BACAAJA, SEMARANG – Perbaikan jalan Kaligawe di jalur Pantura Semarang lagi dikebut. Targetnya sebelum Lebaran, jalan utama ini sudah aman dilalui pemudik. Ruas Kaligawe ini jadi perhatian khusus. Maklum, ini jalur padat penghubung Jakarta-Surabaya sekaligus akses lokal Semarang-Demak.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta, Moch Iqbal Tamher, bilang pekerjaan dikejar sampai H-10 Lebaran. “Penambalan dan perbaikan kami kebut. Targetnya sebelum puncak arus mudik jalan sudah aman dan nyaman,” ujarnya, Jumat (28/2/2026).
Baca juga: Perbaikan Jalur Pantura Dikebut
Salah satu proyek utama adalah peninggian di Kaligawe sepanjang sekitar 700 meter di Kaligawe. Pekerjaan ini mencakup jalur cepat dan jalur lambat, dari dekat tol sampai depan rumah sakit.
Targetnya, ruas itu sudah bisa difungsikan pada 11 Maret 2026. Sebenarnya sempat ada rencana menutup total lokasi perbaikan jalan. Namun, rencana itu urung dilakukan atas pertimbangan dari pihak kepolisian.
Kemantapan Jalan
“Kalau ditutup total memang lebih cepat. Tapi volume kendaraan di situ tinggi, jadi tidak memungkinkan,” kata Iqbal. Secara umum, kondisi jalan nasional di Jawa Tengah sudah cukup siap. Per 27 Februari 2026, tingkat kemantapan jalan nasional tembus 93,47 persen.
Total panjang jalan nasional di Jateng mencapai 1.581 kilometer. Sebenarnya ada di 256 ruas, termasuk jalur-jalur vital Pantura. Bukan cuma jalan, jembatan juga ikut disiapkan. Tingkat kemantapan jembatan di Jateng diklaim di atas 95 persen.
Baca juga: Banyak Jalan Ambyar: DPRD Minta Pemkot Gercep Perbaiki
Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan, persiapan tak boleh setengah-setengah. Jateng adalah wilayah lintasan nasional, dan Lebaran selalu jadi ujian utama. “Jalan provinsi kita yang hampir 2.200 kilometer kondisinya sudah 94 persen mantap,” ujarnya. Fokus 2026 diarahkan ke perawatan rutin supaya tetap stabil. (bae)


