Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kronologi Pikap Ngantuk Seruduk Santriwati Jalan Pagi Indramayu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kronologi Pikap Ngantuk Seruduk Santriwati Jalan Pagi Indramayu

Hingga kini, kondisi mereka masih dalam pemantauan tim dokter, termasuk pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada cedera serius.

Nugroho P.
Last updated: April 13, 2026 7:07 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi kendaraan kopewrasi merah putih
SHARE

BACAAJA, INDRAMAYU – Pagi yang biasanya jadi momen santai berubah jadi kejadian yang bikin panik di Indramayu. Tiga santriwati harus dilarikan ke rumah sakit setelah tertabrak mobil pikap saat berjalan kaki bersama rombongan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan MT Haryono, Kecamatan Sindang, saat para santriwati dari Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo tengah melakukan kegiatan olahraga pagi menuju alun-alun.

Kronologi kejadian bermula ketika rombongan santriwati berjalan beriringan di bahu jalan dengan kondisi lalu lintas yang relatif sepi di pagi hari.

Dari arah belakang, sebuah mobil pikap operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba-tiba melaju mendekat tanpa tanda-tanda mengurangi kecepatan secara signifikan.

Mobil tersebut kemudian langsung menyeruduk rombongan, membuat tiga santriwati tersungkur dan mengalami luka.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung bergegas memberikan pertolongan dan membantu mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Ketiga korban kemudian dibawa ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Hingga kini, kondisi mereka masih dalam pemantauan tim dokter, termasuk pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada cedera serius.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui pengemudi mobil tersebut adalah Purnama, pria berusia 51 tahun.

Dalam keterangannya kepada polisi, Purnama mengakui bahwa dirinya dalam kondisi mengantuk saat mengemudi.

Ia mengatakan berangkat dari Jakarta sekitar pukul 01.00 WIB dan menempuh perjalanan jauh seorang diri tanpa istirahat yang cukup.

Selain faktor kelelahan, Purnama juga mengaku sempat salah mengambil jalur saat melintas di kawasan tersebut.

Seharusnya, ia berbelok di pertigaan Terminal Sindang menuju arah Bundaran Mangga, namun justru melaju lurus karena kehilangan fokus.

Tidak lama setelah itu, tepat di sekitar lokasi kejadian, ia tidak menyadari keberadaan rombongan santriwati di depannya.

Meski kendaraan disebut melaju dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam, kondisi pengemudi yang tidak fokus membuat kecelakaan tetap tidak bisa dihindari.

Benturan yang terjadi memang tidak membuat kendaraan rusak parah, namun cukup untuk menyebabkan korban mengalami luka.

Setelah kejadian, pihak kepolisian langsung mengamankan kendaraan beserta pengemudi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, pihak pesantren menyampaikan bahwa kondisi para korban masih dalam perawatan dan menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.

Salah satu korban bahkan dilaporkan sempat mengalami muntah setelah sadar, sehingga membutuhkan pengawasan lebih ketat dari tim medis.

Pengemudi juga menyatakan telah melaporkan kejadian ini kepada pihak perusahaan tempatnya bekerja.

Ia menyebut bahwa pihak manajemen berencana datang langsung ke Indramayu sebagai bentuk tanggung jawab kepada korban.

Peristiwa ini jadi pengingat bahwa mengemudi dalam kondisi mengantuk bisa sangat berbahaya, bahkan di kecepatan rendah sekalipun.

Kurangnya istirahat dapat membuat konsentrasi menurun drastis dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Apalagi di pagi hari, saat aktivitas masyarakat mulai ramai, kewaspadaan pengemudi menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan.

Kini, kasus ini masih ditangani oleh pihak berwenang untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan.

Di sisi lain, keluarga korban berharap ketiga santriwati bisa segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Kronologi kejadian ini pun jadi pelajaran penting bahwa satu kelalaian kecil di jalan bisa berdampak besar bagi banyak orang. (*)

You Might Also Like

Cekcok Lampu Sein yang Berujung Nyawa Melayang Tragis!

Korban Ngaku Tertekan saat Didatangi Keluarga Chiko, Perdamaian di Atas Paksaan?

Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak

Sudewo Tersangka Dobel Kasus di KPK: Gak Cukup Terjerat OTT, Kena Suap Proyek Kereta Juga

Sandera Pajak di Semarang Akhirnya Bebas, Tunggakan Rp25 Miliar Dilunasi

TAGGED:indramayu lronologipikap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jalan Pagi Berujung Petaka, Santriwati Ditabrak Pikap Koperasi Merah putih
Next Article Tekan Sampah MBG, Pemprov Gandeng Perguruan Tinggi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOLABORASI - Direksi PLN Icon Plus dan IconGreen menyamakan langkah sekaligus memperkuat sinergi antaranak perusahaan PLN Group dalam mendukung pengembangan bisnis dan percepatan transisi menuju energi bersih.

Tukar Best Practice, Cara PLN Icon Plus dan IconGreen Perkuat SDM Hadapi Industri Masa Depan

TERIMA KUNJUNGAN--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyambut tim Kemensos yang menelaah usulan gelar pahlawan nasional, Selasa (14/7/2026). (ist)

Agustina: Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi

Viral Nama Bayi MBG Subianto, Ibunya Santai Saja

Janji Umroh Murah Eh.. Berujung Laporan Polisi

Dokter PPDS Ditemukan Meninggal Dekat Area RSUD

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Eksepsi Mentok, Duo Bos Sritex Siap Duduk Manis Dengar Saksi

Januari 19, 2026
Hukum

Bawa Senjata Api ke Sekolah, Tembak Sana-sini Banyak Korban Tumbang Berjatuhan

April 16, 2026
Kolase foto toko emas yang terbakar dan pelaku yang telah ditangkap.
Hukum

Detik-detik Emak 40 Tahun Bakar Toko Emas di Makassar, Demi Gasak Perhiasan Rp2 Miliar!

Februari 13, 2026
Hukum

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 90 Ton Kratom

Februari 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kronologi Pikap Ngantuk Seruduk Santriwati Jalan Pagi Indramayu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?