Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pekerja Media Suara Merdeka Kecewa, Tawaran Solusi Disnaker Dianggap Nggak Adil
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pekerja Media Suara Merdeka Kecewa, Tawaran Solusi Disnaker Dianggap Nggak Adil

R. Izra
Last updated: April 17, 2026 7:39 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Pekerja media SM didampingi penasihat hukumnya dari LBH Semarang menilik berkas anjuran tripartit dari Disnaker Kota Semarang. (ist)
Pekerja media SM didampingi penasihat hukumnya dari LBH Semarang menilik berkas anjuran tripartit dari Disnaker Kota Semarang. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Lima pekerja media Suara Merdeka (SM) mengaku kecewa dengan hasil anjuran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang. Mereka menilai isi anjuran dan risalah perundingan tidak berpihak dan cenderung mengabaikan tuntutan utama.

Pendamping hukum pekerja SM dari LBH Semarang, Amadela Andra Dynalaida, menyebut tidak semua tuntutan pekerja diakomodir. Padahal sejak awal, tuntutan diajukan sebagai satu kesatuan.

“Yang dimasukkan hanya soal selisih upah, THR, dan pengaktifan JHT. Sementara denda keterlambatan dan pemotongan upah 45 persen malah dikesampingkan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Bacaaja: 5 Pekerja Media Tertua di Jateng Siap Tempuh PHI, Rundingan di Disnaker Semarang Gagal
Bacaaja: Pulang Malam Bawa Lelah, Berangkat Sore Bawa Doa: Marlan Terus Ngantor Meski 8 Bulan Tak Digaji

Menurut Amadela, alasan mediator yang mempertimbangkan kondisi perusahaan juga dipersoalkan. Ia menilai klaim kerugian perusahaan tidak pernah dibuktikan secara terbuka.

“Mediator itu harus netral dan berbasis aturan. Bukan menilai kondisi keuangan perusahaan tanpa audit yang jelas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sikap mediator yang dinilai kontradiktif. Di satu sisi, mediator mengakui pemotongan upah 45 persen tidak sah. Tapi di sisi lain, tidak ada perintah tegas agar kebijakan itu dihentikan dan upah dikembalikan sesuai UMK.

Akibatnya, hak pekerja dinilai tetap menggantung. Termasuk soal denda keterlambatan upah dan THR yang tidak masuk dalam anjuran.

Masalah lain muncul di bagian risalah perundingan. Pihak pekerja menilai tanggapan tertulis mereka tidak dimasukkan, sementara pendapat perusahaan justru tercatat lengkap.

“Ini bikin gambaran kasus jadi timpang. Seolah-olah posisi pekerja tidak utuh,” kata Amadela.

Ia khawatir risalah yang tidak seimbang bisa berpengaruh saat perkara masuk ke Pengadilan Hubungan Industrial. Apalagi dokumen itu jadi syarat formil untuk melanjutkan gugatan.

Di sisi lain, Amadela menyebut kasus ini bukan kejadian tunggal. Ada pekerja lain di SM yang juga tidak mendapat hak seperti pesangon dan jaminan pensiun.

Bahkan, ada yang disebut belum menerima upah hingga satu tahun. Kondisi ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak pekerja. (bae)

You Might Also Like

Motor Listrik BGN Tak Disita Semua, Kejagung Pilih Cari Jejaknya

Krisna Jhon Pilih Tetap Bersama PSIS

Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Gerhana Bulan Total: Estetik Buat Kita, Neraka Logika Buat Flat Earther

TAGGED:disnaker semarangpekerja mediasmsuara merdekatawaran solusi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi OTT KPK. KPK Sentil Program MBG: Dominasi BGN Rawan Konflik, Potensi Korupsi Terbuka Lebar!
Next Article Basecamp pendakin ke Puncak Suroloyo Gunung Ungaran via Nyantnyono yang lagi banyak diminati pendaki. (dul) Trek Menantang, Ini Alasan Jalur Baru ke Puncak Suroloyo via Nyatnyono Jadi Favorit Pendaki

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK).

Tangkap Hamenang dan Luthfi, OTT KPK di Klaten Sita Rp1 Miliar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

KPK Konfirmasi Tangkap Bupati Hamenang dan Ahmad Luthfi dalam OTT di Klaten

MINTA MAAF - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatupkan tangan, tanda meminta maaf kepada warga Klaten, atas kasus yang menjeratnya. Hamenang terjaring OTT KPK di Klaten pada Kamis (15/10/2026).

Terjaring OTT KPK, Bupati Hamenang Minta Maaf kepada Warga Klaten

UAH Ungkap Hikmah Ajal Dirahasiakan Allah

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Menu MBG Datang, Anak Ogah Makan Bikin Heran

Februari 27, 2026
Info

Pemkot Jemput Warga Mudik Lebaran

Maret 11, 2026
Banjir menggenani rel di wilayah Pekalongan, Senin (19/1/2026). Foto: Dok. KAI Daop 4 Semarang.
Info

23 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir Pekalongan 

Januari 19, 2026
Info

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

Mei 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pekerja Media Suara Merdeka Kecewa, Tawaran Solusi Disnaker Dianggap Nggak Adil
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?