Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri

Upaya Pemprov Jateng menyatukan 33 Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) dalam satu wadah berbasis syariah terus bergulir. Untuk memperkuat langkah tersebut, Komisi C DPRD Jateng bersama Biro Perekonomian Setda Jateng melakukan konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (14/7).

T. Budianto
Last updated: Juli 14, 2025 7:19 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KUNJUNGAN KONSULTATIF: Komisi C DPRD Provinsi Jateng berkonsultasi dengan Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri membahas soal konsolidasi BPR BKK di Jakarta, Senin (14/7). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

NARAKITA, JAKARTA- Proses konsolidasi 33 BPR BKK milik Pemprov Jawa Tengah menuju satu entitas BPR Syariah (BPRS) kini memasuki tahap krusial. Komisi C DPRD Provinsi Jateng bersama jajaran Biro Perekonomian Setda Jateng melakukan kunjungan konsultatif ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri pada Senin (14/7) untuk meminta arahan sekaligus kepastian hukum atas rencana tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Jateng, Bambang Haryanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut atas saran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sebelumnya telah mendorong adanya konsolidasi sebelum pendirian lembaga keuangan syariah baru.

“Kami ingin memastikan bahwa tahapan konsolidasi ini berjalan sesuai regulasi, sekaligus mempercepat proses menuju BPRS,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pembentukan BPRS merupakan bagian dari transformasi kelembagaan yang lebih sesuai dengan prinsip ekonomi syariah dan bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan BUMD sektor keuangan.

Kepala Biro Perekonomian Setda Jateng, Agus Prasutyo yang mendampingi rombongan menyebutkan, dengan dukungan OJK dan koordinasi lintas instansi, konsolidasi ini bisa menjadi model penguatan kelembagaan BUMD berbasis syariah di tingkat provinsi.

“OJK sudah memberi lampu hijau, asalkan dilakukan konsolidasi dulu. Jadi ini bukan mendirikan dari nol, tapi menggabungkan yang sudah ada,” katanya.

Lebih Strategis

Menanggapi hal tersebut, Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah, Yudia Ramli, menekankan agar Pemprov tidak terburu-buru membentuk BUMD baru. Menurutnya, penguatan entitas yang sudah eksis jauh lebih strategis. Ia menyarankan agar tahapan konversi dari BPR konvensional ke BPRS dipercepat, tanpa harus menunggu pendirian lembaga baru.

“Jika konsolidasi dilakukan dan dokumen lengkap, proses peralihan menjadi BPRS bisa jauh lebih cepat. Intinya ini bukan membentuk BUMD baru, tapi optimalisasi yang sudah ada,” tegas Yudia.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jateng dalam restrukturisasi dan penguatan BUMD sektor keuangan, mengingat masih ada beberapa BPR BKK yang memiliki tingkat kesehatan finansial berbeda-beda. Keberhasilan konsolidasi ini diharapkan memperkuat peran BUMD dalam mendukung pembiayaan ekonomi kerakyatan berbasis prinsip syariah. (tb)

You Might Also Like

Libur Nataru, Penumpang Pesawat Naik 5,6 Persen

DPR: Mudik 2026 Jangan Jadi Ajang Uji Nyali

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Jalan Keluar Kemiskinan

Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

Pemprov Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026

TAGGED:bpr bkk jatengkomisi c dprd jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mbak Ita Sebut Kesaksian Kepala Disbudpar Semarang Penuh Kebohongan
Next Article Iswar Akui Alihkan Anggaran Sekolah Rusak Era Mbak Ita

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Kini Side Hustle Nggak Sekadar Tren, Banyak Karyawan Ikut Main

Maret 30, 2026
Ekonomi

Kopdes Merah Putih Dapat Suntikan Baru, Skema Dana Makin Fleksibel

April 21, 2026
Info

Salat Idulfitri Bersama Anak, Luthfi: Lebaran Itu Soal Hati, Bukan Sekadar Hari Raya

Maret 21, 2026
Info

Pemprov Siagakan Mobil Speling di Sirampog

Februari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?