Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tarling, Ngaji Bareng, dan Sedikit “Wejangan”: Malam Nuzulul Qur’an Versi Agustina
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tarling, Ngaji Bareng, dan Sedikit “Wejangan”: Malam Nuzulul Qur’an Versi Agustina

Malam Ramadan hari ke-17 di Semarang terasa hangat. Warga berkumpul, tarawih berjamaah, sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an bersama Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Tapi malam itu bukan cuma soal ibadah, ada juga pesan tentang kepemimpinan, cuaca ekstrem, sampai urusan klasik kota: sampah dan saluran air.

T. Budianto
Last updated: Maret 8, 2026 7:28 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
SAMBUTAN WALI KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Wiujeng memberikan sambutan pada acara Tarawih Keliling sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kota di halaman eks Wonderia, Jumat (6/3/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Malam Ramadan ke-17 di Semarang terasa sedikit beda. Bukan cuma tarawih dan peringatan Nuzulul Qur’an, tapi juga ada “rapat hati” antara pemerintah kota dan warga.

Di lapangan depan eks Wonderia, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng hadir langsung dalam agenda Tarawih Keliling sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kota.

Acara yang digelar Jumat (6/3) itu jadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemkot Semarang. Hadir juga Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin, jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan warga yang datang bukan cuma buat ibadah, tapi juga silaturahmi.

Baca juga: Dorong Transportasi Hijau, Pemkot Semarang dengan Bus Masifkan Bus Listrik

Dalam sambutannya, Agustina mengingatkan bahwa Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut Alquran sebagai sumber kebijaksanaan yang nilainya melampaui sekat perbedaan. “Alquran ibarat mata air kebijaksanaan yang nilainya melampaui batas-batas perbedaan,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai dalam Alquran seperti keadilan, kemanusiaan, dan kasih sayang menjadi pegangan dirinya bersama Iswar dalam memimpin Kota Semarang. Ia menyebut pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian sosial yang harus diwujudkan melalui kebijakan nyata, mulai dari kesehatan hingga pendidikan.

Singgung Cuaca 

“Kami melayani panjenengan semua sebagai bentuk pengabdian sosial. Memastikan kebijakan hadir ketika warga sedang membutuhkan bantuan,” katanya. Namun malam itu bukan cuma soal refleksi spiritual. Agustina juga menyinggung kondisi cuaca ekstrem yang beberapa hari terakhir melanda Semarang.

Ia memberikan apresiasi kepada para petugas dari berbagai instansi seperti BPBD, Dinas PU, Damkar, hingga Dinas Perhubungan yang berjibaku menangani dampak hujan deras dan angin kencang, termasuk mengevakuasi ratusan pohon tumbang dalam waktu singkat.

“Saya membayangkan teman-teman itu pasti hampir tidak beristirahat,” ucapnya sambil mengajak masyarakat mendoakan kesehatan para petugas lapangan.

Baca juga: Pemkot Evakuasi 86 Pohon Tumbang dalam Semalam

Agustina juga mengingatkan warga soal hal sederhana tapi sering disepelekan: urusan sampah dan saluran air. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bagian dari ibadah. “Yang paling sederhana memastikan saluran air tidak tersumbat. Sampah itu tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Di momentum yang sama, Pemerintah Kota Semarang juga menyerahkan bantuan 20 ribu kitab Alquran dari Yayasan Al-Fatihah. Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan ke masjid dan kecamatan untuk mendukung program belajar mengaji anak-anak.

Agustina menyebut program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota agar anak-anak Semarang terbiasa belajar Alquran saban sore. Tak hanya itu, Semarang juga tengah bersiap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke-31 pada September mendatang.

Setelah menunggu hampir setengah abad, kota ini kembali dipercaya menyelenggarakan ajang MTQ nasional yang diperkirakan akan menghadirkan sekitar 11 ribu tamu dari seluruh Indonesia.

Pemkot pun mulai menyiapkan berbagai fasilitas agar para tamu nyaman sekaligus memastikan aktivitas warga tetap berjalan normal. Bahkan Agustina sempat melempar ide tambahan: lomba rebana tingkat nasional sebagai rangkaian acara.

Pada akhirnya, malam Nuzulul Qur’an di Semarang terasa seperti paket lengkap: ada doa, ada ngaji, ada apresiasi buat petugas, dan tentu saja… ada pengingat klasik yang selalu relevan. Karena kadang persoalan kota bukan cuma soal wahyu yang turun dari langit, tapi juga soal sampah yang lupa turun ke tempatnya. (tebe)

 

You Might Also Like

THR Nunggak Jangan Cuma Teguran, Saatnya Negara Bertindak Lebih

Kasus Bocah Anak Politikus PKS Cilegon Terungkap, Pelaku Akhirnya Diamankan Polisi

Broker dan Bankir Kompak Tilap Kredit, Kerugian Negara Capai Rp15,9 Miliar

BNPT dan Ancaman Terorisme: Sudah Siapkah Kita di Era Serba Digital?

Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

TAGGED:agstina wilujengcuaca ekstremheadlinetarling pemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mengenal Masjid Nusantara Watu Sanggar, Harmoni Islam dan Budaya Jawa
Next Article Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (ist) Sejumlah Sekolah di Jateng Ramai-ramai Tolak MBG, BGN Pasrah: Boleh Kok!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAMPAIKAN PERNYATAAN PUBLIK - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberi keterangan pers di kantornya. (ist)

Ihwal BOP Rp25 Juta Buat RT, Agustina: Cair Akhir Juni 2026 dan LPJ Dipermudah!

AKADEMISI - Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Nugroho SBM.

Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe

TAGIH MAKAM--Suhadi, ahli waris keluarga KGPH Soetodjo Harjonagoro, mempertanyakam makam leluhirnya yang diduga ditimbun mal Semarang, Selasa (9/6/2026). (bae)

Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang

MINYAK GORENG - Ilustrasi Minyakita yang semakin sulit didapat di pasaran.

Minyakita Tiba-tiba Hilang dari Pasaran Bikin Panik, Pedagang: Tiap Hari Ada yang Nanyain

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kronologi Pikap Ngantuk Seruduk Santriwati Jalan Pagi Indramayu

April 13, 2026
Info

Tarawih di Balik Jeruji, Agustina: “Selalu Ada Kesempatan Perbaiki Diri”

Maret 10, 2026
Daycare Little Aresha di Kota Jogja. Tempat penitipan anak yang berubah menjadi camp penyiksaan balita.
Hukum

Berkat Sang Mantan! Kisah Terbongkarnya Tragedi Mengerikan Daycare Little Aresha Jogja

April 26, 2026
Info

Viral Sampah Tumpah di Sultan Agung, DLH Semarang Gercep Beresin: Nggak Sampai 1 Jam!

Maret 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tarling, Ngaji Bareng, dan Sedikit “Wejangan”: Malam Nuzulul Qur’an Versi Agustina
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?