Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng

Warga Pantura pasti sudah akrab banget sama rob: datangnya nggak diundang, perginya bikin pusing. Nah, kabarnya solusi skala jumbo lagi disiapkan. Tanggul laut alias Giant Sea Wall sepanjang 274,7 kilometer direncanakan membentengi pesisir utara Jawa Tengah. Panjangnya? Disebut-sebut jadi yang terpanjang di Pantura Pulau Jawa.

T. Budianto
Last updated: Maret 4, 2026 1:31 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BANJIR ROB: Warga menuntun sepeda motornya saat melintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang yang dilanda banji rob dengan ketinggian 125-200 cm. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pembangunan Giant Sea Wall di wilayah pantai utara Jawa Tengah dirancang membentang sejauh 274,7 kilometer. Proyek ini disebut sebagai tanggul laut terpanjang di kawasan Pantura Pulau Jawa.

Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa (BOPPJ), D idit Herdiawan Asha menyebut, wilayah Jateng memang punya tantangan rob paling kompleks. “Pembangunan tol laut di Jawa Tengah ini paling panjang, dengan rob yang paling banyak juga tentunya,” ujarnya saat audiensi dengan Gubernur Ahmad Luthfi di Semarang, Selasa (3/3/2026).

Baca juga: Butuh Anggaran Rp 1.300 Triliun, Prabowo Ajak Swasta Garap Tanggul Laut Raksasa

Rencananya, tanggul raksasa ini bakal membentang dari Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati, sampai Rembang. Praktis nyaris menyapu bersih garis Pantura Jateng.

Kenapa mendesak? Karena selain rob yang makin rutin, wilayah ini juga mengalami penurunan muka tanah (land subsidence) cukup serius. Setiap tahun, penurunannya disebut bisa mencapai 8-11 cm. Kalau dibiarkan, bukan cuma banjir rob yang makin parah, tapi juga risiko krisis air dan kerugian ekonomi warga pesisir.

Tahap Pertama

Tahap pertama akan difokuskan di wilayah Kendal-Semarang-Demak dengan panjang sekitar 33,5 kilometer. Detail teknisnya nanti digodok bareng tim BOPPJ, Pemprov Jateng, serta perguruan tinggi yang dilibatkan. Setelah itu, lanjut ke segmen Brebes-Tegal-Pemalang-Pekalongan sepanjang kurang lebih 105 kilometer. Disusul Pati-Rembang sekitar 74,3 kilometer.

Baca juga: Soal Rob Sayung, Taj Yasin Sebut Pemerintah Akan Bangun Tanggul Laut

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut positif rencana ini. Menurutnya, Jawa Tengah punya tipologi wilayah yang rentan rob, banjir, hingga longsor. Maka pembangunan Giant Sea Wall harus terintegrasi dengan konsep tol laut yang sudah ada di Kota Semarang.

“Giant Sea Wall ini yang selalu kita tunggu-tunggu untuk menyelesaikan masalah rob,” katanya. Proyek ini digadang-gadang jadi jawaban jangka panjang buat persoalan banjir rob di Pantura. Tapi seperti biasa, publik tentu berharap bukan cuma panjang di angka dan megah di maket. Karena bagi warga pesisir, yang dibutuhkan bukan sekadar tembok raksasa, tapi jaminan bahwa air laut nggak lagi jadi tamu tetap tiap musim pasang. (tebe)

You Might Also Like

Tak Lagi Rata Semua, Duit Dapur MBG Kini Disetel

Dulu Kayak Jalur Offroad, Sekarang Mulus: Warga Sragen Kini Bisa Bernapas Lega

Pemkot Klaim Anak Muda Semarang Mulai Lirik Budaya Lokal di Tengah Gempuran K-Pop, Benarkah?

Meriah! Solo Pamer Barongsai sampai Dramatari Jawa di Festival Imlek Nasional

Prabowo Bilang Pendidikan Penentu Masa Depan, tapi Anggarannya Malah Disunat buat MBG

TAGGED:headlineland subsidancepantura jatengpemprov jatengtanggul laut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Sampai Nyangkut, Pemprov Jateng Buka Posko THR
Next Article 119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Megawati: “Kudatuli Bukan Debu Sejarah, Itu Luka Demokrasi yang Belum Selesai”

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tiga Prajurit Gugur, MUI Ajak Salat Gaib Bersama

April 2, 2026
EKSEPSI DITOLAK--Hakim menolak eksepsi Sudewo, Bupati Pati nonaktif di sidang putusan sela kasus korupsi, Senin (29/6/2026). (bae)
Hukum

Hakim Patahkan Perlawanan Sudewo Pati, Sidang Korupsi Rp6,3 M Tetap Jalan

Juni 29, 2026
DIALOG PUBLIK - Civitas akademika UIN Walisongo Semarang menggelar dialog publik terkait maraknya aksi kekerasan seksual di lingkungan kampus setempat, Senin (11/5/2026). (dul)
Info

UIN Walisongo Akui Sosialisasi Penanganan Kekerasan Seksual Masih Kurang

Mei 12, 2026
Ekonomi

Hari Jadi ke-479 Semarang, Kesenjangan Ekonomi Masih Mengintai

April 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?