Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bandara ‘Ilegal’ Diresmikan Jokowi, Pengamat: Negara dalam Negara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bandara ‘Ilegal’ Diresmikan Jokowi, Pengamat: Negara dalam Negara

R. Izra
Last updated: November 30, 2025 11:44 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Masak iya, ada bandara tanpa pengawasan aparatur negara sama sekali? Jawabnya ada. Diresmikan Joko Widodo (Jokowi) pada 2019

Di tengah megakompleks nikel PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, satu fasilitas jadi sorotan: bandara internal mereka sendiri.

Bukan soal megahnya, tapi soal status dan pengawasannya yang bikin banyak orang geleng kepala.

Bandara ini disebut sudah beroperasi sejak 2019 buat mobilitas di dalam kawasan industri.

Tapi belakangan, muncul kritik karena jalur keluar-masuk orang dan barang lewat udara ini diduga minim banget sentuhan negara: nyaris tanpa bea cukai, tanpa imigrasi, dan aparat pun disebut susah masuk.

“Negara Dalam Negara” di Morowali?

Pengamat pertahanan dari Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS), Edna Caroline, jadi salah satu yang paling keras bersuara.

Ia menyebut, bandara di kawasan IMIP itu beroperasi seperti ruang privat yang lepas dari pengawasan langsung otoritas Indonesia. Orang dan barang bisa keluar-masuk, tapi negara nyaris nggak kelihatan.

Isu ini makin kencang setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau latihan TNI di Morowali dengan skenario perebutan pangkalan udara dan penertiban aktivitas ilegal. Pesannya jelas: “nggak boleh ada negara dalam negara.”

Karena kalau bandara sipil jalan tanpa:

  • bea cukai,

  • imigrasi,

  • dan pengawasan ketat penerbangan,

itu artinya ada jalur udara strategis yang longgar kontrol. Mulai dari pergerakan tenaga kerja asing, alur barang bernilai tinggi, sampai potensi pelanggaran aturan penerbangan, semua bisa rawan.

Di saat yang sama, pemerintah daerah dan kementerian terkait dinilai terlalu senyap, sehingga muncul tanda tanya:
nggak tahu, nggak bisa, atau nggak berani?

Desakan Publik: Tertibkan!

Begitu isu ini naik, tuntutan ke pemerintah langsung muncul:

  • audit total bandara dan seluruh aktivitas udaranya,

  • hadirkan otoritas resmi di lapangan,

  • kalau status dan pengawasannya bermasalah, jangan ragu untuk dihentikan dulu operasinya sampai semuanya jelas.

Pada akhirnya, polemik bandara IMIP ini bukan cuma soal satu landasan pacu di kawasan tambang.

Ini soal hal sesederhana tapi segenting: masa iya, di wilayah Indonesia ada bandara aktif… tapi negara seperti cuma jadi penonton? (*)

You Might Also Like

Jelang Pembukaan Seleksi CASN 2026, Pemprov: Jangan Percaya Calo Berkedok Orang Dalam

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Divonis Bersalah Tapi Tak Perlu Masuk Penjara Lagi, Kok Bisa?

Gubernur Jateng Selalu Dirujak Netizen, Gimana Kinerja Luthfi-Yasin Setahun Terakhir?

Geotermal Jadi Senjata Andalan RI Menuju Net Zero 2034: Stabil, Bersih, dan Melimpah

TAGGED:bandara ilegalbandara tanpa pengawasanheadlinemorowalinegara dalam negarapt imip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN
Next Article Mencari “Pangku” di Kamus-Kamus Lama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius

Januari 20, 2026
Info

Dana Dipangkas 80 Persen, LPM Missi UIN Walisongo Tetap Berkarya

April 1, 2026
Info

Kisah Haru Peserta SNC 2026 yang Ngotot Tampil Sampai Akhir

Mei 3, 2026
Info

Manyaran Punya Taman Baru: Bocil Senang, Orang Tua Tenang

Januari 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bandara ‘Ilegal’ Diresmikan Jokowi, Pengamat: Negara dalam Negara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?