mengatakan keduanya memang hadir dalam pembahasan lahan tersebut. Namun ia tidak pernah mendengar ada pernyataan bahwa tanah itu milik Kodam.

“Pak Wisnu hanya menyampaikan lahan itu milik PT Rumpun Sari Antan, tidak disebutkan milik Kodam,” kata Ratin.

Waktu itu, tanah yang dibahas akhirnya dibeli oleh PT Cilacap Segara Artha (CSA), anak usaha BUMD Kabupaten Cilacap.

“Iya akhirnya dibeli, sudah dibeli,” ujar Ratin.

Ia menjelaskan dana pembelian lahan berasal dari pembayaran tanah Pertamina ke KIC. Nilainya mencapai sekitar Rp580 miliar.

Dari dana itu, sekitar Rp370 miliar disiapkan untuk membeli lahan pengganti. Kebijakan tersebut disebut sudah dirancang sejak masa Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.

Menurut Ratin, arahan TAPD saat itu agar uang hasil pembayaran tanah Pertamina dipakai kembali untuk pengadaan lahan baru. Salah satu pilihannya adalah tanah Carui yang dinilai punya nilai strategis.

Nama Wisnu dan Sjaiful kini jadi sorotan karena keduanya ikut terseret dalam perkara tersebut.

Keduanya disebut telah ditahan penyidik bersama mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijono. (bae)

You Might Also Like

UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

Terminal Mangkang Masih Lengang, Puncak Arus Mudik Diperkirakan H-2 Lebaran

STNK Mirip Banget Aslinya, Sindikat Pasuruan Akhirnya Tumbang Terbongkar

Guru Agama di Batang Paksa Siswi Nonton Bokep dan Cabuli Berkali-kali

50 Biksu Jalan Kaki Lintas Kota ke Borobudur

TAGGED:bumd cilacapheadlinekorupsi bumd cilacaplorengpemkab cilacappengadaan tanahtppu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article GEMPA - Ilustrasi gempa bumi tektonik. Gempa M 7,7 Guncang Filipina, Picu Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia
Next Article Iman dan Nilai-Nilai Kemanusiaan di Hadapan Ancaman Akal Imitasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out

Januari 28, 2026
Sepak Bola

PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

April 7, 2026
KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.
Hukum

Bejat! Oknum Anggota LSM di Semarang Diduga Hamili Gadis Autis Tetangganya

Mei 13, 2026
Ilustrasi pelanggan mengisi BBM di SPBU.
Info

Banyak Motor Warga Mogok setelah Isi Pertalite, Gara-gara Bahlil?

Oktober 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 2 Orang Berbaju Loreng Cawe-cawe Rapat Pembelian Lahan BUMD Cilacap, Siapa Mereka?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?