Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Syafiq Ditemukan di Watu Langgar Gunung Slamet, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Evakuasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Syafiq Ditemukan di Watu Langgar Gunung Slamet, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Evakuasi

R. Izra
Last updated: Januari 14, 2026 3:20 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Puncak Gunung Slmaet.
Puncak Gunung Slmaet.
SHARE

PEMALANG, BACAAJA – Setelah 17 hari penuh harap dan doa, pencarian pendaki yang hilang di Gunung Slamet akhirnya menemukan titik terang.

Syafiq Razan Ali (18), pendaki asal Pemalang yang dilaporkan hilang sejak akhir Desember 2025, ditemukan di area Watu Langgar.

Namun, kabar ini datang bersama duka: Syafiq ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Bacaaja: Akhir Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Survivor Pulang Tinggal Nama
Bacaaja: Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan

Kepala BPBD Pemalang, Agus Ikmaludin, mengatakan jenazah Syafik masih berada di area atas Gunung Slamet dan saat ini tim SAR tengah mempersiapkan proses evakuasi.

“Jenazah masih berada di atas. Tim SAR sedang menyusun rencana evakuasi karena medannya sangat berat,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Medan ekstrem di kawasan Watu Langgar menjadi tantangan utama. Jalur terjal, cuaca yang cepat berubah, serta faktor keselamatan membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan perhitungan matang.

Peristiwa ini bermula pada 27 Desember 2025, saat Syafiq mendaki Gunung Slamet bersama rekannya melalui jalur Gunung Malang, Basecamp Dipajaya.

Keduanya dijadwalkan turun keesokan hari. Namun, Syafiq tak kunjung kembali dan ponselnya tak bisa dihubungi.

Rekannya, Himawan, yang mengalami cedera, berhasil ditemukan tim SAR di sekitar Pos 9 dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Sejak saat itu, pencarian Syafiq terus dilakukan.

Tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan menghadapi tantangan besar selama operasi pencarian.

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, hingga badai di ketinggian kerap memaksa tim menghentikan penyisiran demi keselamatan.

Meski operasi SAR gabungan sempat dihentikan, upaya pencarian tak benar-benar berhenti. Relawan dan tim mandiri tetap bergerak menyisir sejumlah titik hingga akhirnya jenazah Syafik berhasil ditemukan di area Watu Langgar.

Kini, fokus seluruh tim tertuju pada proses evakuasi. Sementara itu, duka mendalam dirasakan keluarga, rekan pendaki, dan masyarakat luas yang selama ini mengikuti perkembangan pencarian Syafiq.

Doa dan dukungan terus mengalir, mengiringi proses evakuasi hingga jenazah dapat dipulangkan dan diserahkan kepada keluarga. (dul)

You Might Also Like

Handi Resmi Jadi Sekda Semarang, Agustina Langsung Kasih PR

Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out

PDIP Jateng Mulai Panasin Mesin 2029

Logistik Haji 2026 Ketahan Konflik, Beras Terancam Gagal Kirim

Dunia Seni Tak Selalu Aman, Dekase Luncurkan Kanal Anti Kekerasan Seksual Lindungi Seniman

TAGGED:cuaca ekstremevakuasi korbangunung slametsyafiq ali
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi ngecek langsung pegawai Pemkot yang lagi WFA di Shelter Manahan, Rabu (14/1/2026). Cek Trial WFA ASN Solo, Respati: Pelayanan Publik Tetap Jalan, UMKM Senang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Juli 7, 2026
Pengamat politik Undip, M Yulianto.
Politik

Pilkada lewat DPRD Disukai Parpol, Lobi Elite Lebih Gampang

Januari 18, 2026
Nasional

Seluruh Korban Ponpes Al Khoziny Ditemukan, BNPB Pastikan Lokasi Sudah Rata dengan Tanah

Oktober 7, 2025
UPACARA BENDERA - Ilustrasi upacara bendera pada HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus di ponpes eks-JI Jateng. (ist)
Info

Pesan di Balik 11 Ponpes Eks-JI Jateng Kibarkan Merah Putih pada 17 Agustus

Agustus 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Syafiq Ditemukan di Watu Langgar Gunung Slamet, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Evakuasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?