Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hadapi Nataru, Sampah Jadi Musuh Bersama
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Hadapi Nataru, Sampah Jadi Musuh Bersama

Semarang bakal kedatangan lebih dari 2,5 juta orang saat libur Natal dan Tahun Baru, dan ibukota Jateng ini mulai mempersiapkan diri biar nggak kewalahan. Wali Kota Agustina Wilujeng langsung gelar rapat besar bareng Forkopimda, memastikan semua sektor siap tempur dari cuaca ekstrem sampai stok cabai.

T. Budianto
Last updated: Desember 12, 2025 8:31 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
RAKOR FORKOPIMDA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda menyambut libur Natal dan Tahun Baru di Balai Kota, Kamis (11/12). (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Jumlah orang yang bakal masuk ke Semarang saat libur Natal dan Tahun Baru diprediksi tembus 2,5 juta jiwa. Iya, dua koma lima juta. Kebayang kan betapa “riuhnya” kota ini nanti?

Makanya, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng langsung tancap gas memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda, Kamis (11/12), demi memastikan Nataru tahun ini berjalan aman, tertib, dan nggak bikin warga geleng-geleng kepala.

Rakor ini ngumpulin semuanya: Polrestabes, TNI, Dishub, Pertamina, Bulog, Bank Indonesia, BMKG, camat, lurah, sampai OPD se-kota. Intinya, semua yang bisa bikin Nataru lancar, dihadirkan.

Agustina menekankan, akhir tahun itu “paket lengkap”: arus manusia naik, cuaca nggak menentu, banjir bisa mampir, dan longsor suka numpang lewat. Belum lagi drama sampah yang sempat nyangkut di pompa air sampai dua unit mesin jadi KO gara-gara nyedot ban sama kasur.

Baca juga: Siap-Siap, Kemenhub Bilang 24 Desember Bakal Jadi Hari Paling Ramai Se-Indonesia

“Pokoknya, di mana ada sungai, di situ harus ada satgas sampah. Nggak usah nunggu ketahuan siapa yang buang,” tegas Agustina, yang langsung memerintahkan pembentukan Satgas Kebersihan Sungai di tiap wilayah.

Bukan cuma sampah, sistem pengawasan truk angkutan sampah juga dibenerin. Sekarang mekanisme ACC ada di tangan lurah dan camat biar pengawasannya lebih “nempel tanah” dan nggak asal lewat.

Di sektor transportasi, polisi, TNI, dan Dishub sudah memetakan titik rawan serta menyiapkan posko-posko lancar supaya arus mudik dan wisata nggak jadi bottleneck di mana-mana. Pertamina diminta memastikan stok BBM aman, sementara Bulog dan Bank Indonesia diminta pasang radar harga, terutama cabai yang tiap Nataru selalu punya hobi naik.

Jaga Reputasi

“Kita pernah masuk kota besar paling berhasil menekan inflasi. Reputasi itu harus kita jaga,” kata Agustina. Tak ketinggalan, posko kesehatan dan pelayanan masyarakat juga diperkuat.  Makanan dan minuman yang dibagikan saat Nataru pun wajib lolos standar keamanan pangan, nggak boleh yang asal bagi tapi bikin perut tiba-tiba ‘demo’.

Menutup rakor, Agustina mengingatkan satu PR besar: tahun 2026 bakal ada kontraksi anggaran lebih dari Rp440 miliar. Artinya, Semarang harus makin efisien, makin strategis, dan makin hemat, terutama di pembangunan infrastruktur dan penanganan bencana.

Baca juga: Semarang Wegah Nyampah: Agustina Salut Warga Kreatif Ubah Sampah Jadi Cuan

“Semarang harus tetap aman, nyaman, dan njawani. Dengan kolaborasi, kita bisa melewati akhir tahun ini dan menyambut 2026 dengan optimisme baru,” tutupnya. Aspal bisa diratakan, harga bisa ditekan, tapi kalau sampah masih ‘ngantor’ di sungai, ya wassalam. (tebe)

You Might Also Like

Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair

Sekda Jateng: Jangan Baper Sama Pinjol!

Asrar Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, DPRD Jateng Temui Massa Aksi di Semarang

Niru Jakarta, Respati Siapkan Food Station buat Jaga Harga Pangan Solo

Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Saat Mudik

TAGGED:agustina wilujengheadlinelibur natarupemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jalan Prof Hamka-Ngaliyan Sudah Mulus, tapi Warga Masih Khawatir Soal Silayur
Next Article Bola GPS: Cara Baru Pemkot “Nggrebek” Sumbatan di Saluran Drainase

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bukan Cuma Buat Mudik, Jasela Didorong Jadi Jalur Pangan

Dialek Semarangan Ternyata Cuma Hidup di Lima Kecamatan

Dialek Semarangan Sangat Egaliter, “Ndasmu” Pun Dianggap Wajar

TERSANGKA CENGENGESAN -- Dua tersangka kasus peredaran sabu-sabu (berkaus hitam) masih bisa senyum-senyum saat diserahkan penyidik polisi ke jaksa penuntut umum, Rabu (13/5/2026). (bae)

Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan

PEGIAT SOSIAL BUDAYA - Konten kreator sekaligus pegiat sosial-budaya, Udin Larahan, pemilik Angkringan West. (dul)

Dari Tongkrongan ke Dunia Digital, Dialek Semarang Kembali Dirindukan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Sisa Dua Laga, PSIS Tunjuk Kas Hartadi Jadi Nahkoda

April 21, 2026
Hukum

Rokok dan Minol Ilegal Senilai Rp11 Miliar Dimusnahkan

April 15, 2026
Daerah

OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat

Maret 16, 2026
MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.
Ekonomi

Cadangan Devisa RI Anjlok, Imbas Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah

Mei 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hadapi Nataru, Sampah Jadi Musuh Bersama
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?