BACAAJA, TANGERANG – Sebuah video yang beredar luas di media sosial bikin warganet geram. Dalam rekaman itu terlihat seorang pria yang disebut sebagai oknum prajurit TNI AD terlibat cekcok hingga menganiaya sopir taksi online di kawasan Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.
Insiden ini disebut bermula dari senggolan kendaraan di jalan. Bukannya selesai dengan baik, situasi justru memanas. Pria tersebut turun dari mobil, menghampiri pengemudi taksi online, lalu terlibat adu mulut yang berujung kekerasan.
Dalam video yang salah satunya diunggah akun Instagram @fakta.indo, pelaku terlihat menodongkan benda mirip pistol ke arah kepala korban. Aksi itu tentu saja bikin situasi makin tegang.
Akibat kejadian tersebut, sopir taksi online mengalami luka di bagian hidung dan siku. Tak hanya itu, ponsel serta mobil milik korban juga disebut dirusak. Pelaku bahkan sempat meminta uang sebesar Rp900 ribu, namun korban mengaku tak bisa memberikannya karena sedang sepi orderan.
Menanggapi viralnya kejadian itu, pihak TNI Angkatan Darat membenarkan bahwa pria dalam video tersebut merupakan prajurit berinisial Peltu A. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan oleh Denpom Jaya/1 Tangerang.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berjalan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk memperjelas kronologi kejadian.
Ia juga menjelaskan bahwa benda yang terlihat seperti pistol dalam video ternyata bukan senjata api sungguhan, melainkan mainan yang terbuat dari kayu.
Meski begitu, TNI AD menegaskan tidak akan menoleransi pelanggaran hukum oleh anggotanya. Jika terbukti bersalah, oknum tersebut akan diproses tegas sesuai aturan hukum dan disiplin militer yang berlaku. (*)


