Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 1.041 Santri Terima Bisyarah Sepanjang 2025
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

1.041 Santri Terima Bisyarah Sepanjang 2025

Di tengah polemik isu pendidikan dan anggaran, pesantren di Pekalongan justru dapat kabar adem. Bukan janji manis, tapi dukungan yang bisa langsung dirasakan. Dari hadirnya pejabat sampai bisyarah buat para penghafal Alquran, Pemprov Jateng dinilai benar-benar “turun ke pondok”, bukan cuma lewat baliho.

T. Budianto
Last updated: Februari 2, 2026 1:04 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERAHKAN BISYARAH: Wagub Jateng Taj Yasin menyerahkan bisyarah kepada santri Ponpes Roudhlotul Qur’an Jetak Kidul, Wonopringo, Kabupaten Pekalongan pimpinan Habib Ali, Minggu (1/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, PEKALONGAN: Pemprov Jateng kembali memberikan apresiasi kepada dunia pesantren. Kali ini kepada Pondok Pesantren Roudhlotul Qur’an Jetak Kidul, Wonopringo, Kabupaten Pekalongan yang dipimpin Habib Ali.

Habib Ali mengatalan, dukungan Pemprov ke pesantren bukan sekadar formalitas. Ada aksi nyata, ada kehadiran, dan ada perhatian yang terasa sampai ke santri.

Hal itu ia sampaikan saat Wisuda Tahfidh Quran di pesantrennya, Minggu (1/2/2026). Salah satu bentuk dukungan yang disorot adalah pemberian tali asih (bisyarah) untuk santri penghafal Alquran plus kehadiran langsung Wagub Jateng, Taj Yasin di acara-acara pesantren.

Baca juga: Bisyarah di Semarang Nambah Banyak, Negara Ikut Patungan

“Ini bukan cuma soal wisuda, tapi bentuk perhatian pemerintah pada pendidikan agama,” kata Habib Ali. Ia berharap ilmu yang didapat santri di pesantren bisa jadi bekal berkah, bukan cuma di dunia, tapi juga di akhirat.

Dalam acara itu, tiga santri yang sudah khatam hafalan 30 juz menerima bisyarah dari Pemprov Jateng. Mereka adalah Ahmad Ro’in Tuqotullah, Siti Aisyah, dan Nurul Musthofi’ah.

Picu Semangat

Pemprov Jateng sendiri berharap apresiasi semacam ini bisa bikin generasi muda makin semangat menghafal Alquran, sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual di tengah pembangunan yang seringnya identik dengan beton dan angka.

Sehari sebelumnya, Sabtu (31/1/2026), Taj Yasin juga hadir langsung di acara Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Asma Chusna, Desa Kranji, Kabupaten Pekalongan. Di sana, 16 santri penghafal Alquran juga menerima tali asih.

Pengasuh Ponpes Asma Chusna, Zufar Mubarok menyebut, kehadiran Taj Yasin terasa berbeda. Bukan sekadar pejabat datang, foto, lalu pulang. Tapi hadir sebagai bagian dari dunia pesantren itu sendiri.

Sementara itu, Taj Yasin atau yang akrab disapa Gus Yasin menegaskan, bahwa dukungan ke pesantren bukan hanya soal pendidikan, tapi juga soal keberkahan. Bahkan sampai ke urusan APBD.

Baca juga: Tali Asih Penghafal Alquran Balik Lagi di 2026

“Pemerintah memberikan bisyaroh kepada para penghafal Alquran supaya APBD Jawa Tengah berkah,” ujarnya. Ia juga mengingatkan, wisuda tahfidh bukan garis finis.

Santri didorong untuk terus menambah hafalan dan memperdalam pemahaman, karena Alquran menyimpan banyak cabang ilmu yang relevan untuk kehidupan bermasyarakat, berdakwah, dan bersikap.

Sebagai catatan, Pemprov Jateng memberikan tali asih senilai Rp1 juta untuk setiap penghafal Alquran. Sepanjang Januari hingga 17 Desember 2025, sebanyak 1.041 santri dari berbagai daerah telah menerima bisyarah tersebut. Dan kabar baiknya, program ini dipastikan lanjut lagi di tahun 2026.

Di saat banyak anggaran sibuk cari panggung, Pemprov Jateng justru sibuk cari berkah. Pesannya sederhana: bangun daerah boleh pakai beton, tapi jangan lupa fondasinya tetap iman. (tebe)

You Might Also Like

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

Kemenkes Gerak Cepat Edukasi Imunisasi di Pesawaran, Ada Talkshow hingga Dongeng Anak

Pemkab Grobogan Gratiskan Pengobatan Korban Terduga Keracunan MBG

Dinilai Implementatif, Gagasan Mohammad Saleh Layak Diaplikasikan dalam PSN

Nekat Jual Miras di Banjarnegara, Warga Magelang Kena Semprit Satpol PP

TAGGED:bisyarahheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Waspada Nipah Datang Pelan, Ancaman Nyata di Asia
Next Article Jafri Out, Alfredo Vera Mulai Disebut-sebut

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Iduladha Datang Lagi Tapi Banyak Orang Masih Bingung Hukum Kurban

Orang Sudah Mampu Tapi Kurban Cuma Sekali Seumur Hidupnya, Gimana Ini?

Motor Mahar Belum Jalan Pengantinnya Malah Pergi Duluan Tengah Malam

Tas Isi Ratusan Juta Ketinggalan Toilet Malah Balik Utuh, Masih Ada Orang Baik

Dapur MBG Masuk Kampus Malah Bikin Banyak Rektor Geleng Kepala

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Direktur LBH Semarang, Syamsuddin Arief (pegang mik) paparan tentang kerja-kerja advokasi organisasinya, Rabu (21/1/2026). (bae)
Hukum

Curhat LBH Semarang: Katanya Jateng Mau Jadi Lumbung Pangan, Kok Kriminalisasi Petani

Januari 22, 2026
Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
Info

204 Siswa SMPN 1 Blora Keracunan MBG, 20 Dirawat di RS

November 27, 2025
Launching buku memperingati 100 hari wafatnya Mbah Dukuh.
Info

100 Hari Wafatnya Mbah Dukuh: Merayakan Gagasan & Cinta KH M Imam Aziz

Oktober 15, 2025
Info

Polda Petakan 4 Zona “Lampu Merah” di Jateng

Maret 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 1.041 Santri Terima Bisyarah Sepanjang 2025
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?