Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sejumlah Sekolah di Jateng Ramai-ramai Tolak MBG, BGN Pasrah: Boleh Kok!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sejumlah Sekolah di Jateng Ramai-ramai Tolak MBG, BGN Pasrah: Boleh Kok!

R. Izra
Last updated: Maret 9, 2026 7:51 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (ist)
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi jadi omongan di Jawa Tengah. Beberapa sekolah bahkan memutuskan balikin paket makanan yang sudah dikirim.

Penyebabnya? Orang tua murid ramai-ramai protes soal kualitas menu MBG edisi Ramadan.

Keluhan itu sebenarnya sudah disampaikan sekolah ke Badan Gizi Nasional (BGN) lewat pihak penyedia makanan, tapi menurut sekolah perbaikannya nggak kunjung kelihatan.

Bacaaja: Menu Ramadan di Bawah Standar, Jawa Tengah Tertinggi Kasus MBG Bermasalah
Bacaaja: Menu MBG Banyak Dikeluhkan, Wali Kota Solo Respati Minta Pemda Dikasih Kewenangan

Akhirnya, beberapa sekolah memilih langkah tegas: paket makanannya dikembalikan.

Sekolah boleh tolak MBG

Menanggapi hal itu, Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang bilang keputusan sekolah itu sah-sah saja. Menurut dia, sejak awal memang nggak ada aturan yang mewajibkan sekolah menerima program MBG.

“Boleh mengembalikan, bahkan menolak juga tidak masalah. Tinggal bikin surat pernyataan saja,” kata Nanik setelah rapat koordinasi MBG di Semarang, baru-baru ini.

Ia menambahkan, masih banyak sekolah lain yang justru antre ingin mendapatkan program ini. Jadi kalau ada yang menolak, paketnya bisa dialihkan ke sekolah lain.

Namun ada konsekuensinya. Kalau sekolah menolak, BGN menganggap kebutuhan gizi siswa di sana sudah tercukupi dan pemerintah tidak lagi ikut mengintervensi.

Orang tua bebas upload menu

Nanik juga menanggapi ramainya foto menu MBG di media sosial. Menurutnya, orang tua bebas mengunggah makanan yang diterima anaknya.

Bahkan, BGN justru terbantu dengan laporan seperti itu. Tapi ada satu catatan: informasinya harus jelas dan faktual.

Mulai dari nama sekolah, lokasi SPPG, sampai daerahnya. Semua harus dicantumkan jelas.

“Kalau jelas, hari itu juga bisa langsung kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Harga paket Ramadan

Selama bulan puasa, menu MBG dikirim dalam bentuk paket makanan kering. Nilainya sekitar Rp8.000 sampai Rp10.000 per paket, bukan Rp15.000 seperti yang sering disebut-sebut.

Kalau ada menu yang nilainya di bawah itu, orangtua atau sekolah diminta langsung melapor ke BGN atau satgas MBG.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkap, dari Januari sampai Februari 2026 ada 96 kejadian menonjol terkait program MBG di seluruh Indonesia. Sebanyak 22 kasus terjadi di Jawa Tengah.

Masalahnya macam-macam: makanan bikin siswa sakit, kualitas dapur yang kurang layak, instalasi limbah belum ada, sampai menu yang tidak memenuhi standar.

Akibatnya, 22 dapur penyedia makanan (SPPG) di Jateng harus dihentikan sementara operasinya untuk investigasi.

Kalau masalahnya sudah beres, operasionalnya bisa dibuka lagi.

Namun, sejumlah sekolah memilih berhenti total dari program ini. Contohnya SD Muhammadiyah Temanggung. Sekolah itu menolak MBG setelah dua kali menerima makanan yang tidak layak konsumsi.

“Sudah trauma karena ini kejadian kedua,” kata kepala sekolah Triana Widiastuti.

Sementara di SMP Negeri 1 Tayu, pihak sekolah sampai mengembalikan paket MBG untuk sekitar 900 siswa karena salah satu menu dinilai sudah tidak layak.

Singkatnya, program makan gratis yang awalnya ditujukan untuk memperbaiki gizi siswa kini justru menuai banyak protes.

Di satu sisi pemerintah bilang program ini penting. Tapi di sisi lain, sekolah dan orangtua mulai bersuara: kalau kualitasnya bermasalah, lebih baik ditolak daripada dipaksakan. (*)

You Might Also Like

Rotasi Hangat PBNU Kian Ramai di Tengah Arah Baru Organisasi. Gus Ipul Kena Geser

Operasi Patuh 2026 Dimulai

Pemkot Semarang Gandeng Pesantren Kelola Sampah, Wujudkan Habit Lingkungan Bersih

6 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hanyut di Kendal, 4 Ditemukan Meninggal

Wamendiktisaintek: Mahasiswa Jangan Cuma Jadi Penonton, Ikut Nyemplung di Riset Dosen!

TAGGED:bgnheadlinejatengsekolahsekolah tolak mbg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tarling, Ngaji Bareng, dan Sedikit “Wejangan”: Malam Nuzulul Qur’an Versi Agustina
Next Article Guru Paruh Waktu, Luka Penuh Waktu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAMPAIKAN PERNYATAAN PUBLIK - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberi keterangan pers di kantornya. (ist)

Ihwal BOP Rp25 Juta Buat RT, Agustina: Cair Akhir Juni 2026 dan LPJ Dipermudah!

AKADEMISI - Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Nugroho SBM.

Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe

TAGIH MAKAM--Suhadi, ahli waris keluarga KGPH Soetodjo Harjonagoro, mempertanyakam makam leluhirnya yang diduga ditimbun mal Semarang, Selasa (9/6/2026). (bae)

Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang

MINYAK GORENG - Ilustrasi Minyakita yang semakin sulit didapat di pasaran.

Minyakita Tiba-tiba Hilang dari Pasaran Bikin Panik, Pedagang: Tiap Hari Ada yang Nanyain

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Ngaduin Polisi ? Tinggal Scan Aja

November 24, 2025
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

NU Jateng Sebut Ashari Bukan Kiai, Izin Pesatren Dipertanyakan: Dia Itu Dukun!

Mei 9, 2026
Ilustrasi teknologi deepfake AI.
Hukum

Geger Deepfake AI SMAN 11 Semarang: Chiko Bikin Konten Bokis Mengerikan

Oktober 15, 2025
Nasional

Bayang Bayang PHK PPPK Muncul, Daerah Mulai Ketar Ketir

Maret 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sejumlah Sekolah di Jateng Ramai-ramai Tolak MBG, BGN Pasrah: Boleh Kok!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?