BACAAJA, SEMARANG – Sidang kasus kematian Levi kembali memunculkan fakta baru. Kali ini soal kedekatan AKBP Basuki dengan korban yang ternyata cukup dalam.
Saksi Hananto, teman Basuki, menyebut ada peran terdakwa dalam karier Levi. Ia bilang Basuki pernah mengaku ikut membantu Levi masuk jadi dosen di Untag.
“Basuki pernah bilang dia yang bantu Levi masuk jadi dosen Untag,” ungkap Hananto di persidangan, Senin (6/4/2026).
Bacaaja: Saksi Bongkar Kelakuan AKBP Basuki: Rutin Ninggalin Istri demi Nginap di Kos Teman Wanita
Bacaaja: AKBP Basuki Akui Salah tapi Tak Pernah Minta Maaf Atas Kematian Levi
Pengakuan itu makin mempertegas hubungan keduanya. Hananto memperkirakan Levi sebagai teman dekat Basuki.
Diketahui, Levi meninggal dunia saat sedang menginap bersama Basuki di kostel Mimpi Inn.
Kanit Reskrim Polsek Gajahmungkur, Hari Santoso, menjelaskan kronologi awal laporan kematian Levi.
Ia menyebut Basuki datang ke kantor polisi pada 17 November 2025. Saat itu, Basuki hanya menyampaikan secara lisan bahwa temannya meninggal dunia di kos karena sakit.
Setibanya di lokasi, tim Inafis langsung melakukan olah TKP. Hasil awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Hal lain yang disorot hakim adalah sikap Basuki saat melapor. Ia diketahui tidak membuat laporan resmi, hanya menyampaikan secara lisan ke kapolsek.
Dari laporan singkat itu, tim langsung diperintahkan menuju lokasi. Proses penyelidikan pun dimulai dari situ. (bae)


