SEMARANG, BACAAJA – Kawasan Industri Candi (KIC) yang setiap hari dilalui lalu lintas truk dan kendaraan besar kini menjadi sorotan.
Gerbang masuk Kawasan Industri Candi (KIC) di Jl. Gatot Subroto sekilas tampak rapi. Kondisi jalan di area awal terlihat mulus dan tertata, memberi kesan infrastruktur yang baik.
Namun, sekitar 200 meter dari pintu masuk, kondisi tersebut mulai berubah.
Bacaaja: Jalan Rusak: Ujian Keseriusan Tata Kelola Infrastruktur Daerah
Bacaaja: Tambal Sulam Jalan Ngaliyan yang Rusak Digerus Hujan
Permukaan jalan tampak bergelombang dan semakin ke dalam kawasan, lubang-lubang di tengah jalan bermunculan hingga membentuk genangan air menyerupai kolam ikan saat hujan turun.
Lubang-lubang tersebut kerap tidak terlihat ketika hujan turun, sehingga pengendara berisiko terjebak atau kehilangan kendali.
Adzka (21), seorang driver Shopee asal Boyolali, mengaku kondisi ini sangat berbahaya jika tidak segera diperbaiki.
“Kalau hujan, jalan yang berlubang itu tidak kelihatan. Ini bisa menyebabkan kecelakaan,” ujar Adzka saat ditemui pada Minggu (25/01/2026).
Hal serupa dirasakan pengguna jalan lainnya. Ilham (18), warga asli Semarang, berharap ada perhatian serius dari pihak berwenang untuk segera melakukan perbaikan.
“Harapannya pemerintah segera memperbaiki jalannya, karena kerusakannya parah dan lubangnya banyak,” katanya.
Kondisi jalan yang rusak ini dinilai merugikan dan membahayakan, terutama bagi pengendara yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.
Pengguna jalan pun diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan, mengingat jalan kerap tertutup genangan air yang menipu pandangan mata. (dul)

