Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 2026 Dibuka Tawuran di Manggarai, DPRD Usul Bansos Disetop
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

2026 Dibuka Tawuran di Manggarai, DPRD Usul Bansos Disetop

Menurut Justin, tawuran punya efek menular dan tidak bisa dilepaskan dari peran keluarga. Ia menilai keluarga seharusnya menjadi benteng pertama agar anggota keluarganya tidak terjerumus dalam aksi kekerasan di jalanan.

Nugroho P.
Last updated: Januari 3, 2026 7:20 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi tawuran
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Awal 2026 di Jakarta langsung diwarnai kericuhan. Tawuran pecah di kolong jembatan kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat sore, 2 Januari 2026. Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 15.25 WIB itu sempat bikin pengguna jalan panik dan arus lalu lintas tersendat.

Insiden di Manggarai ini bukan kejadian tunggal. Dalam dua hari pertama tahun 2026, tawuran juga dilaporkan muncul di sejumlah titik lain, seperti Klender dan Ciracas, Jakarta Timur. Rentetan peristiwa ini menegaskan bahwa masalah tawuran masih jadi pekerjaan rumah besar di Ibu Kota.

Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana, angkat bicara. Ia mendorong Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial untuk mengevaluasi, bahkan mencabut bantuan sosial bagi keluarga yang anggota keluarganya terlibat tawuran.

Menurut Justin, tawuran punya efek menular dan tidak bisa dilepaskan dari peran keluarga. Ia menilai keluarga seharusnya menjadi benteng pertama agar anggota keluarganya tidak terjerumus dalam aksi kekerasan di jalanan.

“Tawuran itu perilaku yang menular. Setiap keluarga harus ikut bertanggung jawab memastikan anggotanya tidak terlibat,” kata Justin dalam keterangan tertulis, Sabtu, 3 Januari 2026.

Politikus PSI itu menilai maraknya tawuran mencerminkan lemahnya kontrol keluarga. Selama ini, kata dia, banyak keluarga yang terkesan abai karena tidak ada konsekuensi nyata yang harus mereka tanggung.

Justin juga menyoroti pola penanganan aparat yang dinilainya belum memberi efek jera. Pelaku tawuran yang tertangkap sering kali hanya dipulangkan ke orang tua tanpa tindak lanjut yang tegas.

“Sudah terlalu sering pelaku dipulangkan begitu saja, penuh seremoni pelukan dan air mata, tapi setelah itu tawuran terulang lagi,” ujarnya.

Karena itu, ia mengusulkan langkah yang lebih berani. Salah satunya dengan mengaitkan kepatuhan sosial warga terhadap akses bantuan sosial yang selama ini mereka terima dari pemerintah.

Menurut Justin, bansos berasal dari kontribusi warga Jakarta secara kolektif. Bantuan itu semestinya diberikan kepada masyarakat yang ikut menjaga ketertiban dan kehidupan sosial yang sehat.

“Bansos itu keringat warga Jakarta. Idealnya diberikan kepada mereka yang berkontribusi menjadi warga yang tertib dan bertanggung jawab,” katanya.

Sementara itu, tawuran di Manggarai sempat ramai di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan dua kelompok massa saling berhadapan di bawah kolong jembatan, disertai asap, lemparan benda, dan orang-orang yang berlarian.

Aksi tersebut bukan hanya memicu ketakutan, tetapi juga mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan. Rentetan tawuran di awal tahun ini kembali memantik desakan agar penanganan dilakukan lebih tegas dan menyentuh akar persoalan. (*)

You Might Also Like

Chat Om Palsu Bikin Titik MBG Dijual Mahal, Okky Kantongi Uang Segini

Bantahan Sekda Cilacap soal Korupsi Ditolak Hakim

Bukannya Ikan, Tiga Nelayan Juwana Kegep Bawa Burung Langka

Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini

Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

TAGGED:awal tahunbansostawuran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sindikat Judol Internasional Terbongkar, Nenek 76 Ikut Terseret
Next Article Merbabu Rehat Dulu, Jalur Pendakian Libur Dua Bulan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Arnendo (menunduk) didampingi kuasa hukumnya saat berada di kantor polisi menanyakan tindak lanjut laporan kasus penganiayaan. (ist)
Hukum

Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak

Maret 4, 2026
SAKSI SIDANG--Dua pengurus Tim Kampanye Prabowo-Gibran bersaksi di sidang pencucian uang hasil korupsi dengan terdakwa Gus Yazid, Rabu (10/6/2026). (bae)
Hukum

TKD Prabowo-Gibran Ngaku Gak Kenal, Gus Yazid: Klaim Kerja Orang, Dapat Jabatan

Juni 11, 2026
Hukum

Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”

Maret 4, 2026
Hukum

Diperiksa KPK, Plt Bupati Cilacap Ngaku Gak Tahu Apa-Apa

Mei 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 2026 Dibuka Tawuran di Manggarai, DPRD Usul Bansos Disetop
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?