Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Superflu Lagi Ramai, Dinkes: Semarang Masih Nihil Kasus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Superflu Lagi Ramai, Dinkes: Semarang Masih Nihil Kasus

Timeline lagi rame bahas superflu. Grup WhatsApp mulai kirim broadcast, notifikasi berita bikin deg-degan. Tapi tenang dulu, Dinkes Kota Semarang bilang kondisinya masih aman terkendali.

T. Budianto
Last updated: Januari 8, 2026 3:46 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kepala Dinkes Kota Semarang, M Abdul Hakam. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang memastikan sampai saat ini belum ada warga yang terinfeksi virus superflu. Sejumlah sampel yang sudah dikirim ke laboratorium rujukan nasional juga menunjukkan hasil negatif, termasuk untuk subclade K yang lagi jadi sorotan.

Kepala Dinkes Kota Semarang, M Abdul Hakam menjelaskan, superflu sejatinya masih satu keluarga dengan flu biasa. Virus ini masuk kategori influenza tipe A, sama seperti flu musiman yang sering mampir tiap tahun.

Baca juga: Superflu Cuma Lewat Timeline, Jateng Masih Aman

“Superflu itu sebenarnya sama dengan influenza tipe A. Bedanya hanya di subclade-nya, yaitu K. Variannya tetap tipe A,” kata Hakam, Rabu (7/1/2026). Menurutnya, virus ini pertama kali terdeteksi secara global sejak Agustus 2024. Meski disebut lebih cepat menular, tingkat keparahannya tergolong rendah dan tidak menunjukkan lonjakan kasus berat.

“Data yang kami punya menunjukkan angka rawat inap dan kematian tidak tinggi. Sampai sekarang, sampel dari Semarang yang diperiksa juga tidak ada yang masuk subclade K,” jelasnya.

Tetap Waspada

Hakam meminta masyarakat tidak langsung panik setiap mendengar istilah baru. Yang lebih penting justru tetap waspada dan paham cara pencegahannya, apalagi mobilitas warga saat ini cukup tinggi, baik antar kota maupun antar negara.

Soal pencegahan, caranya juga nggak ribet dan masih sama seperti menghadapi flu biasa. Begitu badan mulai nggak enak, istirahat jadi kunci utama.

Baca juga: Superflu Lagi ‘Ganas’ di New York, UGD Sampai Kewalahan

“Kalau flu, ya istirahat di rumah dulu. Jangan ketemu banyak orang, makan yang bergizi, minum cukup air. Kalau demam boleh minum obat penurun panas. Kalau nggak membaik, baru periksa ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Jadi sebelum panik duluan karena kata ‘super’, ingat: yang super itu namanya, bukan efeknya. Flu tetap flu, dan istirahat masih jadi jurus paling ampuh. (tebe)

You Might Also Like

UMK Semarang Lagi Digodok: Target Naik, Tapi Tetap Ikut Aturan Main

Gombel Ditutup, Jangli Ikut “Sesak Napas”

Seratus Dapur MBG Hilang Jejak, Titiknya Bikin Publik Geleng Kepala Terus

Pakar Undip Bongkar Penyebab Banjir Ngaliyan

Masjid Raya Baiturrahman Stop Speaker Luar Pukul 21.00

TAGGED:dinkes semarangm abdul hakampemkot semarangsuperflu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Korupsi Plaza Klaten, Habis Rapat Terbitlah Amplop
Next Article Direksi Baru PDAM Dilantik, Air Harus Lancar, Keluhan Jangan Ngantri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BNN Jateng sosialisasi pencegahan peredaran narkotika di hadapan warga Perumahan Grand Tembalang Regency RT2/RW6, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (24/8/2025) pagi.
Daerah

BNN Jateng Bilang Kehadiran Orangtua Kunci Cegah Anak-anak Terpapar Narkotika

Agustus 24, 2025
Daerah

Bupati Fahmi Ngotot, Alun-Alun Bukan Lapak Jualan

November 29, 2025
Daerah

Tiga Orang Meninggal karena Banjir Semarang

Oktober 29, 2025
Daerah

Handi Resmi Jadi Sekda Semarang, Agustina Langsung Kasih PR

Mei 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Superflu Lagi Ramai, Dinkes: Semarang Masih Nihil Kasus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?