Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?

Kalau ngomongin pembangunan, ujung-ujungnya pasti balik ke satu hal: rakyat makin sejahtera atau cuma angka yang keliatan keren di laporan? Nah, di Jawa Tengah, 2025 jadi panggung buat ngebuktiin, ini soal data doang, atau beneran berdampak?

T. Budianto
Last updated: April 1, 2026 9:21 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PARIPURNA LKPJ: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi didampingi Wagub, Taj Yasin Maimoen dalam sidang paripurna LKPJ Jateng TA 2025 di Gedung Berlian, Selasa (31/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bilang jelas: semua program pembangunan yang digas sepanjang 2025 ujungnya cuma satu, bikin masyarakat lebih sejahtera.

Pernyataan itu disampaikan usai rapat paripurna di Gedung Berlian, bareng Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah, Selasa (31/3/2026) dalam agenda LKPJ Tahun Anggaran 2025. “Output pembangunan itu ya kesejahteraan. Ukurannya? Kemiskinan harus turun,” kata Luthfi to the point.

Dan secara angka, ada progres. Tingkat kemiskinan di Jateng turun dari 9,58 persen jadi 9,39 persen di 2025. Pengangguran juga ikut melandai, dari 4,78 persen ke 4,32 persen.

Baca juga: Kemiskinan Jateng Turun Jadi 9,48 Persen, Wagub Minta OPD Tak Bekerja Sektoral

Nggak cuma itu, ekonomi Jateng juga tumbuh 5,37 persen, di atas rata-rata nasional dengan investasi tembus Rp88,8 triliun. Menurut Luthfi, ini bukan kerja satu-dua pihak. Kolaborasi jadi kunci. “Semua pihak ikut andil,” imbuhnya.

Tapi, ia juga ngingetin: nurunin kemiskinan nggak bisa pakai satu jurus doang. Harus all-in, dari kebutuhan dasar kayak sandang, pangan, papan, sampai pendidikan dan kesehatan.

Perbaikan RTLH

Salah satu contoh nyata, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tembus sekitar 17 ribu unit di 2025. Dari situ, intervensi lain ikut nyusul, mulai dari penanganan stunting, pendidikan anak, sampai penguatan ekonomi keluarga.

Program lain juga ikut nge-push, seperti sekolah gratis buat keluarga miskin lewat kemitraan SMA swasta dan SMK Jateng. Bantuan sosial juga diklaim makin tepat sasaran.

Di sisi lain, program pusat juga ikut “ditarik gas” di Jateng. Mulai dari Makan Bergizi Gratis (4,29 juta penerima), program 3 juta rumah, koperasi Merah Putih, cek kesehatan gratis, sampai Sekolah Rakyat yang sudah jalan di 14 kabupaten/kota.

Baca juga: Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim

Sementara itu, Ketua DPRD Jateng, Sumanto, memastikan laporan tersebut nggak bakal langsung “di-ACC” mentah-mentah. “Sudah kami terima, tapi tetap akan dikritisi lewat pansus. Nanti ada catatan buat perbaikan ke depan,” tegasnya.

Angka kemiskinan boleh turun, laporan bisa makin rapi, dan grafik terlihat naik. Tapi pertanyaan klasiknya masih sama: rakyat udah ngerasain, atau baru sebatas angka yang enak dilihat pas presentasi? (tebe)

You Might Also Like

Avtur Lebih Murah dari Harga Solar, Terbang Jadi Lebih Hemat dari Naik Mobil Diesel?

Kelas BPJS Bakal Berganti, Soal Layanan Jadi Perbincangan Baru

Cek Harga, Satgas Saber Pangan Jateng Blusukan ke Pasar Jatingaleh

MTQ 2026, Jateng Bidik Juara Umum

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta, SMK Paling Banyak

TAGGED:dprd jatengLKPJ 2025paripurna DPRD Jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DPR Desak Dunia Bertanggung Jawab, Prajurit RI Gugur di Misi Damai
Next Article Reaksi pemain timnas Italia setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Italia: dari ‘Raja Dunia’ jadi Tim Semenjana, 3 Kali Beruntun Gagal Lolos ke Piala Dunia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TITIK GEMPA--BMKG merilis titik lokasi gempa di Banjarnegara, Jateng. (ist)

Hari Ini Banjarnegara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Dampak Sesar Aktif

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Fahri Dorong Sidang Etik Khusus Pejabat

Agustus 1, 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
Pendidikan

Kasus Bullying di Grobogan, Mendikdasmen Soroti Minimnya Pengawasan Guru

Oktober 16, 2025
DANDIM - Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung, Hermawan Adi Nugroho.
Info

Bangunan KDMP Tutup Jalan Umum, Dandim Temanggung Ajak Warga Iuran Bikin Jalan Baru

Mei 28, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi sambang warga di Kelurahan Joglo, Banjarsari, Jumat (6/2/2026).
Info

Peduli Kaum Rentan, Respati Jamin Hidup Anak Yatim dan Dhuafa di Solo

Februari 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?