Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buah MBG Anak SD Tak Boleh Asal Sajikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Buah MBG Anak SD Tak Boleh Asal Sajikan

Nugroho P.
Last updated: September 27, 2026 7:08 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi Buah-buahan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Buah yang masuk dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa SD ternyata tidak cukup hanya dipilih karena rasanya enak atau kandungan vitaminnya tinggi. Cara memotong, tingkat kematangan, sampai kondisi buah saat disajikan juga perlu diperhatikan supaya anak tetap aman saat makan.

Contents
Buah Bukan Sekadar PelengkapBentuk Buah Perlu Jadi PerhatianAnggur dan Kelengkeng Jangan Disajikan UtuhIni Pilihan Buah yang PraktisMenu MBG Perlu Dievaluasi

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, Sp.GK, mengatakan buah punya peran penting dalam pola makan anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Selain memasok vitamin dan mineral, buah juga mengandung serat serta antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh.

Saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/9/2026), dr. Igus menjelaskan buah juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan mendukung konsentrasi anak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Buah Bukan Sekadar Pelengkap

Dalam konsep gizi seimbang “Isi Piringku”, buah menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan. Kebiasaan mengonsumsi buah sejak usia sekolah juga bisa menjadi bekal agar anak terbiasa dengan pola makan sehat sampai dewasa.

Kandungan vitamin A dan C, mineral, serat alami, serta antioksidan membuat buah punya manfaat yang cukup beragam. Karena itu, kehadirannya dalam menu MBG bukan sekadar pemanis atau pelengkap makanan utama.

Namun, manfaat tersebut perlu dibarengi dengan cara penyajian yang tepat. Buah yang sebenarnya sehat bisa menimbulkan masalah jika diberikan dalam bentuk yang berisiko membuat anak tersedak.

Bentuk Buah Perlu Jadi Perhatian

Menurut dr. Igus, buah untuk siswa SD sebaiknya tidak disajikan dalam bentuk bulat, licin, dan berukuran hampir sebesar saluran tenggorokan. Bentuk seperti itu bisa lebih mudah masuk ke tenggorokan secara utuh.

Buah sebaiknya dipotong memanjang atau dibuat dalam ukuran sekali suap. Cara sederhana ini bisa membantu mengurangi risiko tersedak ketika anak sedang makan.

Tingkat kematangan buah juga jangan luput dari perhatian. Buah yang terlalu keras bisa menyulitkan anak saat mengunyah, sedangkan buah yang terlalu lembek juga kurang ideal untuk disajikan.

Biji yang keras dan licin pun sebaiknya sudah dibuang sebelum buah diberikan kepada siswa. Selain itu, kulit buah harus dicuci sampai bersih agar tidak ada sisa kotoran, getah, pestisida, maupun kontaminasi dari tanah.

Anggur dan Kelengkeng Jangan Disajikan Utuh

Kelengkeng dan anggur termasuk buah yang perlu mendapat perhatian ekstra. Bentuknya bulat, licin, dan pada jenis tertentu terdapat biji keras sehingga berpotensi menjadi choking hazard.

Risikonya bisa makin besar jika anak makan sambil bercanda, berbicara, atau terburu-buru. Karena itu, buah seperti kelengkeng sebaiknya dikupas dan bijinya dibuang sebelum dibagikan.

Untuk anggur, buah dapat dibelah menjadi dua bagian sebelum disajikan. Jika buah diberikan dalam kondisi utuh, dr. Igus menyarankan adanya pendampingan guru atau pengawas serta instruksi yang jelas kepada siswa.

Pendampingan menjadi penting terutama ketika jenis buah yang diberikan memiliki karakteristik yang lebih berisiko. Dengan begitu, anak tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga belajar cara makan yang aman.

Ini Pilihan Buah yang Praktis

Untuk menu MBG, dr. Igus memberikan sejumlah pilihan buah yang dinilai bergizi sekaligus relatif praktis disiapkan dalam jumlah banyak.

1. Pisang

Pisang menjadi salah satu pilihan sederhana karena teksturnya lembut, mudah dimakan, dan kaya kalium serta sumber energi. Buah ini juga tidak membutuhkan proses pemotongan yang rumit sehingga praktis untuk distribusi.

2. Pepaya, melon, dan semangka

Ketiga buah tersebut bisa diberikan dalam bentuk potongan. Kandungan airnya cukup tinggi sehingga cocok untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan, sementara teksturnya juga relatif mudah dikunyah anak.

3. Jeruk manis

Jeruk bisa disajikan dalam kondisi sudah dikupas atau diiris. Kandungan vitamin C menjadi salah satu keunggulannya, ditambah rasa manis yang umumnya cukup mudah diterima anak-anak.

4. Apel dan pir

Apel serta pir tetap bisa masuk menu MBG dengan catatan cara penyajiannya diperhatikan. Buah sebaiknya dipotong memanjang dalam ukuran sekali makan dan bagian bijinya dibuang terlebih dahulu.

Menu MBG Perlu Dievaluasi

Menurut dr. Igus, evaluasi buah dalam program MBG bisa dilakukan dari sisi penyajian maupun pemilihan jenis buah. Penyesuaian sederhana seperti membuang biji dan mengubah bentuk potongan dapat menjadi langkah cepat untuk mengurangi risiko tersedak.

Sementara itu, evaluasi jenis buah bisa membantu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memilih buah lokal yang tidak cuma bernutrisi, tetapi juga mudah disiapkan dalam jumlah besar.

Pilihan buah yang tepat juga membuat proses distribusi makanan di sekolah menjadi lebih praktis. Faktor keamanan perlu dipikirkan sejak buah dipilih, diolah, dikemas, hingga akhirnya dikonsumsi siswa.

Dengan begitu, buah dalam program MBG tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan gizi anak. Menu tersebut juga bisa menjadi kesempatan untuk mengenalkan kebiasaan makan sehat sekaligus mengajarkan cara mengonsumsi makanan dengan aman sejak usia sekolah. (*)

You Might Also Like

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

Prabowo Klaim Pemimpin Dunia Ingin Belajar MBG ke Indonesia, Faktanya TNI AD Belajar MBG ke Singapura

Puntung Rokok Dalam Ompreng Bocah, Dapur MBG Langsung Disorot

Bukan Cuma Nilai Rapor, Anak Punya 8 Kecerdasan

Catat Ini, Keracunan MBG Terjadi di 70 Lokasi dan Seret Korban  5.914

TAGGED:anak sdbuah-buahangiziMBG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Buah MBG Anak SD Tak Boleh Asal Sajikan

Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PASAR MODAL - Ilustrasi pasar saham atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ekonomi

Investor Muda Andy Hakim Usul MBG IPO di BEI, Biar Ritel Unyu Bisa Ikut Punya Sahamnya

Juni 9, 2026
DIPECAT - Presiden Prabowo Subianto memecat Dadan Hindayana dari Kepala BGN. (ist)
Info

Program MBG Disebut Netizen ‘Makan Beracun Gratis’, Kepala BGN Angkat Bicara

Oktober 2, 2025
Tips

Anak Ogah Makan Sayur? Trik Santai Ini Malah Lebih Ngena

Juli 5, 2026
Tips

Warning.. Kulit Badan Juga Butuh Dirawat, Bukan Wajah Saja

Juli 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buah MBG Anak SD Tak Boleh Asal Sajikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?