Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kala Napi Perempuan Lenggak-Lenggok di Runway Balik Jeruji
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kala Napi Perempuan Lenggak-Lenggok di Runway Balik Jeruji

Di Lapas Perempuan Semarang, runway ala napi cewek bukan cuma buat gaya-gayaan, tapi hasil pelatihan salon rambut dan kuku yang bikin mereka percaya diri. Dari cat kuku warna-warni sampai senyum lebar, fashion show ini jadi simbol harapan dan bekal mandiri buat mereka siap berbisnis kecantikan setelah bebas.

baniabbasy
Last updated: September 11, 2025 5:33 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Para narapidana tampil pede dalam fashion show di aula Lapas Perempuan Semarang, Kamis (11/9/2025).
Para narapidana tampil pede dalam fashion show di aula Lapas Perempuan Semarang, Kamis (11/9/2025). Di Lapas Perempuan Semarang, runway ala napi cewek bukan cuma buat gaya-gayaan, tapi hasil pelatihan salon rambut dan kuku yang bikin mereka percaya diri. Dari cat kuku warna-warni sampai senyum lebar, fashion show ini jadi simbol harapan dan bekal mandiri buat mereka siap berbisnis kecantikan setelah bebas. Foto: Hum/Lapas
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang bukan lagi sekadar ruang kumpul. Musik menggema, lampu sorot sederhana menyala.

Derap langkah penuh percaya diri terdengar dari para warga binaan yang melenggak-lenggok di atas “runway” ala lapas.

Rambut para warga binaan atau narapida ditata rapi, kuku dicat warna-warni, senyum terkembang seolah tak ada sekat jeruji.

Ya, fashion show kali ini bukan ajang glamor di mal atau hotel bintang lima, melainkan sebagai puncak penutupan pelatihan salon kecantikan rambut dan kuku.

Pelatihan ini hasil kerja sama Lapas Perempuan Semarang dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Widya.

Suasana pun pecah. Ada napi yang tampil anggun bak model catwalk, ada yang canggung tapi bikin penonton bertepuk tangan riuh. Yang jelas, semua berusaha menampilkan hasil terbaiknya.

“Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. Awalnya saya tidak tahu sama sekali tentang tata rambut dan nail art, tapi sekarang saya bisa mempraktikkannya,” kata A, salah satu napi.

Ia berharap, kelak setelah bebas bisa membuka usaha kecil-kecilan di bidang kecantikan.

Kepala Lapas Perempuan Semarang, Ade Agustina, menjelaskan sebanyak 20 warga binaan yang ikut pelatihan resmi mendapat sertifikat dari LPK Widya.

“Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi bekal penting ketika warga binaan kembali ke masyarakat, sehingga memiliki keterampilan mandiri untuk membuka usaha ataupun bekerja di bidang kecantikan,” jelasnya, Kamis (11/9/2025).

Ade menekankan, kecantikan tak melulu soal penampilan luar, tapi juga soal rasa percaya diri dan peluang usaha. Program pembinaan ini, kata dia, jadi cara lapas menyiapkan warga binaan agar lebih siap dan mandiri setelah bebas.

“Melalui program pembinaan kemandirian seperti ini, Lapas Perempuan Semarang terus berupaya memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan,” tambahnya.

Bagi sebagian orang, catwalk mungkin sekadar hiburan. Tapi bagi para napi perempuan di Semarang, runway balik jeruji ini adalah simbol harapan bahwa langkah lenggak-lenggok mereka bukan cuma untuk show, tapi juga untuk melangkah lebih mantap saat kelak benar-benar kembali ke masyarakat. *bae

You Might Also Like

Bergelimang Bonus, Kafilah Jateng Dapat Uang Pembinaan hingga Umrah

Cerita Mak Jah Bertahan di Tengah Laut, Rumah Apung untuk Terus Jaga Mangrove Sayung

55 Kasus Kekerasan Polisi dalam 5 Bulan, Kontras: Ini Bukan Insiden, tapi Pola

Kronologi Calon Taruna Akpol Papua Barat Daya Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri

Angggota DPR Nonaktif Tetap Dapat Gaji dan Tunjangan, ‘Dompet’ Sahroni, Eko, dkk Tetap Aman

TAGGED:headlineLapas Perempuan SemarangPelatihan Skil bagi Napi Perempuan Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anggota DPR RI Rahayu Saraswati mundur dari kursi DPR. Ini Mundur untuk Maju atau bagaiman? Rahayu Saraswati Mundur dari DPR: Mundur untuk Maju atau Mundur untuk Ngopi Dulu, Ya?
Next Article Menteri Supratman Andi Agtas didampingi Dirjen AHU berfoto bersama Pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2025-2030 usai menyerahkan SK pengurus DPP PDI Perjuangan, Kamis (11/9/2025) Foto: dok. SK Pengesahan Kepengurusan DPP PDIP 2025-2030 Resmi Diserahkan Kemenkum

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pexi Jateng Usulkan Xiangqi Masuk Popda 2027

Kalapas Purwodadi Kenalkan Layanan Kunjungan dan Kemudahan SDP

KORBAN KERACUNAN - Sejumlah korban keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut, Rabu (23/9/2026).

Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Menu Dimasak Sejak Pukul 19.30 WIB

Aktivis LBH Semarang Soroti Klaim Geotermal sebagai Energi Terbarukan

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (Tauwas BGN), Ketut Sumedana. (Dok BGN)

Alasan Ungkap BGN Tutup Permanen 4 SPPG, Termasuk Patalan 2 Bantul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi gak kaleng-kalaeng soal ngasih semangat ke atlet gara games dari Kota Bengawan. Respati datang langsung ke Tailan kasih semangat mereka.
Info

Respati Datang Langsung ke Tailan, Beri Dukungan Penuh Atlet Solo di ASEAN Para Games

Januari 21, 2026
EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)
Info

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Mei 15, 2026
Walikota Semarang Agustina Wilujeng menyalami pengurus FPRB Semarang periode 2025-2030 usai pelantikan pengurus di halaman Balaikota Semarang, Kamis (11/9/2025). Foto: dok/humas
Daerah

Mantap! Wali Kota Semarang Kukuhkan FPRB dan Gelar Gladi Lapang Hadapi Musim Hujan 2025–2028

September 11, 2025
Info

PAD Naik, Kepala Daerah Dapat Bonus? Usulan Tito Bikin Publik Garuk Kepala

Juni 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kala Napi Perempuan Lenggak-Lenggok di Runway Balik Jeruji
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?