Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ngurus Kemiskinan Nggak Bisa Sendirian: Pemprov-Baznas Kompak Gas Bareng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Ngurus Kemiskinan Nggak Bisa Sendirian: Pemprov-Baznas Kompak Gas Bareng

Ngentasin kemiskinan itu bukan kerja solo. Di Jateng, Pemprov dan Baznas lagi nunjukin kalau kolaborasi bukan cuma jargon, tapi benar-benar jadi “mesin” buat dorong kesejahteraan warga.

T. Budianto
Last updated: April 10, 2026 11:03 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi didampingi Ketua Baznas Nasional, Noor Achmad dan Ketua Baznas Jateng, Ahmad Daroji foto bersama pada acara Halaqah Ulama, Halalbihalal, dan Rakorpim MUI-Baznas se-Jateng di Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (9/4/2026).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng bareng Baznas Jateng terus ngegas kolaborasi buat menekan angka kemiskinan. Nggak setengah-setengah, sinergi ini bahkan disebut jadi salah satu kunci capaian pembangunan di daerah.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bilang kalau peran Baznas selama ini nggak bisa dianggap sepele. Mulai dari bantu warga miskin sampai dorong ekonomi, semuanya jalan bareng.

“Penurunan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, sampai kesejahteraan masyarakat itu nggak lepas dari kontribusi Baznas,” ujarnya saat acara Halaqah Ulama, Halalbihalal, dan Rakorpim MUI-Baznas se-Jateng di Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Kemiskinan Jateng Turun Jadi 9,48 Persen, Wagub Minta OPD Tak Bekerja Sektoral

Programnya juga bukan cuma satu-dua. Ada bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), modal usaha, beasiswa untuk anak dari keluarga kurang mampu, pelatihan kerja, sampai bantuan korban bencana. Intinya: dari kebutuhan dasar sampai pengembangan diri, semua disentuh.

Menurut Luthfi, pembangunan daerah memang nggak bisa jalan sendiri. Harus ada “tim besar” yang solid mulai dari pemerintah, ulama, sampai lembaga seperti Baznas.

Dampak Ekonomi

Di sisi lain, Ketua MUI Jateng yang juga Ketua Baznas Jateng, Ahmad Daroji menegaskan, kalau zakat bukan cuma soal ibadah, tapi juga punya dampak nyata secara ekonomi. “Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik terbukti bisa ngangkat kondisi sosial ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Menariknya, peran MUI juga nggak cuma di tataran wacana. Mereka ikut ngasih arah lewat fatwa, mulai dari zakat profesi, perluasan makna sabilillah, sampai inovasi seperti pengawetan daging kurban dalam kaleng untuk atasi stunting.

Isu teknis kayak batas minimal zakat (nishab) di tengah harga emas yang fluktuatif juga ikut dibahas. Jadi, bukan cuma normatif tapi juga adaptif dengan kondisi zaman.

Baca juga: Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?

Sepanjang 2025, Baznas Jateng juga panen apresiasi. Mulai dari penghargaan pengumpulan ZIS terbaik, inovasi pendayagunaan, sampai kelembagaan terbaik dari Baznas RI. Bahkan, Gubernur juga dapat penghargaan sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Di negeri yang sering ribut soal angka kemiskinan, kolaborasi kayak gini sebenarnya sederhana: yang punya kuasa jalan, yang punya dana gerak, yang punya ilmu ngarahin. Tapi tetap saja, tanpa bareng-bareng, kemiskinan cuma jadi data tahunan, dibahas, disorot, lalu… diulang lagi tahun depan. (tebe)

You Might Also Like

Ekonomi Semarang 5,37 Persen: Nggak Ngebut Banget, Tapi Konsisten

Nataru Bikin Bandara Ahmad Yani Full Senyum

Pertamina NRE Ekspansi ke Luar Negeri, Borong Saham Perusahaan EBT di Filipina

Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out

Dicari! Mahasiswa yang Berani Ngulik & Ngulti Kebijakan Pemprov

TAGGED:angka kemiskinanbaznaspemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article IJOLKE 2026: Bikin Struk Bisa Berubah Jadi iPhone
Next Article Warga Jangli Nunggu Kepastian Relokasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TIMNAS SPANYOL - Untuk kali pertama dalam sejarah, tak ada pemain Real Madrid sama sekali dalam skuad tim nasional Spanyol.

Pertama dalam Sejarah! Tak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol

Widodo C Putro: Pokoknya Nyerang!

ILUSTRASI pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI). (ist)

Terungkap! Alasan Warga dan Petani Temanggung Ramai Tolak Pembangunan Batalion TNI

PEDAGANG MENGELUH - Pedagang kecil di Pasar Ngaliyan mengeluhkan mahalnya kedelai impor sebagai harga bahan baku tempe. (dul)

Rakyat Gak Butuh Dolar tapi Ukuran Tempe Jadi Kecil, Pedagang Ngeluh Sepi Pembeli

PERBAIKI PIPA--Petugas memperbaiki pipa PDAM yang rusak akibat tanah gerak. (ist)

Tanah Gerak Bikin Pipa PDAM Semarang Jebol, 40 Ribu Pelanggan Sempat Terdampak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Baru April, Jateng Sudah Didera 162 Bencana

April 22, 2026
Info

Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi

Februari 22, 2026
Ekonomi

Gedung Koperasi Desa Sudah Jadi, Lah Isinya Masih Misteri Banget

April 23, 2026
Ekonomi

Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri

Juli 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngurus Kemiskinan Nggak Bisa Sendirian: Pemprov-Baznas Kompak Gas Bareng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?