Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo

R. Izra
Last updated: Mei 5, 2026 5:07 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng, Moch Fatkhuronji menjelaskan kasus pencabulan di Pati, Selasa (5/5/2026). (bae)
Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng, Moch Fatkhuronji menjelaskan kasus pencabulan di Pati, Selasa (5/5/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kemenag Jawa Tengah ambil langkah tegas. Izin Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo di Pati dicabut buntut kasus kiainya cabuli santri.

“Hari ini juga akan muncul surat pemberhentian tanda daftar pesantren,” kata Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng, Moch Fatkhuronji, Selasa (5/5/2026).

Di ponpes itu, total ada 252 santri. Mereka ada yang khusus mondok, ada juga yang sambil sekolah dari tingkat RA sampai MA.

Bacaaja: Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu
Bacaaja: Puluhan Santri Diduga Keracunan MBG saat Prabowo Kunjungi Cilacap, 22 Orang Rawat Inap

Informasi yang diterima Kemenag, baru delapan santriwati yang resmi melapor ke polisi. Tapi kabarnya, jumlah korban bisa jauh lebih banyak, bahkan disebut mencapai 50 orang.

“Jumlah yang baru melapor, kami terima delapan santriwati,” kata Fatkhuronji.

Kemenag juga langsung pasang rem. Ponpes ini dilarang menerima santri baru untuk tahun ajaran 2026/2027.

Sosok pelaku juga disingkirkan. Pendiri ponpes, Ashari, dinonaktifkan dan dikeluarkan dari yayasan.

Lalu nasib santri dan guru gimana? Kemenag bilang tidak akan dibiarkan terlantar.

Guru bakal dipindah ke sekolah sekitar. Sementara sebagian santri dikembalikan ke orang tua dan lanjut belajar daring.

Untuk siswa kelas akhir, tetap belajar tatap muka. Tapi lokasinya bukan di ponpes, melainkan dititipkan di rumah guru.

Kasus ini sendiri sebenarnya sudah lama dilaporkan. Korban melapor sejak pertengahan 2024, tapi sempat mandek cukup lama.

Baru pada April 2026, penyelidikan jalan lagi. Lalu 28 April, polisi menetapkan Ashari sebagai tersangka.

Kondisi itu bikin warga Pati naik pitam. Mereka sampai menggeruduk ponpes pada awal Mei 2026 kemarin.

Korban disebut mengalami pelecehan sejak SMP hingga lulus MA. Rentangnya cukup lama, sekitar 2020 sampai 2024.

Kemenag menegaskan fokus utama sekarang adalah korban. Pendampingan akan diberikan, sementara proses hukum diserahkan ke aparat. (bae)

You Might Also Like

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

Belikopi Jadi Sponsor Utama PSIS

Peta Strategi PDIP Pasca-Comeback Hasto Kristiyanto

Jangan Cuma Stadion yang Ramai, UMKM Juga Harus Panen Cuan

Datang Pengennya Gusur Ternak Babi, SPPG di Sragen Akhirnya Malah Direlokasi

TAGGED:cabut izinheadlinekemenagpatiponpes ndholo kusumoponpes tahfidzul quran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pabrik Rp1,1 T di Kendal Siap Serap Ribuan Warga
Next Article Pemprov Dikasih Alat “Nyedot Air dari Udara”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Puskampol Pertanyakan Akurasi Data Intelijen, Polemik Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo

MASA DEPAN PEMILU - Seminar Nasional Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip), membahasa masa depan hukum Pemilu di Indonesia.

Politik Uang hingga Putusan Ijazah Gibran Jadi Sorotan, KSHI FH Undip Bahas Masa Depan Hukum Pemilu

LIMPAHKAN TERSANGKA: Dua tersangka kasus penyelundupan 1,59 juta batang rokok ilegal, BF dan ASE (kaus oranye) diserahkan penyidik ke penuntut umum Kejari Kota Semarang. (ist)

Penyelundup 1,59 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Truk Tangki Air Segera Diadili

Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.

Rekor di Asia Tenggara! Orang Indonesia Doyan Bikin Gambar Pakai Gemini AI, Sehari 9 Juta Gambar

Pemkab Ajak Warga Ngawi Melek Tata Ruang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TOREHKAN SEJARAH - Reihan, alumni JIDS, resmi menorehkan sejarah sebagai orang asing pertama yang menjadi sopir bus profesional di kawasan Fuji Five Lakes, Prefektur Yamanashi, Jepang.
Info

Alumni JIDS Kembali Torehkan Prestasi di Jepang, Sopir Bus Asing Pertama di Prefektur Yamanashi

Oktober 28, 2026
JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)
Info

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Juni 26, 2026
Daerah

Kota Semarang “Nabung” Sejuta Liter Air Hadapi Kemarau Panjang

April 9, 2026
Ekonomi

“THR” Ojol 2026 Kapan Cair? Kemnaker: Tinggal Nunggu Tanggal Mainnya

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?