Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya

Nugroho P.
Last updated: September 27, 2026 6:38 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi Remaja SMP menggunakan skincare.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Penggunaan skincare kini makin dekat dengan keseharian remaja. Bahkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyoroti kebiasaan anak usia SMP yang sudah mulai membeli dan memakai berbagai produk perawatan kulit.

Contents
Skincare Ilegal Masih Mudah DitemukanApoteker Diminta Ikut Kasih EdukasiBukan Cuma Skincare yang Perlu DiawasiJangan Sampai Jadi Bom Waktu

Wakil Kepala Dinkes DKI Jakarta Savitri Handayana meminta masyarakat tidak asal memilih skincare hanya karena tergiur tren atau ingin tampil lebih menarik. Menurutnya, produk kecantikan yang tidak aman bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Hal ini disampaikan Savitri saat menghadiri World Pharmacists Day 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/9/2026). Ia menyinggung makin mudahnya remaja mengakses produk kecantikan, terutama melalui platform online.

Savitri mengatakan, usia pengguna skincare sekarang semakin muda. Anak yang masih duduk di bangku SMP pun sudah bisa dengan mudah membeli produk perawatan kulit hanya lewat beberapa kali klik.

Kemudahan tersebut, menurut dia, perlu diimbangi dengan pengetahuan yang cukup. Jangan sampai remaja membeli skincare hanya karena mengikuti tren media sosial tanpa mengecek keamanan dan legalitas produknya.

Skincare Ilegal Masih Mudah Ditemukan

Dinkes DKI Jakarta juga menyoroti masih adanya produk skincare yang belum memiliki legalitas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Produk semacam ini tetap bisa beredar dan dijual secara bebas, termasuk melalui toko online.

Savitri mengatakan, kecepatan transaksi digital membuat produk kecantikan bisa sampai ke tangan pembeli dalam waktu singkat. Kondisi itu membuat masyarakat perlu lebih teliti sebelum membeli.

Menurutnya, keinginan untuk tampil cantik merupakan hal yang wajar. Namun, keinginan tersebut jangan sampai membuat konsumen mengabaikan faktor keamanan produk yang digunakan.

Karena itu, para apoteker yang dikukuhkan sebagai Agent of Change dalam World Pharmacists Day 2026 diharapkan ikut aktif memberikan edukasi kepada masyarakat.

Apoteker Diminta Ikut Kasih Edukasi

Edukasi dinilai penting karena konsumen tidak selalu memahami kandungan maupun risiko dari produk kecantikan yang mereka beli. Terlebih, informasi mengenai skincare di internet sangat beragam dan tidak semuanya bisa dijadikan acuan.

Savitri juga mengingatkan para pelaku usaha kecantikan agar memastikan produk yang mereka pasarkan sudah memenuhi ketentuan dan memiliki legalitas yang diperlukan.

Masyarakat pun disarankan tidak langsung percaya pada klaim produk yang beredar di media sosial. Mengecek legalitas dan informasi produk menjadi langkah sederhana sebelum memutuskan untuk membeli.

Perhatian Dinkes ini juga dikaitkan dengan kekhawatiran terhadap meningkatnya angka penderita kanker. Savitri meminta penggunaan produk yang berpotensi mengandung bahan berbahaya tidak dianggap sebagai persoalan sepele.

Bukan Cuma Skincare yang Perlu Diawasi

Selain urusan skincare, Savitri mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi obat. Penggunaan obat tanpa memperhatikan aturan dan kebutuhan medis juga dapat menimbulkan masalah kesehatan serius.

Ia mencontohkan kondisi pasien yang harus menjalani cuci darah. Menurut Savitri, pasien yang menjalani prosedur tersebut kini tidak hanya berasal dari kelompok usia lanjut.

Bahkan, ia menyebut sudah ada masyarakat berusia sekitar 20 tahun yang menjalani cuci darah. Kondisi itu menjadi pengingat bahwa masalah kesehatan serius juga bisa dialami kelompok usia muda.

Karena itu, pola hidup sehat dan kehati-hatian dalam mengonsumsi obat perlu dibiasakan sejak usia muda.

Jangan Sampai Jadi Bom Waktu

Savitri berharap peningkatan angka harapan hidup di DKI Jakarta juga dibarengi dengan kualitas kesehatan yang baik. Menurutnya, panjang umur saja tidak cukup jika masyarakat justru harus menghadapi berbagai penyakit pada usia produktif.

Ia menilai kesehatan masyarakat menjadi bagian penting agar peningkatan usia harapan hidup tidak justru menjadi beban di kemudian hari.

Savitri juga mengingatkan bahwa persoalan kesehatan tidak bisa hanya ditangani ketika seseorang sudah sakit. Edukasi dan kebiasaan hidup sehat perlu dibangun sejak dini, termasuk dalam memilih skincare maupun obat.

Bagi remaja yang mulai menggunakan skincare, kehati-hatian menjadi hal penting. Produk yang aman dan memiliki legalitas jelas perlu menjadi pertimbangan, bukan sekadar mengikuti tren atau mengejar hasil instan. (*)

You Might Also Like

Gas Mudik Gratis Jakarta 2026, Ini Klik Linknya!

Jarang Upload Foto di Medsos, Orang Ini Punya Karakter Langka dan Khusus

Jangan Asal Share, Ini Adab Tabayyun dalam Islam

Olahraga Tetap Penting, Tapi Penderita Jantung Jangan Asal Gas

Bukan Cuma Nilai Rapor, Anak Punya 8 Kecerdasan

TAGGED:anak smpkesehatankesehatan kulitremaja smpresiko skincareskincare
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto
Next Article Buah MBG Anak SD Tak Boleh Asal Sajikan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Buah MBG Anak SD Tak Boleh Asal Sajikan

Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Gaji UMR Mana Bisa Beli Rumah Cash? Eits, Nih Cara Nyatanya!

Oktober 9, 2025
Tips

Jangan Salah Paham, Lima Operasi Ini Tak Ditanggung BPJS

Desember 29, 2025
Tips

Awas, Leher Wangi Tiap Hari, Dokter Bongkar Mitos Tiroid Kanker

Juni 2, 2026
Tips

Jerawat Muncul Terus? Kenali Bedanya Dipicu Stres atau Hormon Tubuh

Juli 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?