Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pabrik Rp1,1 T di Kendal Siap Serap Ribuan Warga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Pabrik Rp1,1 T di Kendal Siap Serap Ribuan Warga

Di tengah dunia yang lagi nggak pasti, Jateng malah keliatan makin “laku keras”. Investor asing nggak cuma datang, mereka bawa duit triliunan dan buka peluang kerja gede-gedean.

T. Budianto
Last updated: Mei 5, 2026 4:15 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
GROUNDBREAKING PROYEK: Groundbreaking proyek pembangunan pabrik kemasan kertas asal Tiongkok, PT Hoi Fu di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kepercayaan investor ke Jawa Tengah lagi naik level. Terbaru, perusahaan kemasan kertas asal Tiongkok, PT Hoi Fu, resmi menanamkan investasi jumbo senilai Rp1,12 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal.

Nggak cuma soal angka, investasi ini juga bawa efek nyata: peluang kerja buat sekitar 1.000 orang. Lumayan banget buat ngurangin angka pengangguran sekaligus ngasih napas baru buat ekonomi lokal.

Baca juga: Jateng Tawarkan Iklim Investasi Kondusif, 15 Proyek Strategis Siap Digarap

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng, Sakina Rosellasari menyebut, keamanan dan iklim usaha yang kondusif jadi “magnet utama” buat investor asing. Nggak heran, di triwulan I 2026 aja, investasi asing mendominasi hingga 58 persen dari total Rp23,02 triliun yang masuk ke Jateng.

“Keamanan dan kenyamanan berusaha itu penting. Ketika investor masuk, mereka harus merasa aman,” jelasnya.

Selain faktor keamanan, Jateng juga kasih “karpet merah” lewat berbagai insentif: mulai dari tax allowance, tax holiday, sampai tax deduction. Belum lagi sistem perizinan yang dipermudah lewat administrator di kawasan KEK, biar investor nggak ribet urusan birokrasi.

Bantuan Pemprov

Pemprov Jateng juga nggak cuma nonton dari jauh. Mereka ikut turun tangan dari awal, mulai dari urus perizinan sampai bantu komunikasi dengan kementerian kalau ada kendala.

Menariknya, relasi dengan investor juga dijaga lewat asosiasi dagang dari berbagai negara. Jadi kalau ada masalah, bisa langsung dicarikan jalan keluar. Efeknya? Investor yang puas biasanya “bawa temen”, alias ngajak investor lain masuk. Groundbreaking proyek ini sendiri sudah digelar pada Sabtu (2/5/2026), dihadiri Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso.

Baca juga: Rute Internasional Bikin Investor Singapura Rajin Datang

Secara keseluruhan, KEK Kendal memang lagi jadi primadona. Sampai triwulan I 2026, total investasi di kawasan ini sudah tembus Rp101,93 triliun, dengan serapan tenaga kerja mencapai 117.941 orang. Bahkan, dampaknya ikut ngerek pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal sampai 9 persen.

Di saat banyak daerah sibuk cari investor, Jateng malah kayak lagi open house, yang datang nggak cuma satu, tapi bawa “oleh-oleh” triliunan. Tinggal dijaga aja, jangan sampai yang datang betah, tapi yang lokal cuma jadi penonton. (tebe)

You Might Also Like

Layer Baru Cukai Rokok, Koalisi Sipil: Ini Bukan Solusi, Tapi Jalan Mundur

BBM Naik, Pemprov Siapkan Operasi Pasar

Setnov Bebas Bersyarat: Udara Segar Buat Koruptor

Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri

Tak Sekadar Dilestarikan, Budaya Semarang Dihidupkan untuk Masa Depan Wisata

TAGGED:dpmptsp jatengheadlineinvestasi jatengkek kendalpemrov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sukses Bertahan, COO PSIS Apresiasi Kerja Keras Tim
Next Article Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng, Moch Fatkhuronji menjelaskan kasus pencabulan di Pati, Selasa (5/5/2026). (bae) Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Cat Pink, Bunga, dan Protes yang Berakhir di Pos Satpam: Pembukaan ARTJOG 2026 Ricuh

PEMADAMAN LISTRIK - Ilustrasi nyala lilin jadi penerang saat pemadaman listrik bergilir oleh PLN.

Pemadaman Listrik Bergilir Bikin Peternak Ayam Ketar-ketir, PLN Jateng Buka Suara

NOBAR BOLA--Masyarakat menunggu siaran pertandingan Piala Dunia di Teratai Lounge yang ruangannya dihias meriah dengan ornamen bendera negara-negara peserta. (ist)

Tim Besar Jadi Magnet Penonton, Nobar Piala Dunia Makin Ramai

NIKAH MASSAL--Maria tersenyum lebar usai dipinang suaminya di nikah massal Unnes, Jumat (19/6/2026). (bae)

Bu Maria Riang-Gembira Dipinang Berondong di Nikah Massal Unnes

ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Ekonomi

Kemenkeu Tepuk Meja, Isu Purbaya Dalang Duit Korupsi

Desember 29, 2025
LAPORAN KINERJA: Ketua DPR RI Puan Maharani menyerahkan laporan kinerja DPR Tahun Sidang 2024-2025 kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10). Penyerahan laporan ini sekaligus menandai penutupan Masa Sidang I Tahun Sidang 2025-2026. (Foto: Ist)
Nasional

Tutup Masa Sidang DPR, Puan Ingatkan Demokrasi Butuh Kedewasaan, Bukan Saling Menyalahkan

Oktober 2, 2025
Fokus

Anak Muda Semarang Kreatif, tapi Minim “Panggung”

April 29, 2026
Info

Lap-Lap Altar, Cuci Aura: Tay Kak Sie Mode Bersih Jelang Imlek

Februari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pabrik Rp1,1 T di Kendal Siap Serap Ribuan Warga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?