Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sejumlah PLTU Jateng Masuk Daftar “Paling Bahaya”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sejumlah PLTU Jateng Masuk Daftar “Paling Bahaya”

Listrik memang bikin rumah terang, AC nyala, dan HP tetap bisa dicas buat scroll sampai pagi. Tapi di balik nyalanya lampu itu, ada asap hitam yang disebut pelan-pelan ikut ngambil kualitas udara, bahkan nyawa warga. Sejumlah PLTU di Jawa Tengah kini masuk daftar pembangkit batu bara yang dianggap paling berbahaya dan didorong untuk segera dipensiunkan.

T. Budianto
Last updated: Mei 18, 2026 12:46 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PLTU BERBAHAYA: Juru Kampanye Energi Fossil Trend Asia, Novita Indri Pratiwi (berdiri) menjelaskan 20 PLTU paling bahaya dalam diskusi di Semarang, Sabtu (16/5/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Deretan PLTU batu bara di Jateng kembali jadi sorotan setelah disebut masuk daftar pembangkit paling berbahaya versi pegiat lingkungan dan energi.

Juru Kampanye Energi Fossil Trend Asia, Novita Indri Pratiwi menyebut, ada sekitar 20 PLTU batu bara di Indonesia yang dinilai paling berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan.

Dari daftar itu, Jateng jadi salah satu provinsi dengan jumlah PLTU terbanyak. Beberapa di antaranya yakni PLTU Tanjung Jati B, PLTU Rembang, PLTU Cilacap, PLTU Adipala, hingga PLTU Jateng.

Baca juga: Limbah PLTU Disulap Jadi Paving Premium, Warga Binaan Ikut Cuan

Menurut Novi, selama ini batu bara selalu dipromosikan sebagai sumber listrik murah. Namun biaya besar akibat dampak kesehatan dan kerusakan lingkungan justru tidak pernah benar-benar dihitung secara utuh.

“Dibilang murah, tapi kerusakan di hulunya, transportasinya, sampai pembakaran di hilir tidak pernah dimasukkan dalam hitungan ekonomi,” katanya dalam sebuah diskusi, Sabtu (16/5/2026).

Dampak Polusi

Data yang dipaparkan cukup bikin geleng kepala. Polusi udara dari PLTU disebut berkaitan dengan sekitar 156 ribu kasus kematian dini. Bahkan setiap tahun diperkirakan ada sekitar 9.010 orang meninggal lebih cepat akibat dampak polusi udara dari pembakaran batu bara.

Tak cuma urusan kesehatan, kerugian ekonomi dan biaya pengobatan akibat polusi disebut mencapai Rp 1.813 triliun. Sementara potensi kehilangan pendapatan masyarakat diperkirakan menyentuh Rp 48,4 triliun per tahun.

Baca juga: Bukan Paru-paru Dunia, Asia Tenggara Penyumbang Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar

Di sisi lain, wilayah Pantura Jawa juga mulai menghadapi ancaman rob dan penurunan muka tanah yang makin terasa dari tahun ke tahun.

Ironisnya, saat air laut makin sering masuk ke daratan, cerobong PLTU masih terus mengepul setiap hari tanpa henti. “Ya memang murah, tapi dampak dan implikasinya terhadap lingkungan besar,” imbuhnya.

Karena kadang yang terlihat murah di tagihan listrik, ternyata mahal di udara yang dihirup dan biaya rumah sakit yang harus dibayar diam-diam. (bae)

You Might Also Like

Sudah Ada Koperasi Merah Putih, Awas Alfamart dan Indomart Jangan Ekspansi ke Desa

PSIS Cuci Gudang, 16 Pemain Dilepas

Jejak Sunyi Densus 88 Bongkar Rekrutmen Anak Lewat Dunia Maya

Kenapa Lereng Slamet Gampang Banjir dan Longsor?

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

TAGGED:headlinepemprov jatengplnpltu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article IHSG RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok. Rupiah Terus Melamah, IHSG Nyaris Trading Halt: Ekonomi RI Kehilangan Kepercayaan?
Next Article Libur Panjang, Daop 4 Kebanjiran 220 Ribu Penumpang KA

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketimpangan Jateng Utara-Selatan Disorot

Saleh Dorong Santri Kuliah Lewat Beasiswa Jateng

Saleh Minta Koperasi Merah Putih Jadi “Warung Besar” Produk Desa

Program Speling Jateng Sudah Layani 102 Ribu Warga

Ceqiu Cup, Perkuat Komunitas Biliar Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar (kiri) dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Info

Drama PBNU Berakhir, Islah di Lirboyo Sepakati Gelar Muktamar ke-35

Desember 25, 2025
Ekonomi

UMKM Jepara Diminta Naik Kelas

Januari 29, 2026
Pendidikan

Sekolah Tetap Masuk, Belajar Online Nggak Jadi Opsi Dulu

Maret 25, 2026
Sepak Bola

Cetak Pimpinan Masa Depan, PSSI Luncurkan Garuda Academy

Mei 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sejumlah PLTU Jateng Masuk Daftar “Paling Bahaya”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?