Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jafri Out, Alfredo Vera Mulai Disebut-sebut
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Jafri Out, Alfredo Vera Mulai Disebut-sebut

Kalah di kandang, kebobolan tanpa perlawanan, suporter panas, PSIS Semarang akhirnya sampai di fase paling jujur musim ini: mengakui ada yang salah. Keputusan berpisah dengan Jafri Sastra jadi sinyal keras bahwa manajemen tak mau terus nyasar. Dan dari ruang gosip manajemen, satu nama mulai menguat: Angel Alfredo Vera.

T. Budianto
Last updated: Februari 2, 2026 1:21 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
Alvredo Vera saat masih menjadi Pelatih Kepala Madura United. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Keputusan PSIS Semarang mengakhiri kerja sama dengan Jafri Sastra bukan sekadar pergantian juru taktik. Ini lebih mirip pengakuan terbuka bahwa arah klub sempat kehilangan kompas.

Tertekan ancaman degradasi dan performa yang makin turun, manajemen Laskar Mahesa Jenar kini dikabarkan menyiapkan sosok yang tak asing dengan situasi chaos: Angel Alfredo Vera.

Pelatih asal Argentina itu disebut-sebut bakal masuk bukan cuma sebagai “pemadam kebakaran”, tapi direktur teknik, posisi strategis yang menandai perubahan cara berpikir PSIS. Bukan lagi reaktif, tapi mulai mencoba berbenah dari akar.

Saat ini PSIS terdampar di peringkat ke-9 Grup Timur Championship. Posisi yang kelihatannya aman, tapi aslinya rawan diseret ke Liga 3 kalau salah langkah. Dua kekalahan telak di kandang, 0-3 dari Deltras FC dan Kendal Tornado jadi alarm paling berisik.

Masalahnya bukan cuma kalah, tapi bagaimana cara kalahnya. Lini belakang longgar, koordinasi amburadul, kesalahan yang itu-itu lagi. Identitas PSIS seperti menguap. Tak heran kalau publik Semarang mulai kehilangan kesabaran.

Baca juga: PSIS dan Jafri Sastra Pisah Jalan

Duet Otavio Dutra dan Simanca jadi sasaran kritik. Bukan karena nama besar, tapi karena tak memberi rasa aman di jantung pertahanan. Di titik ini, PSIS butuh lebih dari sekadar teriakan di pinggir lapangan. Mereka butuh arsitek.

Nama Alfredo Vera punya rekam jejak yang cukup “gelap-terang” di sepak bola Indonesia. Eks bek tangguh yang pernah berseragam Persekabpas, PSAP Sigli, PSS Sleman, hingga PSDS Deli Serdang ini paham betul kerasnya atmosfer sepak bola lokal. Bukan cuma soal taktik, tapi juga tekanan mental.

Spesialis Tim Krisis

Sebagai pelatih, jalurnya panjang dan penuh tikungan. Persela Lamongan, Gresik United, Borneo FC U-21, Persipura Jayapura, semuanya pernah ia sentuh. Momen emasnya datang di ISC A 2016 saat membawa Persipura juara, lalu mengantar Persebaya promosi ke Liga 1 pada 2017.

Sejak itu, Vera identik dengan satu peran: spesialis tim krisis. Sriwijaya FC, Bhayangkara FC, Persiba Balikpapan, Persita Tangerang, RANS Nusantara, hingga Madura United (2025), semuanya punya benang merah: datang saat situasi genting.

Jika benar Alfredo Vera masuk sebagai direktur teknik, maka ini bukan sekadar pergantian figur. Ini kode keras bahwa PSIS sadar masalahnya struktural, bukan personal.

Posisi tersebut memungkinkan Vera membenahi filosofi bermain, evaluasi komposisi pemain, sampai merapikan koordinasi antarlini. Dan dengan latar belakangnya sebagai bek, publik tentu berharap satu sektor paling bocor bisa segera dijahit: pertahanan. Suporter Semarang tak lagi menuntut permainan indah. Cukup disiplin, solid, dan punya arah. Menang syukur, kalah pun setidaknya masuk akal.

Baca juga: PSIS Punya Stadion, Kendal Punya Skor

Sampai sekarang, manajemen PSIS belum memberi pernyataan resmi. Semua masih sebatas bisik-bisik yang beredar di lingkaran suporter. Tapi satu hal tak bisa dibantah: waktu tak pernah sabar.

Setiap laga di Championship adalah taruhan hidup-mati. Dan jika Alfredo Vera benar-benar datang, itu bukan sekadar rekrutan baru, itu pertaruhan besar untuk menyelamatkan martabat Laskar Mahesa Jenar.

Kalau benar PSIS memanggil Alfredo Vera, semoga bukan cuma buat ganti nama di daftar staf. Karena yang dibutuhkan sekarang bukan sekadar pelatih baru, tapi arah baru. Kalau tidak, yang turun kasta bukan cuma tim, tapi juga kesabaran suporter. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Lagi Jadi Pusat Anak Muda Keren, Wali Kota: Masa Depan Lagi Dibentuk di Sini!

Viral! Siswa di Pandeglang Bertaruh Nyawa Lintasi Sungai ke Sekolah

Libur Udahan, Kembali Kerja Jangan Kendor: Pesan Gubernur Jateng Buat ASN

Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan

Wajah Rusak Setelah Treatmen Kecantikan? Peradi SAI Tegaskan Korban Bisa Gugat Klinik

TAGGED:alvredo veradatu nova fatmawatiheadlineMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 1.041 Santri Terima Bisyarah Sepanjang 2025
Next Article Soal Pengelolaan Kota Lama: “Si Doel” Belajar ke Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Eks bos Sritex, Iwan Setiawan (kemeja putih) berjalan keluar ruang sidang usai menjalani tuntutan di pengadilan, Senin (20/4/2026). (bae)
Hukum

Kredit Sritex Dikorupsi, Dipakai Buat Beli Apartemen dan Mobil Mewah

April 20, 2026
Real Madrid dicukur 4 gol tanpa balas oleh PSG, dalam semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, di Stadion Metlife, New Jersey, Kamis (10/7/2025) dini hari WIB.
Sepak Bola

Madrid Menangis di Kaki Enrique, PSG Bantai Pasukan Xabi 4 Gol Tanpa Balas

Juli 10, 2025
Ekonomi

Bakorwil Naik Level, Solo Raya Disatukan Biar Kompak

Februari 4, 2026
Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Unik

Bukti MBG Dikelola Serampangan? Anak SD Kalbar Keracunan setelah Santap Menu Hiu Goreng

September 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jafri Out, Alfredo Vera Mulai Disebut-sebut
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?