Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekolah Tetap Masuk, Belajar Online Nggak Jadi Opsi Dulu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Sekolah Tetap Masuk, Belajar Online Nggak Jadi Opsi Dulu

Salah satu alasan utama kebijakan ini adalah menjaga kualitas pendidikan tetap stabil. Pemerintah nggak mau proses belajar jadi setengah-setengah. Tatap muka dinilai masih jadi metode paling efektif.

Nugroho P.
Last updated: Maret 25, 2026 8:38 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pemerintah mutusin siswa tetap belajar tatap muka di tengah situasi global yang lagi nggak santai, karena kualitas pendidikan dianggap nggak boleh ikut goyah. Menteri Koordinator PMK Pratikno bareng Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti kompak bilang belum ada rencana balik ke sistem online, jadi sekolah tetap jalan normal lima hari. Keputusan ini juga sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang pengen efisiensi jalan, tapi sektor pendidikan tetap dijaga performanya.

Salah satu alasan utama kebijakan ini adalah menjaga kualitas pendidikan tetap stabil. Pemerintah nggak mau proses belajar jadi setengah-setengah. Tatap muka dinilai masih jadi metode paling efektif.

Pengalaman selama pandemi jadi pelajaran penting. Banyak siswa mengalami penurunan pemahaman karena keterbatasan belajar daring. Hal ini yang ingin dihindari terulang lagi.

Istilah learning loss jadi perhatian serius pemerintah. Kondisi ini bikin siswa kehilangan sebagian kemampuan akademik. Dampaknya bisa panjang kalau nggak segera dicegah.

Makanya, pembelajaran langsung di kelas dianggap solusi paling aman. Interaksi antara guru dan siswa dinilai lebih maksimal. Ini penting buat menjaga ritme belajar.

Sempat muncul wacana pembelajaran hybrid atau campuran. Tapi setelah dibahas lintas kementerian, opsi itu dianggap belum mendesak. Jadi belum akan diterapkan dalam waktu dekat.

Pemerintah juga lagi fokus meningkatkan kualitas SDM secara keseluruhan. Pendidikan jadi salah satu sektor kunci yang nggak boleh terganggu. Ini jadi prioritas utama di tengah kondisi apa pun.

Program revitalisasi sekolah juga terus didorong. Termasuk pengembangan sekolah unggulan di berbagai daerah. Semua ini untuk ngejar kualitas pendidikan yang lebih merata.

Di sisi lain, efisiensi tetap dilakukan di sektor lain. Termasuk kemungkinan WFH untuk beberapa bidang pekerjaan. Tapi pendidikan tetap diposisikan berbeda.

Kesimpulannya, sekolah tetap jalan seperti biasa tanpa skema daring. Pemerintah ingin memastikan generasi muda tetap dapat akses belajar terbaik. Jadi meskipun dunia lagi nggak pasti, ruang kelas tetap jadi prioritas utama. (*)

You Might Also Like

Kostum dan Kebun: Cara PAUD Labschool Unnes Ajari Anak Cinta Bumi

Robot Rp50 Juta Bawa ITS Terbang ke Hong Kong

671 Mahasiswa KKN Unwahas Diterjunkan ke Kendal, Siap Bantu Warga

Unwahas Terima 4.663 Maba, dari Timor Leste hingga Thailand

Dari Hama Jadi Cuan: BEM FEB Undip Bikin Ikan Red Devil Jadi Produk Hits Desa Asinan

TAGGED:abdul mu'tibelajar di rumahbelajar onlinePRATIKNOsekolahWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MBG Mau Dipangkas Satu Hari, Hematnya Bisa Tembus Puluhan Triliun
Next Article Terminal Cilacap Nggak Aman, Aksi Palak Sopir Akhirnya Dibongkar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

Belajar Disiplin, Warga Binaan Lapas Purwodadi Jadi Petugas Upacara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026
Pendidikan

Semarang Dukung PAUD Emas, Siapkan Bocil Jadi Generasi 2045

Oktober 18, 2025
Pendidikan

Jangan Keliru, Tiga Sekolah Ini Beda Jalur

Juli 21, 2026
Pendidikan

Bukan Cuma Hafal Rumus, Anak Diajak Kenalan dengan Sains Lewat Eksperimen

Agustus 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekolah Tetap Masuk, Belajar Online Nggak Jadi Opsi Dulu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?