Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jangan Ikut Bikin Panas, Pesan Ahmad Luthfi ke Banser
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jangan Ikut Bikin Panas, Pesan Ahmad Luthfi ke Banser

Di era media sosial yang gampang bikin orang tersulut cuma gara-gara potongan video 30 detik, peran “pendingin suasana” jadi makin penting. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi pun punya pesan khusus buat kader Banser: jangan cuma kuat baris-berbaris, tapi juga kuat menjaga masyarakat tetap adem di tengah banjir hoaks, radikalisme, sampai konflik yang gampang meledak.

T. Budianto
Last updated: Mei 14, 2026 6:12 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
IKUTI SUSBANPIM: Puluhan anggota Banser di Jateng mengikuti Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Pusdik Binmas Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menghadiri Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Pusdik Binmas Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026).

Di hadapan para kader Banser, Ahmad Luthfi menegaskan kalau peran Barisan Ansor Serbaguna sekarang nggak cuma soal pengamanan kegiatan atau urusan organisasi semata.

Menurutnya, Banser punya posisi penting buat menjaga suasana masyarakat tetap kondusif di tengah kondisi global yang makin nggak pasti. “Di tengah kondisi global yang tidak menentu ini, Banser berperan sebagai pendingin agar masyarakat tidak panas,” katanya.

Baca juga: Agustina Apresiasi Aksi Ansor, Banser dan KNPI di Jalur Pantura

Kalimat itu terasa relate banget dengan kondisi sekarang. Media sosial makin ramai, informasi campur hoaks susah dibedakan, sementara gesekan di masyarakat gampang muncul gara-gara provokasi kecil.

Luthfi bilang, Susbanpim bukan sekadar tempat latihan kepemimpinan biasa. Tapi jadi ruang pembentukan kader yang punya karakter kuat dan tetap berpegang pada nilai ahlussunah wal jamaah.

Makin Kompleks

Ia juga nitip pesan supaya kader Banser punya disiplin, loyalitas, wawasan kebangsaan, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan menghadapi tantangan zaman yang makin kompleks.

Menurutnya, ancaman ke depan nggak main-main. Mulai dari arus hoaks dan disinformasi yang bisa memicu konflik horizontal, radikalisme, intoleransi, politik identitas, sampai ancaman bencana alam yang hampir tiap tahun menghantui Jawa Tengah. “Banjir, longsor, rob, sampai aktivitas gunung api jadi tantangan yang harus dihadapi bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Addin Jauharudin mengatakan, organisasi nggak akan maju tanpa membangun kualitas sumber daya manusia.

Baca juga: Baru April, Jateng Sudah Didera 162 Bencana

Karena itu, transformasi kaderisasi Ansor terus dilakukan agar kader Banser dan Ansor bisa lebih adaptif menghadapi perubahan zaman. “Ke depan sahabat Ansor harus berdaya guna dan bermanfaat untuk pribadi, keluarga, dan masyarakat di daerahnya,” kata Addin.

Di tengah zaman ketika orang lebih gampang jadi “komentator” ketimbang penolong, pesan soal jadi pendingin suasana terasa makin penting. Sebab kadang yang bikin keadaan gaduh bukan kurangnya orang pintar, tapi terlalu banyak yang hobi menyulut api sambil merasa paling benar. (tebe)

You Might Also Like

Solo Siap Sambut Mudik! Respati Minta Semua Pihak Kompak Amankan Lebaran

Jelang Pembukaan Seleksi CASN 2026, Pemprov: Jangan Percaya Calo Berkedok Orang Dalam

Gak Ada Gebrakan, UMP Jateng 2026 Masih akan Jadi Terendah Nasional?

Jelang Ramadan Polda Jateng Gelar Operasi Lalu Lintas: Ini Cara Bedakan Surat Tilang Asli dan Palsu

Lewat Perangko, Agustina Ajak Publik Rawat Sejarah Bangsa

TAGGED:ahmad luthfibanserbencana jatengpemprov jatengpwnu jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Siap “Kunci” Lahan Pertanian Lewat Perda
Next Article Ibu-Ibu Pegang Pisau Kurban, Ternyata Hukumnya Bikin Banyak Kaget

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Nataru Boleh Libur, Layanan Kesehatan Semarang Nggak Ikut Cuti

Desember 22, 2025
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat rapat dengan Kementerian Keuangan RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (19/8/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

Januari 31, 2026
Ilustrasi KMP Siginjai dengan rute Jepara-Karimunjawa.
Info

Liburan Jadi Zonk! Kapal ke Karimunjawa Rusak, Bikin Wisatawan Naik Darah

Desember 26, 2025
SAKSI SIDANG--Pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Ana Devi (berkerudung) meninggalkan sidang usai bersaksi dan berdebat dengan terdakwa Sudewo, Senin (27/7/2026). (bae)
Hukum

Sidang Bupati Pati Nonaktif Panas, Sudewo Muntab Merasa ‘Ditantang’ Pegawai KPK

Juli 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jangan Ikut Bikin Panas, Pesan Ahmad Luthfi ke Banser
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?