Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ratapan Tangis Bella Pecah di Penjara, Tak Kuasa Tahan Rindu kepada Anak Bayinya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ratapan Tangis Bella Pecah di Penjara, Tak Kuasa Tahan Rindu kepada Anak Bayinya

R. Izra
Last updated: Mei 4, 2026 2:37 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Bella Puspita Sari menangis di pengadilan usai sidang pembacaan peninjauan kembali, Senin (4/5/2026). (bae)
Bella Puspita Sari menangis di pengadilan usai sidang pembacaan peninjauan kembali, Senin (4/5/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Air mata Bella Puspita Sari tak terbendung. Suaranya bergetar, kalimatnya terputus-putus, saat ia mencoba bercerita tentang dua anaknya yang kini jauh dari pelukannya.

Sudah lebih dari sebulan Bella mendekam di Lapas Perempuan Semarang. Waktu yang terasa panjang, apalagi bagi seorang ibu dengan anak 5 bulan dan 6 tahun.

“Kalau kangen sama anak itu ya pastilah,” ucap Bella usai sidang pengajuan Peninjauan Kembali atas kasus penggelapan yang menjeratnya, Senin (4/5/2026).

Bacaaja: Kisah Pilu Bella, Audit Janggal Antarkan Dia ke Penjara dan Dipaksa Pisah dari Bayinya
Bacaaja: Keluarga Eks-Sekda Klaten Menangis di Ruang Sidang, Jaka Sawaldi Divonis 2 Tahun Penjara

Ia mengaku tak kuat jika harus berbicara langsung dengan anaknya yang besar. Bahkan sekadar mendengar suara pun, ia memilih menghindar.

“Saya enggak berani tanya, saya enggak berani ngobrol juga sama anak saya yang besar karena saya enggak sanggup,” imbuh Bella sambil menangis.

Setiap hari, ia hanya bisa menitip kabar lewat orang tua dan suaminya. Ia memastikan anak-anaknya dalam kondisi baik, meski hatinya terus dihantui rasa rindu.

“Paling cuman saya tanya lewat orang tua saya tiap hari,” katanya lirih.

Anaknya yang kecil kini berusia sekitar 5 bulan. Di usia itu, sang bayi masih sangat butuh ibunya, tapi harus terpisah karena keadaan.

Menurutnya, hubungan dengan anak sulungnya sangat dekat. Itu yang membuat perpisahan ini terasa makin menyakitkan.

“Apalagi meninggalkan anak saya yang besar yang dia dekat sekali sama saya jadi saya enggak bisa,” lanjutnya.

Namun momen paling menyayat terjadi saat ia sempat bertemu anaknya. Waktu yang singkat justru meninggalkan luka lebih dalam.

“Saya sampai lupa itu wajah anak saya yang kecil karena kan saya tinggal sudah lebih dari 1 bulan. Saya tanya, ‘Itu anak saya?’” katanya sambil meneteskan air mata.

Bella mengaku sempat blank. Perasaan campur aduk antara rindu, sedih, dan tak percaya harus menjalani situasi seperti ini.

Kini kedua anaknya dirawat oleh orang tua serta suaminya. Ia hanya bisa berharap mereka tetap kuat tanpa kehadirannya.

Di balik semua itu, Bella merasa dirinya menjadi korban kriminalisasi. Ia yakin tidak bersalah dalam perkara yang menjeratnya.

Harapan kini digantungkan pada upaya PK yang tengah diajukan. Ia ingin mendapatkan keadilan, sekaligus kembali ke rumah untuk memeluk anak-anaknya lagi. (bae)

You Might Also Like

Layanan Cepat Tanpa Drama, Dua Menteri Puji MPP Semarang

Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai

Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 

Dua ASN Pemprov Jateng Kena Batunya, Tersangka Kasus Serobot Tanah Bulog

Klik Undangan, Duit Rp1,3 Miliar di Rekening Junaenah, Wakil Ketua DPRD Batang Amblas

TAGGED:balitabayibella puspitaheadlinepenjaraSemarangtangis bella
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu) Lagi-lagi Silayur Telan Tumbal, Bocah Kecil Tewas setelah Kecelakaan Motor Vs Truk
Next Article Dipulangkan Diam-Diam, WNA Malaysia Tersandung Kasus Akhirnya Dideportasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bella Puspita Sari didampingi penasihat hukumnya menjalani sidang pemeriksaan PK di PN Semarang, Senin (4/5/2026). (bae)

Bella Ajukan PK, Berharap Bebas dari Jerat Hukum dan Kembali Berkumpul dengan Bayinya

NELAYAN DEMO HARGA SOLAR - Ribuan nelayan di Pati menggelar aksi demonstrasi di Alun-alun Pati, menuntut penurunan harga solar non-subsis, Senin (4/5/2026).

Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!

Potongan Ojol Mau Dipangkas, Pemerintah Siap Panggil Aplikator

Liburan Luar Negeri Tetap Nyaman Tanpa Ribet Buat Muslim

Makan Enak Tiap Hari, Diam-Diam Bisa Picu Risiko Kanker

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi kapal keruk.
Info

Kapal Keruk Buat Bencana Kena Bea Cukai Rp30 M, Purbaya: Gak Masuk Akal!

Januari 13, 2026
JALANI SIDANG: Aipda Robig Zaenudin menjalani sidang lanjutan kasus penembakan siswa SMK di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (29/7). (Foto: bae)
Hukum

Robig si Pembunuh Gamma Dipecat dari Polri, Irwan Anwar Melenggang Kangkung

Agustus 15, 2025
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin. (ist))
Hukum

Gus Yasin Respons OTT KPK Bupati Pati Sudewo: Pelayanan Publik Tetap Jalan

Januari 20, 2026
Hukum

Tambah Waspada, Keripik Pisang Disemprot Narkoba Kejari Bogor Berhasil Musnahkan

Desember 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ratapan Tangis Bella Pecah di Penjara, Tak Kuasa Tahan Rindu kepada Anak Bayinya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?