BACAAJA, MAGELANG- Pinjol emang keliatan gampang, tapi risikonya bisa bikin nyesek. Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno saat ngingetin pelaku UMKM buat nggak gampang tergoda pinjaman online ilegal.
“Jangan sampai teman-teman kena pinjol ilegal, bunganya nggak masuk akal,” kata Sumarno mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, pas ngebuka Magelang Batik Festival 2025 di Alun-Alun Kota Magelang, Rabu (22/10).
Sumarno bilang, pemerintah sebenarnya udah kasih jalan aman lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Fasilitas ini bisa dimanfaatkan pelaku UMKM buat ngembangin usaha tanpa harus takut dikejar bunga mencekik.
“Kalau UMKM tumbuh, masyarakat sejahtera, tenaga kerja terserap, kemiskinan berkurang,” ujarnya. Dia juga nyorot pentingnya gotong royong antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat biar ekonomi daerah makin kuat.
Dalam acara yang sama, Sumarno ngasih apresiasi ke Pemkot Magelang karena udah kasih ruang buat UMKM lokal unjuk gigi lewat Magelang Batik Festival. Menurutnya, festival kayak gini bukan cuma pameran, tapi juga wadah buat produk lokal dikenal luas. “Kadang transaksi nggak langsung terjadi, tapi kalau produknya menarik, nanti dicari lagi,” ujarnya.
Warisan Budaya
Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan SDM Usaha Kecil dan Menengah KemenKopUKM, Rhenaldy ngingetin kalau Unesco udah ngakuin batik sebagai warisan budaya dunia sejak 2009.
Ada sebelas kabupaten/kota di Jateng yang jadi sentra batik. Harapannya, lewat kreativitas anak muda, batik bisa terus naik kelas dan jadi bagian dari peta fashion dunia.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono bilang, Magelang Batik Festival 2025 bakal digelar dari 22-26 Oktober dengan pameran, parade busana, sampai flashmob kolosal bertema “Harmoni Pesona Batik dari Kota Magelang untuk Indonesia.”
Ribuan peserta dari ASN, pelajar, TNI-Polri, dan komunitas seni bakal nari bareng pakai kain batik di sepanjang Jalan CPM sampai kawasan Pecinan. Dari pameran batik sampai pesan soal pinjol, festival tahun ini bukan cuma soal gaya, tapi juga soal gimana UMKM bisa tetap kreatif tanpa tergoda jalan instan.
Kalau kamu pelaku UMKM, lebih milih KUR yang aman atau pinjol yang cepat cair? (tebe)

