Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 50 Biksu Jalan Kaki Lintas Kota ke Borobudur
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

50 Biksu Jalan Kaki Lintas Kota ke Borobudur

Bayangin perjalanan lintas kota tanpa kendaraan, cuma jalan kaki, sambil bawa misi damai. Itulah yang bakal dilakukan puluhan biksu dari berbagai negara di momen Waisak 2026. Pelan, hening, tapi penuh makna.

T. Budianto
Last updated: Mei 7, 2026 10:02 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PERJALANAN SPIRITUAL: Sejumlah biksu dari Thailand melakukan perjalanan spritual Thudong menuju Candi Borobudur melintasi Stasiun Kereta Api Kendal menyambut Hari Raya Waisak tahun lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Sebanyak 50 biksu dari berbagai negara bakal ikut dalam kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026, sebuah perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026.

Info ini disampaikan langsung oleh panitia saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Rabu (6/5/2026). Ketua panitia Walk for Peace, Alex Fernando menjelaskan, perjalanan para biksu dimulai dari Bali, lalu masuk ke Jateng lewat Sragen.

Baca juga: Momen Langka di Borobudur: Presiden Macron Sentuh Patung Buddha di Puncak Candi

Dari sana, mereka akan lanjut ke Surakarta, Klaten, Yogyakarta, Muntilan, hingga akhirnya tiba di Borobudur. “Puncaknya nanti ikut Waisak Nasional tanggal 31 Mei,” jelas Alex.

Nggak cuma jalan kaki, perjalanan ini juga diisi berbagai kegiatan. Di Surakarta misalnya, bakal ada pemasangan ornamen Waisak dan meditasi bersama. Jadi bukan sekadar transit, tapi juga jadi ruang interaksi dan refleksi.

Beragam Agenda

Rangkaian Waisak sendiri bakal berlangsung cukup panjang, dari 19 Mei sampai 6 Juni 2026. Agendanya beragam, mulai dari kirab, pindapata (ritual derma), meditasi, donor darah, sampai perjalanan spiritual menuju Borobudur.

Gubernur Luthfi menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, momen seperti ini bukan cuma soal keagamaan, tapi juga jadi ruang buat memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.

Baca juga: Jateng Lagi Ramai: Dari Desa Sunyi Sampai Borobudur, Semua Jadi Magnet

“Nanti kami upayakan bisa ikut serta,” ujarnya. Pemprov Jateng juga siap mendukung dari sisi teknis, mulai dari pengamanan sampai fasilitasi kegiatan supaya semuanya berjalan lancar.

Di saat banyak orang sibuk “lari” ngejar dunia, para biksu ini justru memilih berjalan pelan demi damai. Mungkin pesannya sederhana: kadang yang kita butuh bukan langkah cepat, tapi arah yang benar. (tebe)

You Might Also Like

Luthfi Targetkan Rumah Tak Layak Huni Tuntas dalam Lima Tahun

Rahasia di Balik Mandi Wajib, Bukan Cuma Soal Suci, Tapi Begini

Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat

Bus Damri Nyapa Karimunjawa

Hari Ini Khofifah Diperiksa KPK soal Korupsi Dana Hibah di Polda Jatim

TAGGED:biksucandi borobudurheadlinepemprov jatengthudong
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Angka Backlog Jateng Turun, Semua Warga Sudah Kebagian?
Next Article BERTEKUK LUTUT - Kiai Ashari, yang telah memperkosa 50 santriwati, dipaksa bertekuk lutut setelah ditangkap polisi di Wonogiri, Kamis (7/5/2026). (ist) BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Beasiswa Santri? Gus Yasin Kasih Sinyal Tegas: Jangan Coba-coba Titip Nama!

Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan

Wayang Jawa-Betawi Satukan Perantau di Blok M Hub

Pemadaman Bergilir Bikin Heboh, PLN Akhirnya Buka Suara

Nusakambangan Tak Cuma Penjara, Kini Panen Udang, Telur hingga Harapan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemkot Turunkan Beban Petani

November 24, 2025
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Info

Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang

Februari 10, 2026
Hukum

Sekali Jalan Rp200 Ribu, Risiko Seumur Hidup Bui

Februari 23, 2026
Fokus

Hujan Belum Turun, Warga Karonsih Selatan Sudah Keburu Deg-degan

Mei 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 50 Biksu Jalan Kaki Lintas Kota ke Borobudur
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?