Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Seribu Dapur “Disemprit”, Prabowo Ingin MBG Nggak Asal Jadi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Seribu Dapur “Disemprit”, Prabowo Ingin MBG Nggak Asal Jadi

Program makan gratis buat anak-anak emang niatnya mulia. Tapi kalau kualitasnya abal-abal? Siap-siap kena rem dulu. Itulah yang lagi dilakuin pemerintah, ngerem sejenak biar nggak kebablasan.

T. Budianto
Last updated: Maret 20, 2026 1:11 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERTEMU PRABOWO: Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama sejumlah jurnalis senior, ekonom, dan pengamat di kediaman pribadi Presiden RI, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jabar, Selasa (17/3/2026) malam. (Foto: Bakom RI)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto bikin langkah tegas: lebih dari 1.000 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi “di-pause” sementara. Bukan karena gagal, tapi justru karena mau dibenerin total.

Langkah ini diambil setelah pemerintah nemu berbagai catatan di lapangan, mulai dari standar kebersihan, keamanan makanan, sampai kualitas pengolahan yang dinilai belum konsisten. “Saya langsung cek dan cross-check,” kata Prabowo saat sesi diskusi di Hambalang, Bogor.

Baca juga: Kelapa Utuh di Menu MBG, SPPG Gresik Disetop

Dari hasil evaluasi itu, sekitar 1.030 dapur akhirnya kena suspend. Tapi tenang, ini bukan tanda program berhenti, lebih ke masuk “pit stop” biar performanya nggak asal jalan.

Menurut Prabowo, dapur-dapur tersebut wajib lolos proses sertifikasi ketat kalau mau lanjut. Mulai dari kualitas air, cara masak, sampai kebersihan alat makan, semua ada standarnya. Kalau nggak lolos? Ya, jangan harap bisa lanjut.

Pengawasan Publik

Menariknya, pengawasan nggak cuma dari pemerintah. Publik juga dikasih akses buat ikut ngawasin. Orang tua, sekolah, sampai masyarakat sekitar boleh langsung ngecek dan bahkan komplain kalau ada yang janggal. “Siapapun boleh cek,” tegasnya.

Ia juga nyentil budaya lama yang cuma suka laporan “yang bagus-bagus aja”. Menurutnya, pola kayak gitu justru bikin masalah nggak pernah selesai. “Harus berani lihat realita,” ujarnya.

Baca juga: Menu MBG Dikeluhkan Tak Layak, Wali Kota Solo Respati Langsung Sidak SPPG Mojosongo

Ke depan, pemerintah janji bakal makin ketat dalam pengawasan dan standarisasi. Targetnya jelas: program makan gratis ini nggak cuma jalan, tapi juga benar-benar berkualitas dan berdampak buat generasi muda.

Namanya juga makan bergizi, bukan makan “yang penting kenyang”. Jadi wajar kalau dapurnya ikut diuji, soalnya yang dimasak bukan cuma nasi, tapi masa depan. (tebe)

 

You Might Also Like

Agustina: Laut Jangan Cuma “Diperas”, Tapi Dijaga

Gagal Terbang Haji, Puluhan Calon Jemaah Dicegat Imigrasi

Kasus Keracunan MBG di Karo Naik Penyidikan, Siapa bakal Jadi Tersangka?

Ketika Kekuasaan Diuji oleh Keluarga

Panggilan “Babu” Senior ke Junior PPDS Undip Disorot

TAGGED:headlineMBGprabowo subiantosppg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Petasan Makan Korban: Ledakan Dini Hari di Tambakrejo Renggut Satu Nyawa
Next Article Bupati Temanggung, Agus Gondrong, mengecek kesiapan Puskesmas yang siaga selama 24 jam. Catat! Berikut Daftar Puskesmas di Temanggung Siaga IGD 24 Jam selama Mudik Lebaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Permainkan Harga Kedelai, Mentan Ancam Cabut Izin Usaha

April 17, 2026
Daerah

436,9 Ribu Pekerja di Jateng Sudah Kantongi BSU

Juli 18, 2025
Olahraga

423 Atlet Pelatda Jateng Jalani Tes Fisik

Juli 10, 2025
Info

Cerita Keluarga Sahita Menjahit Hidup dari Dua Gaji Buruh

November 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Seribu Dapur “Disemprit”, Prabowo Ingin MBG Nggak Asal Jadi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?