Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dapur Ngebul, Perut Aman: Relawan Pekalongan Masak Ribuan Porsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dapur Ngebul, Perut Aman: Relawan Pekalongan Masak Ribuan Porsi

Saat banjir bikin aktivitas lumpuh, urusan perut nggak boleh ikut kosong. Di Pekalongan, ada cerita soal solidaritas yang nggak ribet tapi berdampak besar. Tanpa banyak sorotan, para relawan sibuk di dapur umum, masak, bungkus, lalu kirim makanan sampai tuntas ke pengungsian.

T. Budianto
Last updated: Januari 19, 2026 7:47 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DAPUR UMUM: Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin (hijab hitam) membaur bersama relawan menyiapkan bahan makanan di dapur umum pengungsian banjir Kota Pekalongan, Senin, (19/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, PEKALONGAN- Di balik ribuan warga terdampak banjir yang tetap bisa makan tiap hari, ada kerja sunyi para relawan yang nyaris tanpa jeda. Sejak air merendam permukiman di wilayah Pekalongan, berbagai lembaga turun tangan: buka dapur umum, ngumpulin bantuan, sampai antar makanan ke titik-titik pengungsian.

Relawan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU), Ulil Albab menyebut, dapur umum yang mereka kelola bareng-bareng mampu memproduksi ribuan porsi makanan setiap hari.

“Sehari bisa sekitar 2.000 porsi. Kami guyub rukun, LPBINU, Lazisnu, dan lembaga lain gotong royong menyalurkan bantuan dari masyarakat,” kata Ulil di Posko NU Peduli Bencana Kota Pekalongan, Gedung Aswaja, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

Menurutnya, dapur umum ini nggak cuma sekadar buka-tutup, tapi bakal terus jalan sampai kondisi benar-benar pulih. “Semua yang peduli terlibat. Dapur ini jalan terus sampai banjir surut,” tambahnya.

Kerja relawan ini juga mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Ia menilai koordinasi jadi kunci utama agar bantuan tepat sasaran dan nggak tumpang tindih.

“Mereka sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, jadi pendistribusian logistik dan makanan tidak dobel-dobel. Itu yang paling penting,” ujar Taj Yasin saat meninjau posko.

Wilayah Sulit

Wagub juga menyoroti kemampuan relawan menjangkau wilayah-wilayah sulit yang sempat terisolasi banjir. “Mereka punya jaringan relawan sendiri. Daerah yang sulit dijangkau tetap bisa didatangi. Kemarin ada 3.000 porsi, hari ini 2.000 porsi,” tuturnya.

Keberadaan dapur umum yang dikelola rapi ini jadi penopang utama para pengungsi. Di tengah kondisi serba terbatas, kerja kolektif dan solidaritas kemanusiaan memastikan kebutuhan makan warga tetap aman setiap hari.

Selain dukungan relawan, Pemprov Jateng juga menyalurkan bantuan senilai Rp169,7 juta. Bantuan tersebut berupa logistik, paket kebutuhan dasar, makanan dan non-permakanan, beras satu ton, hingga obat-obatan.

Baca juga: Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis

Data BPBD Kota Pekalongan per Senin (19/1/2026) pukul 09.00 WIB mencatat, banjir berdampak pada 8.692 kepala keluarga yang tersebar di empat kecamatan. Jumlah pengungsi mencapai 2.400 jiwa yang menempati 24 posko pengungsian.

Air boleh tinggi, tapi solidaritas jelas lebih naik level. Selama dapur masih ngebul dan relawan masih gerak, Pekalongan tahu satu hal: di tengah banjir, yang paling cepat datang bukan keluhan, tapi nasi hangat lengkap dengan lauk pauknya. (tebe)

You Might Also Like

Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara

Setahun Ini Imigrasi Jateng Usir Hampir 100 WNA

Mau Liburan? Tol Semarang-Solo Bilang: Gas Aja, Kami Siap!

Emang Gen Z Sengeri Itu? Masuk Kuliah tapi Gak Bisa Baca, Kampus di AS ‘Nyerah’

Aksi May Day di Semarang, Buruh Usung 15 Isu Krusial: dari Upah hingga Keselamatan Kerja

TAGGED:banjir pekalonganheadlinerelawan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan
Next Article Dua Pertiga Pekalongan Tenggelam, Pengungsi Tembus 2.400 Orang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEINDAHAN ALAM PAPUA - Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

TEKEN KERJA SAMA--Prosesi penandatanganan oleh Kadaop 4 Semarang dan Kadaop lain dalam rangka pengamanan aset, Selasa (12/5/2206). (ist)

Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN

LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Orang Jawa Itu Manusia Kerja Sekaligus Manusia Doa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Warga antusias memeriksakan kesehatan gratis di kantor DPD PDIP Jateng, Jumat (10/4/2026). Dapur Marhaen PDIP Jateng menyediakan makan siang dan pemeriksaan kesehatan gratis. (bae)
Info

Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis di Panti Marhaen, Messy: Serentak, Bakal Terus Diulang

April 10, 2026
Wali Kota Solo, Respati Ardi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojosongo yang berada di Jalan Busukan Timur No.8A RT 2 RW 27, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres Kota Surakarta, Jumat (13/3/2026) siang.
Info

Menu MBG Dikeluhkan Tak Layak, Wali Kota Solo Respati Langsung Sidak SPPG Mojosongo

Maret 14, 2026
Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menilai usulan Cak Imin soal Gubernur dipilih atau ditunjuk Presiden berpotensi menyalahi konstitusi. Foto: dok/ist
Nasional

KPU Rahasiakan Ijazah Capres-Cawapres, DPR Geram: Transparansi Demokrasi Dipertaruhkan

September 16, 2025
Sepak Bola

Laga Hidup Mati di Jatidiri

Januari 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dapur Ngebul, Perut Aman: Relawan Pekalongan Masak Ribuan Porsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?