Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bos Koperasi BLN Ditahan! Skema Ponzi Rp4,6 Triliun Terungkap, Korban Tembus 41.000 Orang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bos Koperasi BLN Ditahan! Skema Ponzi Rp4,6 Triliun Terungkap, Korban Tembus 41.000 Orang

R. Izra
Last updated: Mei 21, 2026 7:48 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
SAMPAIKAN KETERANGAN - Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Susilo menyampaikan keterangan dalam konferensi pers dugaan penghimpunan dana ilegal yang dijalankan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) di Markas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kamis (21/5/2026). (eka)
SAMPAIKAN KETERANGAN - Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Susilo menyampaikan keterangan dalam konferensi pers dugaan penghimpunan dana ilegal yang dijalankan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) di Markas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kamis (21/5/2026). (eka)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus dugaan investasi bodong berkedok koperasi akhirnya dibongkar polisi. Polda Jawa Tengah resmi menahan Nicholas Nyoto Prasetyo alias NNP (54), bos Koperasi Bahana Lintas Nusantara atau BLN, atas dugaan penghimpunan dana ilegal dan praktik skema Ponzi.

Nggak main-main, perputaran uang dalam kasus ini disebut mencapai Rp4,6 triliun dari sekitar 160 ribu transaksi yang teridentifikasi selama periode 2018 sampai 2025.

Direktur Reskrimsus Polda Jateng Djoko Susilo mengatakan tersangka diduga jadi otak utama di balik penghimpunan dana masyarakat lewat produk simpanan dengan iming-iming keuntungan tinggi yang dinilai nggak masuk akal.

Bacaaja: Janji Manis Pengurus BLN: Mau Balikin Dana 41.000 Nasabah yang Tertahan
Bacaaja: Polda Jateng Bongkar Korupsi BPR Purworejo: Kerugian Negara Rp41 Miliar, Seret Eks-Dirut

“Tersangka NNP diduga berperan sentral dalam merancang, menyetujui, dan mengarahkan penghimpunan dana dari masyarakat dengan kedok koperasi simpan pinjam,” kata Kombes Djoko saat konferensi pers di Semarang, Kamis (21/5/2026).

Polisi menduga BLN menjalankan skema Ponzi, yaitu memakai uang anggota baru untuk membayar keuntungan anggota lama.

Korban tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jawa Tengah, Bali, Jawa Timur, DIY, NTT, hingga Kalimantan. Total korban diperkirakan mencapai 41 ribu nasabah.

Di Jawa Tengah sendiri, BLN punya 17 cabang. Namun sejauh ini, penyidikan Polda Jateng fokus di tiga wilayah yakni Salatiga, Boyolali, dan Solo.

Selain Nicholas, polisi juga menetapkan Kepala Cabang BLN Salatiga Dalyati Magdalena sebagai tersangka.

Modusnya iming-iming keuntungan fantastis

Polisi mengungkap ada lima produk simpanan yang ditawarkan BLN ke masyarakat. Salah satu yang paling banyak memakan korban adalah produk SiPintar.

Lewat skema itu, nasabah dijanjikan keuntungan hingga 4,17 persen per bulan selama dua tahun. Dengan kata lain, uang anggota disebut bisa balik 100 persen di tahun kedua.

“Karena iming-iming keuntungannya sangat besar,” ujar Djoko.

Selain SiPintar, ada juga produk SiJangkung, SiMapan, SiRutplus, hingga SiIndah dengan berbagai janji keuntungan bulanan.

Kasus ini pun langsung mendapat perhatian lintas lembaga. Dalam konferensi pers, hadir juga perwakilan Otoritas Jasa Keuangan, PPATK, LPSK, hingga Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Ketua Satgas PASTI OJK Rizal Ramadhani mengatakan pihaknya sudah mulai menelusuri dugaan praktik ilegal BLN sejak 2023 bersama sejumlah lembaga, termasuk Badan Intelijen Negara dan Kementerian Koperasi.

Menurutnya, BLN memang punya izin koperasi resmi, tetapi diduga menjalankan aktivitas penghimpunan dana di luar izin yang dimiliki.

Bunga 4,17 persen per bulan gak masuk akal

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dede Indra Permana Soediro menilai keuntungan 4,17 persen per bulan yang ditawarkan BLN sangat tidak wajar.

“Masyarakat jangan tergiur bunga fantastis,” katanya.

Sementara itu, advokat Zainal Abidin Petir yang mendampingi sejumlah korban juga menyoroti lemahnya pengawasan koperasi di Indonesia.

Menurutnya, pemerintah seharusnya nggak cuma memberi legalitas, tapi juga mengawasi jalannya koperasi supaya kasus serupa nggak terus terulang.

Dalam kasus ini, polisi turut menyita berbagai barang bukti mulai dari komputer, rekening koran, buku tabungan, kartu ATM, barcode QRIS, hingga dokumen transaksi.

Para tersangka dijerat dengan UU Perbankan, pasal penipuan dan penggelapan dalam KUHP, hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (eka)

You Might Also Like

Demam Piala Dunia Bisa Jadi Suntikan Semangat buat Kompetisi Lokal

Mahasiswa Undip Penyebar Konten ‘Skandal Smanse’ Terancam DO

Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was

“Berani Gak?” Gus Yazid Tantang Jaksa Periksa Pangdam Jaya Letjen Dedi

Prabowo Beri Abolisi untuk Eks Mendag Era Jokowi, Pidana Tom Lembong Ditiadakan

TAGGED:bahana lintas nusantarablnheadlinekoperasi blnnicholas nyoto prasetyo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok. Indonesia Memang Beda! IHSG Merah Sendirian saat Bursa Asia Hijau
Next Article Rupiah Sempat Nyaris Tumbang, BJ Habibie Putar Arah Ekonomi Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI: Seorang pengunjung sedang bersantai di pinggir kolam renang Grand Candi Hotel Semarang. (ist)

Grand Candi Hotel Ramaikan Semarang Great Event 2026 dengan Tawaran Promo

Cari HP Pertama Anak? Ini 6 Pilihannya

Lupa Password WiFi? Cek dengan 7 Cara Ini

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Jelang Putusan MK, Ini Titik Panas Perkara Gibran

Densus 88 Sikat 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Mei 7, 2026
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, resmikan betonisasi jalan pakai limbah PLTU.
Info

Pertama di Jateng! Betonisasi Jalan di Klaten Ini Pakai Limbah PLTU

Oktober 5, 2025
BRI jadi salah satu sponsor Barcelona hingga 2027.
Sepak Bola

Keren Nih! BRI Resmi Jadi Sponsor Barcelona sampe 2027, Fans Indonesia Akses Eksklusif

Desember 31, 2025
Pendidikan

Luthfi: Jangan Cuma Jadi Tukang Kritik, Mahasiswa Juga Harus Ikut Bangun Daerah

Juli 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bos Koperasi BLN Ditahan! Skema Ponzi Rp4,6 Triliun Terungkap, Korban Tembus 41.000 Orang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?