Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mbak Ita Sebut Kesaksian Kepala Disbudpar Semarang Penuh Kebohongan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Mbak Ita Sebut Kesaksian Kepala Disbudpar Semarang Penuh Kebohongan

Dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu alias Mbak Ita di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (14/7), terdakwa secara terbuka menyebut kesaksian anak buahnya sendiri, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Wing Wiyarso Poespojoedho, sebagai rangkaian kebohongan.

T. Budianto
Last updated: Juli 14, 2025 7:07 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI KESAKSIAN: Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso Poespojoedho (baju dinas cokelat) bersaksi di sidang Mbak Ita dan Alwin di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (14/7). (Foto: bae)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Terdakwa korupsi Hevearita G Rahayu (Mbak Ita) menyebut kesaksian Wing Wiyarso Poespojoedho Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, penuh kebohongan.

Pada sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (14/7), mantan Wali Kota Semarang tersebut tidak terima dengan kesaksian Wing di persidangan yang dinilai tidak sesuai fakta yang sebenarnya terjadi.

Mbak Ita menegaskan pernah menginstruksikan Wing untuk bekerja sesuai aturan yang berlaku saat ada rekanan meminta pekerjaan dengan mencatut nama suaminya, Alwin Basri. Namun, di persidangan Wing memberi keterangan berbeda.

Wing mengatakan saat meminta arahan bagaimana menyikapi permintaan rekanan, Mbak Ita menjawab tidak tegas dan cenderung multitafsir. Sehingga ia mengartikan Mbak Ita menyuruhnya untuk membantu rekanan.

Langsung Menyerang

“Bu Ita menyampaikan “ngono wae kok ora ngerti” (begitu saja kok tidak tahu),” kata Wing. Mendengar pernyataan Wing, Mbak Ita langsung menyerang dengan kata-kata saat diberi kesempatan bicara oleh majelis hakim.

“Pak Wing ini kok penuh kebohongan. Tadi sudah disampaikan saran saya normatif gitu ya. Kemudian menyimpulkan kok kayak ngono,” kata Mbak Ita. Meskipun begitu, Wing tetap kekeh pada pendapatnya. Dia menegaskan memberi keterangan berdasarkan apa yang ia tahu.

Dalam sidang itu, Wing blak-blakan menyebut didatangi tiga pebisnis utusan Alwin Basri. Tiga kolega suami Mbak Ita bernama Martono, Kapendi, dan Zulkifli, meminta pekerjaan di Disbudpar.

Dari tiga orang rekanan Alwin, hanya Zulkifli yang diberi pekerjaan, itu pun jumlahnya terbatas karena menurut Wing kinerjanya tidak maksimal. Ternyata, keputusan Wing berdampak terhadap sikap atasannya.  “Pak Alwin dan Bu Ita menjadi agak keras ke saya,” tuturnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Gatot Sarwadi. (bae)

You Might Also Like

Kaprodi PPDS Anestesi Undip Ditahan Kejaksaan, Tersangka Kasus Bullying

Anak Lereng Gunung Merapi Kini Punya SMA Sendiri

LBH Minta Polisi Tangguhkan Penahanan 6 Tersangka Aksi May Day Semarang

Puan Maharani Pastikan Adik Affan Kurniawan Dapat KJP & KJMU Sampai Lulus

Berduka Dirut RS Indonesia di Gaza Tewas Dibom Israel, Puan: Ini Masalah Kemanusiaan

TAGGED:korupsi pemkot semarangmba itawali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article IEU-CEPA Jadi Pintu Masuk Produk Hijau RI ke Pasar Eropa
Next Article Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Panduan Lengkap Shalat Idul Adha di Rumah, Niat, Gerakan, dan Bacaan Arabnya

Juni 5, 2025
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Viral

Absurd! Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Markas Polisi

Januari 9, 2026
Unik

10 Spot Buku Paling Asik di Jogja, dari Kafe Kekinian sampai Perpustakaan Megah

September 11, 2025
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (pojok kiri depan) meninjau tanggul jebol di Pantai Kramatsari, Pemalang, Rabu (28/5/2025). (humas pemprov jateng)
Unik

Jateng Mau Bikin Tanggul Laut Raksasa Sepanjang Demak-Brebes? Apa Bisa?

Mei 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mbak Ita Sebut Kesaksian Kepala Disbudpar Semarang Penuh Kebohongan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?