Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Stok Hewan Kurban di Jateng Aman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Stok Hewan Kurban di Jateng Aman

T. Budianto
Last updated: Mei 19, 2026 9:27 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KESEHATAN HEWAN: Petugas memeriksa kesehatan hewan di salah satu peternakan di Jateng. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan stok hewan kurban untuk Iduladha 2026 dalam kondisi aman, bahkan surplus. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Jateng memperkirakan jumlah hewan kurban tahun ini mencapai 593.168 ekor. Jumlah itu terdiri dari sapi, kambing, domba, hingga kerbau.

Kepala Distannak Jateng, Defransisco Dasilva Tavares mengatakan, total populasi ternak di Jateng saat ini mencapai sekitar 6,3 juta ekor. Dari jumlah itu, kebutuhan kurban diprediksi hanya sekitar 9-10 persen.

Baca juga: Peternakan di Purworejo Sukses Kembangkan Sapi Premium

Artinya? Stok masih sangat aman. “Keseluruhan sekitar 6,3 juta ekor. Sedangkan untuk kurban sekitar 9-10 persen, atau 593.168 ekor. Jadi jelas terpenuhi,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menariknya lagi, Jateng juga siap memenuhi kebutuhan sapi kurban bantuan dari Prabowo Subianto selaku Presiden RI. Nantinya akan ada sapi berbobot minimal satu ton yang dibagikan untuk tiap kabupaten/kota dan provinsi. Totalnya ada 36 ekor sapi jumbo yang bakal disalurkan.

Data Distannak mencatat, kebutuhan kurban tahun ini diprediksi meliputi sapi  140.745 ekor, kambing (321.872 ekor), domba (126.078 ekor) dan kerbau (4.472 ekor).

Surplus

Untuk sapi, kambing, dan domba, stok di Jateng dinyatakan surplus. Tapi khusus kerbau masih agak ngos-ngosan karena ketersediaannya baru sekitar 1.204 ekor. Selain stok yang melimpah, tren pemotongan hewan kurban di Jateng juga terus naik dalam dua tahun terakhir.

Pemotongan sapi naik 8,9 persen, kambing 22,3 persen, dan domba melonjak 25,7 persen. Sementara kerbau malah turun 11,6 persen. Entah karena makin jarang dicari atau kalah pamor sama sapi berbadan “sultan”.

Menjelang Iduladha, Distannak juga mulai memperketat pengawasan lalu lintas ternak di wilayah perbatasan seperti Rembang, Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan dari luar daerah maupun antarwilayah.

Baca juga: Produksi Daging Jateng Tertinggi Kedua, Anak Muda Diajak Terjun ke Peternakan

Kalau ada ternak yang terlihat nggak sehat, petugas bakal langsung mengimbau agar hewan itu nggak diperjualbelikan dulu supaya nggak menular ke ternak lain. “Ketika hewan ternak berpindah harus ada surat keterangan sehat dan kesehatannya sudah dicek,” jelas Frans.

Sampai sekarang, Distannak memastikan belum ada kasus serius penyakit hewan di Jateng. Tapi masyarakat tetap diminta teliti sebelum membeli hewan kurban. Ciri-ciri hewan sehat antara lain kuku bersih tanpa luka, mata cerah, nggak cacat, dan nggak ngiler berlebihan.

Karena kurban itu soal ibadah dan kepedulian, bukan soal siapa yang sapinya paling viral di medsos. (tebe)

You Might Also Like

Polri: Tahun Baru Nggak Ada Kembang Api

Viral Rusak, Dibilang Cuma Lumut, Drama Panggung Sanggabuwana Bikin Netizen Bingung

PSIS dan Jafri Sastra Pisah Jalan

Agustina Ajak Warga Semarang Semarakkan Agustusan

Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang

TAGGED:distannakheadlineiduladhapemprov jatengstok hewan kurban jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Widodo C Putro Resmi Latih Mahesa Jenar
Next Article Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

Kenapa Bayi Tersenyum Saat Tidur? Ini Kata Dokter

Anak Ketahuan Bohong? Jangan Langsung Dimarahi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Bidik Juara, PDIP Jateng Siapkan Tim Terbaik untuk Soekarno Cup

Juni 13, 2026
Mbak Ita (kerudung pink) konsultasi sama penasihat hukumnya untuk menyikapi putusan hakim, Rabu (27/8/2025). (bae)
Hukum

Hot News! Mbak Ita Semarang Dihukum 5 Tahun Penjara, Plus Didenda Rp 300 Juta

Agustus 27, 2025
Info

DPRD Semarang Minta SPPG Karang Turi Ditutup Permanen

Agustus 4, 2026
Info

Botol Bekas Ditukar Lumpia, Cara Pemkot Ajak Warga Peduli Sampah

April 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Stok Hewan Kurban di Jateng Aman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?